Jumat, 03 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

UPER Jadi Tuan Rumah SDGs Center Conference 2026, Perkuat Nilai Keberlanjutan Kampus

Jalaluddin Lase - Kamis, 02 Juli 2026 07:31 WIB
UPER Jadi Tuan Rumah SDGs Center Conference 2026, Perkuat Nilai Keberlanjutan Kampus
Prof. Lee dalam sesi SDGs Lecture dalam kegiatan SDGs Center Conference 2026 di Universitas Pertamina.(ist)
Jakarta,asatupro.com-Sebagai perubahan iklim, ketahanan pangan, hingga kesenjangan sosial menjadi tantangan dengan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, Selasa (30/6/2026)

Di tengah capaian Indonesia yang telah mencapai 61,4 persen indikator Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) hingga 2024, pemerintah bersama perguruan tinggi meresmikan 100 SDGs Center sebagai upaya mempercepat solusi berbasis riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Plt. Kepala Sekretariat Nasional SDGs Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas), Pungkas Bahjuri Ali, Ph.D., mengatakan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menjembatani kapasitas akademik dengan kebutuhan pembangunan di lapangan.

Menurutnya, kampus menjadi penghubung antara pembangunan di tingkat lokal, nasional, hingga global melalui riset, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga:

"Melalui SDGs Center, perguruan tinggi menghubungkan hasil riset menjadi kebijakan dan aksi nyata. Peran ini diwujudkan dengan menghasilkan inovasi, menyediakan rekomendasi berbasis data bagi pemerintah, untuk memberdayakan masyarakat, serta membangun kolaborasi lintas sektor untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan," jelasnya.

Pernyataan disampaikan dalam pembukaan SDGs Center Conference (SCC) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas bersama Indonesia SDGs Center Network (ISCN), yang mengusung tema "Penguatan Peran SDGs Center: Mendorong Aksi Lokal untuk Capaian SDGs Nasional dan Kemitraan Global", konferensi berlangsung pada 25–26 Juni 2026 di Kantor Bappenas dan Universitas Pertamina, sekaligus menjadi momentum peresmian 100 SDGs Center di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam sesi SDGs Lecture, Chief Sustainability Officer National Dong Hwa University (NDHU) Taiwan, Prof. Chun-Hung Lee, menyampaikan perspektif internasional mengenai kontribusi perguruan tinggi terhadap implementasi SDGs. Prof. Lee menekankan bahwa kampus memiliki peran penting dalam membangun resiliensi masyarakat, khususnya melalui pengembangan kapasitas adaptif dan manajemen bencana berbasis komunitas.

Baca Juga:

"Kapasitas adaptif adalah kunci utama dari resiliensi. Membangun kemampuan sistem, institusi, dan masyarakat bukan hanya untuk bertahan dari ancaman lingkungan seperti perubahan iklim, tetapi juga mampu beradaptasi secara proaktif dan memanfaatkan peluang di balik krisis. Dalam hal ini, sektor pendidikan dapat berkontribusi melalui berbagai kegiatan berbasis komunitas," sebut Prof. Lee

Sementara itu, Presiden Indonesia SDGs Center Network (ISCN), Bayu Arie Fianto, menilai bahwa terbentuknya 100 SDGs Center menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi antarkampus di Indonesia.


Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mahasiswa UPER Hadirkan Teknologi Konstruksi Berbasis Augmented Reality
Inspektur Upacara Harkitnas ke-118, Wakil Bupati Sampaikan Progres Program Prioritas Pemkab Dairi
TP. PKK Provinsi Sumut Melakukan Supervisi ke Kabupaten Dairi
Peneliti UPER Berhasil Ungkap Penyebab Munculnya Penolakan Masyarakat terhadap Proyek Energi
Pesawat Super Jet Air Tujuan Jakarta Tertunda Berjam-jam, Penumpang Mengeluh Dirugikan
Pemerintah Perpanjang Insentif PPN Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun
komentar
beritaTerbaru