Pematang Raya, asatupro.com - Para petani kelapa sawit swadaya yang tergabung dalam Perkumpulan Pekebun Kelapa Sawit Berkelanjutan Bintang Simalungun (
PPKSBBS) melakukan proses negosiasi kerjasama kemitraan dengan manajemen pabrik kelapa sawit (PKS)
PTPN IV Bah Jambi, kemarin.
"Proses negosiasi dilakukan guna memastikan adanya penguatan posisi para petani sawit agar semakin berkelanjutan atau sustainable," kata Edi Sinaga SAg selaku Ketua Umum PPKSBBS kepada asatupro.c9m melalui handphone, Selasa (2/12/2025).
Proses negosiasi kemitraan itu, ujar Edi Sinaga, berlangsung di kantor manajemen PKS PTPN IV Bah Jambi dan berlangsung dengan hangat dan kondusif.
Kata Edi Sinaga, sejumlah pengurus dan perwakilan anggota PPKSBBS diterima langsung oleh pihak manajemen PKS PTPN IV Bah Jambi dan sejumlah isu strategis dibicarakan kedua pihak.
Baca Juga:
"Misalnya soal peningkatan kapasitas pekebun, tata niaga tandan buah segar (TBS), serta dukungan terhadap penerapan prinsip-prinsip sawit berkelanjutan atau sustainability di tingkat petani," sambung Edi Sinaga.
Pihaknya sangat yakin kalau pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi pekebun mandiri agar dapat bermitra secara adil dan transparan dengan perusahaan besar.
"Kami berharap diskusi terkait rencana kerjasama ini dapat mendorong kesejahteraan pekebun sekaligus menjaga komitmen terhadap praktik perkebunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan," ujar Edi.
Baca Juga:
Edi Sinaga bilang sikap manajemen PTPN IV Bah Jambi pun sangat positif dan menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung program pemberdayaan pekebun serta peningkatan produktivitas yang berwawasan lingkungan.
"Melalui kunjungan dan negosiasi ini, PPKSBBS berharap dapat membangun sinergi yang kuat antara pekebun dan perusahaan," kata Edi Sinaga .
"Hal ini dilakukan untuk mewujudkan sistem kemitraan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Simalungun beserta anggotanya," tegas Edi Sinaga.
Tags
beritaTerkait
komentar