Kamis, 10 September 2026
HUT INDONESIA KE 81

Bijaksana Memaknai Istilah "LONDO IRENG", Prof. DR. Sutan Nasomal Ajak Publik Tidak Terburu-buru Menyimpulkan

Zulhamdani Napitupulu - Minggu, 26 Juli 2026 06:06 WIB
Bijaksana Memaknai Istilah "LONDO IRENG", Prof. DR. Sutan Nasomal Ajak Publik Tidak Terburu-buru Menyimpulkan
Foto ilustrasi berita versi Artificial Intellegence atau AI.
Pernyataan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menggunakan istilah "LONDO IRENG" .

Jakarta,asatupro.com-Pernyataan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menggunakan istilah "Londo Ireng" dalam salah satu penyampaiannya terus menjadi perhatian publik.

Menanggapi berkembangnya berbagai tafsir di tengah masyarakat, Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., mengajak seluruh elemen bangsa untuk menyikapi istilah tersebut secara bijaksana dan proporsional.

Dalam keterangannya kepada sejumlah pimpinan redaksi media, Sabtu (25/7/2026), Prof. Dr. Sutan Nasomal menilai bahwa setiap pernyataan kepala negara perlu dipahami secara utuh dengan mempertimbangkan konteks penyampaiannya.

"Bijaksana dalam mengartikan istilah 'Londo Ireng' sangat penting karena semua itu adalah saksi sejarah yang masih terus hidup sampai kapan pun," ujar Prof. Dr. Sutan Nasomal.

Baca Juga:

Menurutnya, dalam negara yang demokratis, dinamika politik, ekonomi maupun sosial kerap diwarnai oleh berbagai kepentingan yang berpotensi memunculkan keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, publik diminta tidak terburu-buru memberikan penafsiran yang dapat memperkeruh suasana.

Prof. Sutan Nasomal juga berpendapat bahwa penggunaan istilah tersebut tidak semestinya dipahami sebagai tudingan kepada seluruh kelompok masyarakat ataupun profesi tertentu.

Ia menilai, apabila terdapat pihak yang merasa tidak terkait dengan makna yang dimaksud, maka tidak perlu terpancing oleh berbagai polemik yang berkembang.

Baca Juga:

Dalam pandangannya, masyarakat perlu tetap mengedepankan sikap tenang, kritis, dan objektif dalam menyikapi berbagai pernyataan pejabat negara, sembari menunggu informasi maupun penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih lanjut, Prof. Sutan Nasomal menyampaikan pandangannya bahwa Presiden memiliki akses terhadap berbagai laporan dari lembaga negara yang menjadi bahan pertimbangan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Pernyataan tersebut merupakan pendapat narasumber dan belum disertai bukti yang dipublikasikan kepada masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung terciptanya stabilitas nasional, menjaga persatuan, serta mendoakan agar Presiden Prabowo Subianto senantiasa diberikan kesehatan dan kemampuan dalam menjalankan amanah memimpin bangsa. (Red/Tim)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Putusan Banding Kasus Andrie Yunus dan Pertanyaan Atas Keadilan Bagi Korban
Nyaris Terbang ke Jakarta, 928 Gram Sabu Diselipkan di Selangkangan Digagalkan di Bandara Kualanamu
Penanganan Bencana, Ombudsman RI: Kolaborasi dan Pengawasan Menjadi Kunci
DPC GMNI Jakarta Timur Imbau Masyarakat Evaluasi Objektif Pemerintahan Prabowo-Gibran Momentum September Hitam
Cessie Bank Mandiri Disorot, DPN Pertanyakan Legalitas Eksekusi Aset di Cinere
Ketua Umum DPP GMNI mengajak seluruh elemen bangsa untuk Jaga Indonesia
komentar
beritaTerbaru