Kamis, 09 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Didukung BPDP, PT Hai Sawit Indonesia Sukses Gelar Loker POCE 2025 di TCC Medan

Hendrik Hutabarat - Kamis, 16 Oktober 2025 13:32 WIB
Didukung BPDP, PT Hai Sawit Indonesia Sukses Gelar Loker POCE 2025 di TCC Medan
Dok. Hai Sawit Indonesia
Didukung BPDP, PT Hai Sawit Indonesia sukses menggelar kegiatan POCE 2025 Di TCC Medan, Rabu - Kamis (15-16/10/2025).
Medan,asatupro.om–Didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), PT Hai Sawit Indonesia sukses menggelar kegiatan pembukaan lowongan pekerjaan (loker) dalam kemasan Palm Oil Career Expo (POCE) 2025 yang berlangsung diTiara Convention Center (TCC) Medan, Rabu - Kamis (15-16/10/2025).

Kegiatan POCE 2025 ini sendiri menandai langkah lanjutan pihak PT Hai Sawit Indonesia dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor kelapa sawit.

Kegiatan ini menghadirkan serangkaian kegiatan mulai daribursa kerja (job fair),wawancara di tempat (walk-in interview),pengenalan perusahaan. (company branding), hingga temu wicara (talkshow) karieryang melibatkan perusahaan-perusahaan terkemuka dan perguruan tinggi mitra.

Acara ini turut dihadiri olehWalikota Medan Rico Waas yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Medan Dr Drs H Citra Effendi Capah, M.SP,Direktur Utama BPDP yang diwakili oleh Kepala Divisi Kerjasama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP Helmi Muhansyah beserta jajaran.

Baca Juga:

Kemudian, hadir juga Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota MedanIllyan Chandra Simbolon, beserta jajaran, jajaran direksi, manajemen dan perwakilan dari perusahaan sponsor, tim dari perguruan tinggi.


Baca Juga:

Dalam sambutannyaDirektur Hai Sawit Indonesia, M Danang MRQmenyampaikan bahwa POCE 2025 hadir sebagai jembatan antara pencari kerja, perusahaan, dan perguruan tinggi.

Kata dia, pemerintah telah membuka peluang besar melalui programbeasiswa SDM perkebunan kelapa sawit, sementara perusahaan juga membutuhkan tenaga kerja berkualitas.

"Karena itu, POCE 2025 bukan sekadarjob fair, melainkan wadah untuk sinergi dan berbagi pengetahuan," ujar Danang.

Ia juga memaparkan perjalananHai Sawit, yang dimulai sejak 2013 sebagai portal informasi lowongan kerja, kemudian dikembangkan olehPT Daya Guna Lestarisejak 2023 menjadi platform profesional pelatihan dan karier sawit.

Setelahsoft launchingpada 2024,sambungnya lagi, aplikasi Hai Sawit kini sudah aktif dan dapat diunduh oleh masyarakat.


"Kami berterima kasih kepada BPDP sebagai sponsor utama, serta seluruh perusahaan dan perguruan tinggi yang telah mendukung terselenggaranya POCE 2025," tutur Danang lebih lanjut.

Harapannya, ucap Danang, kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi pencari kerja dalam menemukan peluang karier terbaik, maupun bagi perusahaan dalam mendapatkan kandidat yang berkualitas.

Sementara itu,Asekbang Pemko Medan, Dr Drs H Citra Effendi Capah MSP, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya POCE 2025.

"Pemerintah Kota Medan menyambut baik kegiatan ini karena sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas SDM di daerah," kata Capah.

Kata dia, Pemko Medan berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin, tidak hanya sebagai sarana rekrutmen tenaga kerja, tetapi juga ruang edukasi dan penguatan kapasitas generasi muda agar mampu bersaing dan berkontribusi di industri sawit.


Citra Effendi Capah juga mengajak para peserta agar memanfaatkan POCE 2025 dengan sebaik-baiknya, tidak hanya untuk mencari pekerjaan, tetapi juga untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, dan menyiapkan diri menjadi bagian dari industri sawit yang berkelanjutan.

Sebagai informasi, POCE 2025 diikuti oleh perusahaan-perusahaan terkemuka sepertiPT Agrina Sawit Perdana, PTPN III (Persero), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk, PT Tolan Tiga Indonesia (SIPEF Group), PT Evans Indonesia.

Lalu, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (CBI Group), IOI Group, PT Golden Land Gemilang, PT Mahkota Group Tbk, PT Dharma Agung Wijaya (DAW Group), PT Dinamika Lubsindo Utama, dan Minanga Group.

Dalam sesikeynote speech,Kepala Divisi Kerjasama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menegaskan komitmen BPDP dalam mendukung pengembangan SDM sawit secara menyeluruh melalui program pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi.

"Sejak tahun 2015, BPDP telah menyalurkan programBeasiswa SDM Perkebunan Kelapa Sawitdan berbagai pelatihan vokasi yang kini menjangkau ribuan peserta di seluruh Indonesia," ucap Helmi Muhansyah


Dia bilang, program pengembangan SDM tersebut mencakup berbagai jenjang, mulai daripendidikan vokasi (D1–D4/S1)hinggapelatihan teknis, manajerial.


Ada pula, bebernya lngi, kewirausahaan, dan fasilitator daerah, sebagaimana yang diatur di dalamKeputusan Dirjen Perkebunan Nomor 40 Tahun 2025.


BPDP, kata dia lagi, menargetkan penyaluran program SDM sawit kepada11.000 peserta pada tahun 2025, mencakup pekebun, keluarga pekebun, aparatur sipil negara, tenaga kerja industri, hingga pelaku usaha kecil menengah sawit

"Kami percaya, peningkatan kapasitas SDM adalah kunci keberlanjutan industri sawit nasional. Karena itu, kolaborasi seperti POCE ini sangat penting menjadi titik temu antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah dalam menyiapkan generasi unggul sawit Indonesia," tambahnya.

Melalui kegiatan ini,Hai Sawit Indonesia dan BPDPberharap dapat terus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri, tidak hanya dalam rekrutmen tenaga kerja, tetapi juga dalam pengembangan kurikulum dan program magang terapan.


Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Oknum Advokat di Medan Coreng Profesi Mulia: Cari Untung Dua Kaki, Peras Klien dan Lawan!
Didukung BPDP dan Ditjenbun, PT CWE Tingkatkan SDM Petani Sawit Pasangkayu
Anggaran Air Mineral Rp 1 Miliar, Begini Penjelasan Pemkot Medan
Sosialisasi Ideologi Pancasila di Kecamatan Medan Barat, Anggota DPRD Antonius Tumanggor Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan
Patroli Gabungan KRYD Polres Pelabuhan Belawan Sasar Premanisme hingga Tawuran
Ada Apa di PKPCKTR Medan? Temuan BPK Ungkap Dugaan Kebocoran Retribusi PBG Rp1,2 Miliar, Kadis Belum Beri Penjelasan
komentar
beritaTerbaru