Bupati Aceh Selatan, Terima Aspirasi Tolak Tambang Iksas Banda Aceh
Banda Aceh,asatupro.comIkatan Kekeluargaan Samadua Aceh Selatan (IKSAS) Banda Aceh sabtu 29/8/2026 menemui Bupati Aceh Selatan dalam rangka
Daerah
Hadir dalam acara Wisuda Magister STAI Hikmatul Fadhilah antara lain Kapolrestabes Medan yang diwakili Kapolsek Medan Timur Kompol Agus Butar-butar, Dandim 0201/Medan yang diwakili Danramil 02/MT Kapten Inf Sugino, Wali Kota Medan yang diwakili Kabid Pembinan Ketenagaan Mujiono, Kemenag Medan yang diwakili Kepala Seksi Pengelolaan Zakat dan Wakaf Firdansyah Manaek, S.Ag, MH, Ketua Badan Pelaksana PTS Prof Dr Bahdin Nur Tanjung, SE, MM, Ketua Forum Kajian Sumut Hj Khalijah Erde, perwakilan MUI Medan dan orang tua wisudawan.
Hj Hikmatul Fadhilah selaku Rektor STAI, dalam pidatonya mengatakan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran. Wisuda adalah momen untuk bisa melangkah maju.
"Wisuda adalah titik momentum dari proses pendidikan panjang yang telah dilalui dengan segala pengorbanan, waktu, energi, pemikiran, dan biaya. Semua itu terbayar dengan penguatan wisuda hari ini. Kami berharap seluruh lulusan STAI Hikmatul Fadhilah akan berada di garis depan dalam mencapai perubahan sosial yang cepat," kata Hj Hikmatul Fadhilah.
Baca Juga:
Lebih lanjut, aktivis perempuan dan tokoh pendidikan Sumatera Utara ini menekankan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis digitalisasi membutuhkan seorang akademisi yang mampu menanggapi dan beradaptasi dengan perubahan yang ada.
"Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis digitalisasi membutuhkan setiap lulusan untuk mampu beradaptasi dengan perubahan yang ada, terus mengeksplorasi semua potensi yang ada, jangan terburu-buru puas dengan apa yang didapatkan saat ini," tegasnya.
Selain itu, Ketua STAI Hikmatul Fadhilah mengingatkan para wisudawan untuk menjunjung tinggi kehormatan almamater, orang tua, dan harga diri sebagai seorang cendekiawan.
Baca Juga:
"Bagi para wisudawan, jadilah orang baik, saleh, dan bertanggung jawab, hormati orang tua, jaga nama baik almamater, dan jaga kehormatan Anda sebagai seorang intelektual," katanya.
"Pendidikan guru agama Islam sangat dibutuhkan di semua tingkatan pendidikan, karena posisi guru agama memiliki posisi strategis untuk mempersiapkan siswa yang memiliki adab, moral, dan ketakwaan yang baik," kata Prof. Bahdin.
Lebih lanjut, mantan Rektor UMSU tersebut mengatakan bahwa posisi Universitas Swasta secara aktif berkontribusi pada realisasi cita-cita proklamasi perjuangan kemerdekaan, yaitu mendidik bangsa melalui pendidikan.
"Posisi PTS dan PTN juga sangat berkontribusi pada terciptanya generasi bangsa yang cerdas, unggul, dan kompetitif, untuk itu mari kita terus mengeksplorasi potensi kita sendiri dan tidak merasa rendah diri (kurang percaya diri). Perubahan global menuntut kemampuan diri, adaptasi terhadap kemajuan teknologi, dan Kampus memainkan peran penting dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa," ujarnya.
Walikota Medan, yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan, Mujiono, mengatakan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses pembelajaran, tetapi awal dari tanggung jawab menerapkan ilmu pengetahuan di masyarakat.
"Pemko Medan mendukung lembaga pendidikan untuk kemajuan dan peradaban. Kehadiran lulusan STAI Hikmatul Fadhilah melengkapi kebutuhan akan guru agama di setiap tingkatan pendidikan. Kota Medan terus bergerak menuju kota maju, oleh karena itu dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk kemajuan kota," kata Mujiono saat membacakan pidato Walikota Medan.
Kementerian Agama Kota Medan diwakili oleh Kepala Bagian Penyelenggara Zakat dan Wakaf (PZW) Firdansyah Manaek Hasibuan, S.Ag, MH yang menegaskan bahwa lulusan lembaga pendidikan agama Islam mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.
"Pendidikan membutuhkan komitmen dan keseriusan dalam mengelola unit pendidikan berkualitas berbasis teknologi dan STAI Hikmatul Fadhilah mampu beradaptasi dengan kemajuan yang ada, kami berharap lulusan STAI Hikmatul Fadhilah mampu bersaing di tingkat kompetitif perubahan," kata Firdan.
Sementara itu, perwakilan Kepala Kepolisian Medan, Kepala Kepolisian Medan Timur, Kompol dan lainnya mengatakan bahwa lulusan STAI Hikmatul Fadhilah dapat bermanfaat bagi orang lain.
"Jadi kita bisa berguna bagi orang lain, terutama bagi bangsa dan negara," katanya.
Sementara Dandim 0201/ Medan menerima Danramil 02/ MT, Kapten Inf Sugino. Danramil 02 Medan Timur mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Ke depannya, pengetahuan yang didapat dapat diimplementasikan dengan baik di lapangan. "Jangan sombong dan gunakan pengetahuan itu demi ketenaran di sekitar kita," katanya.
Rangkaian acara wisuda diakhiri dengan pawai peresmian dan foto bersama.rel**
Banda Aceh,asatupro.comIkatan Kekeluargaan Samadua Aceh Selatan (IKSAS) Banda Aceh sabtu 29/8/2026 menemui Bupati Aceh Selatan dalam rangka
Daerah
Jusup Ginting KTP Dan KK Bukan Sekadar Identitas, Tapi Kunci Warga Dapatkan Hak Pendidikan Hingga Bansos
Medan
Cessie Bank Mandiri Disorot, DPN Pertanyakan Legalitas Eksekusi Aset di Cinere
Nasional
Nama Baik Dicemarkan, Amri Alias Nunung Bantah Tuduhan Buronan Polisi
Peristiwa
Henry Dumanter Apresiasi Polda Sumut dan Kejati Sumut dalam Penanganan Perkara Tipu Gelap Rp5,5 Miliar
Peristiwa
DPW APPI Sumut Desak Kapolda Usut Tuntas Oknum Pengacara Diduga Catut Nama Penyidik Rp200 Juta
Peristiwa
Pemkab Dairi Perkuat Kesiapsiagaan KARHUTLA 2026, Gelar Rakor dan Simulasi di Silahisabungan
Daerah
Bupati Vickner Sinaga Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026 di ICE BSD, Dorong Potensi Dairi Tembus Pasar Nasional
Daerah
Ketua Umum DPP GMNI mengajak seluruh elemen bangsa untuk Jaga Indonesia
Nasional
Peralihan Aset Rp7,6 Miliar ke Kementerian Diprotes, Eks Kantor Dishub Asahan Tinggal Puing
Peristiwa