Minggu, 23 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

LLDikti Wilayah I Sumut Dampingi PTS Dalam Penyusunan Statuta

Zulhamdani Napitupulu - Jumat, 11 Juli 2025 22:24 WIB
LLDikti Wilayah I Sumut Dampingi PTS Dalam Penyusunan Statuta
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Saiful Anwar Matondang Dalam Acara Pendampingan Dalam Menyusun Statuta Dilaksanakan di Universitas Quality, Kota Berastagi, Kabupaten Karo, Jumat, (11/7/2025).
Tanah Karo,asatupro.com-Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara secara aktif memberikan pendampingan kepada Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dalam proses penyusunan statuta. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu PTS menyusun statuta sesuai regulasi yang berlaku serta mendukung tata kelola perguruan tinggi yang baik.

Pendampingan ini dilaksanakan di Universitas Quality, Kota Berastagi, Kabupaten Karo, Jumat, (11/7/2025). Sebanyak 20 perguruan tinggi dari empat kabupaten/kota, yakni Kota Binjai, Kabupaten Langkat, Deli Serdang, dan Kabupaten Karo, turut berpartisipasi.

Rektor Universitas Quality, Jainal Togatorop, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi Kepala LLDIKTI Wilayah I, Prof. Saiful Anwar Matondang, beserta jajaran atas kehadiran dan bimbingannya dalam kegiatan ini.

"Terima kasih kami sampaikan kepada Prof. Saiful Anwar Matondang dan tim LLDIKTI yang telah hadir memberikan pendampingan dan arahan langsung mengenai penyusunan statuta. Ini sangat bermanfaat bagi kami," ujarnya.

Baca Juga:

Sementara itu, Prof. Saiful Anwar Matondang dalam arahannya menegaskan pentingnya statuta sebagai pedoman yang paling mendasar dalam mengatur pengelolaan dan penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi. Statuta ini berfungsi sebagai acuan dalam menyusun berbagai peraturan dan prosedur operasional di lingkungan PTS, termasuk dalam hal organisasi, tata kelola, dan pelaksanaan kegiatan akademik.

"Statuta merupakan buku pedoman pengelolaan pelaksanaan seluruh kegiatan di perguruan tinggi berdasarkan peraturan UU 12 Nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi. Jadi semua kegiatan kampus itu disusun diatur disusun sesuai pedoman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)," jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pengesahan statuta dilakukan oleh ketua yayasan. Dalam penyusunan statuta, berbagai ketentuan penting harus diperhatikan, terutama hak dan kewajiban rektor kemudian seperti syarat untuk menjadi pimpinan perguruan tinggi, struktur organisasi dan pengelolaan keuangan di masing masing PTS.

Baca Juga:

"Misalnya, untuk menjadi seorang rektor di PTS ada yang mensyaratkan gelar tertentu, seperti doktor, atau pengalaman akademik tertentu. Selain itu, hal-hal teknis seperti pembayaran SPP dan SKS, juga bisa diatur dalam statuta," terangnya.

Tata kelola PTS yang baik merupakan serangkaian mekanisme untuk merencanakan, mengarahkan dan mengendalikan suatu perguruan tinggi agar berjalan sesuai dengan target harapan pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholder), dengan menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, bertanggungjawab, kemandirian, kesetaraan, adil dan kewajaran.

Tujuan utama dari pendampingan statuta ini adalah untuk meningkatkan kualitas tata kelola PTS, meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional PTS, serta memastikan PTS dapat menjalankan visi, misi, dan tujuannya dengan baik.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
LLDIKTI Wilayah I Tegaskan Kuota KIP Kuliah 2026 Gratis, Prof Saiful: PTS Tolak Segala Bentuk Pungli dan Laporkan ke APH
Kejatisu Usut Kasus KIP Kuliah LLDIKTI Wilayah I Sumut, Pejabat Bernama Rika Terbaru yang Diperiksa
Kemdiktisaintek Hadir di Desa, Undhira dan STB Runata Dorong Hilirisasi Pangan Lokal di Bedulu Gianyar
Kepala DPMPTSP Deli Serdang Klarifikasi Polemik Alih Fungsi Lahan Sawah Produktif di Pantai Labu
Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah
LLDIKTI Wilayah I Sumut Pecahkan Rekor MURI Melalui Seminar Nasional "10 Pohon Ilmu"
komentar
beritaTerbaru