Kamis, 28 Mei 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

STAI Hikmatul Fadhilah Wisuda 50 Sarjana Pendidikan Agama

Jalaluddin Lase - Jumat, 26 Desember 2025 12:17 WIB
STAI Hikmatul Fadhilah Wisuda 50 Sarjana Pendidikan Agama
Hj Hikmatul Fadhilah selaku Ketua STAI, Hikmatul Fadhilah Serahkan cenderamata kepada Prof Dr H Bahdin Nur Tanjung, SE, MM Ketua ABPPTS Sumatera Utara.(ist)
Medan,assatupro.com-Sekolah Tinggi Islam (STAI) Hikmatul Fadhilah melaksanakan wisuda sekitar 50 Magister Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), pada Selasa (23/12/2025) di Karibia Boutique Hotel Jalan Timor, Medan Timur.

Hadir dalam acara Wisuda Magister STAI Hikmatul Fadhilah antara lain Kapolrestabes Medan yang diwakili Kapolsek Medan Timur Kompol Agus Butar-butar, Dandim 0201/Medan yang diwakili Danramil 02/MT Kapten Inf Sugino, Wali Kota Medan yang diwakili Kabid Pembinan Ketenagaan Mujiono, Kemenag Medan yang diwakili Kepala Seksi Pengelolaan Zakat dan Wakaf Firdansyah Manaek, S.Ag, MH, Ketua Badan Pelaksana PTS Prof Dr Bahdin Nur Tanjung, SE, MM, Ketua Forum Kajian Sumut Hj Khalijah Erde, perwakilan MUI Medan dan orang tua wisudawan.

Hj Hikmatul Fadhilah selaku Rektor STAI, dalam pidatonya mengatakan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran. Wisuda adalah momen untuk bisa melangkah maju.

"Wisuda adalah titik momentum dari proses pendidikan panjang yang telah dilalui dengan segala pengorbanan, waktu, energi, pemikiran, dan biaya. Semua itu terbayar dengan penguatan wisuda hari ini. Kami berharap seluruh lulusan STAI Hikmatul Fadhilah akan berada di garis depan dalam mencapai perubahan sosial yang cepat," kata Hj Hikmatul Fadhilah.

Baca Juga:

Lebih lanjut, aktivis perempuan dan tokoh pendidikan Sumatera Utara ini menekankan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis digitalisasi membutuhkan seorang akademisi yang mampu menanggapi dan beradaptasi dengan perubahan yang ada.

"Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis digitalisasi membutuhkan setiap lulusan untuk mampu beradaptasi dengan perubahan yang ada, terus mengeksplorasi semua potensi yang ada, jangan terburu-buru puas dengan apa yang didapatkan saat ini," tegasnya.

Selain itu, Ketua STAI Hikmatul Fadhilah mengingatkan para wisudawan untuk menjunjung tinggi kehormatan almamater, orang tua, dan harga diri sebagai seorang cendekiawan.

Baca Juga:

"Bagi para wisudawan, jadilah orang baik, saleh, dan bertanggung jawab, hormati orang tua, jaga nama baik almamater, dan jaga kehormatan Anda sebagai seorang intelektual," katanya.


Dalam pidato ilmiah yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, SE, MM, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Sumatera Utara (ABPPTS) sekali lagi mengingatkan dan menekankan bahwa masa depan penuh dengan tantangan.

"Pendidikan guru agama Islam sangat dibutuhkan di semua tingkatan pendidikan, karena posisi guru agama memiliki posisi strategis untuk mempersiapkan siswa yang memiliki adab, moral, dan ketakwaan yang baik," kata Prof. Bahdin.

Lebih lanjut, mantan Rektor UMSU tersebut mengatakan bahwa posisi Universitas Swasta secara aktif berkontribusi pada realisasi cita-cita proklamasi perjuangan kemerdekaan, yaitu mendidik bangsa melalui pendidikan.

"Posisi PTS dan PTN juga sangat berkontribusi pada terciptanya generasi bangsa yang cerdas, unggul, dan kompetitif, untuk itu mari kita terus mengeksplorasi potensi kita sendiri dan tidak merasa rendah diri (kurang percaya diri). Perubahan global menuntut kemampuan diri, adaptasi terhadap kemajuan teknologi, dan Kampus memainkan peran penting dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa," ujarnya.

Walikota Medan, yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan, Mujiono, mengatakan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses pembelajaran, tetapi awal dari tanggung jawab menerapkan ilmu pengetahuan di masyarakat.

"Pemko Medan mendukung lembaga pendidikan untuk kemajuan dan peradaban. Kehadiran lulusan STAI Hikmatul Fadhilah melengkapi kebutuhan akan guru agama di setiap tingkatan pendidikan. Kota Medan terus bergerak menuju kota maju, oleh karena itu dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk kemajuan kota," kata Mujiono saat membacakan pidato Walikota Medan.

Kementerian Agama Kota Medan diwakili oleh Kepala Bagian Penyelenggara Zakat dan Wakaf (PZW) Firdansyah Manaek Hasibuan, S.Ag, MH yang menegaskan bahwa lulusan lembaga pendidikan agama Islam mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.

"Pendidikan membutuhkan komitmen dan keseriusan dalam mengelola unit pendidikan berkualitas berbasis teknologi dan STAI Hikmatul Fadhilah mampu beradaptasi dengan kemajuan yang ada, kami berharap lulusan STAI Hikmatul Fadhilah mampu bersaing di tingkat kompetitif perubahan," kata Firdan.

Sementara itu, perwakilan Kepala Kepolisian Medan, Kepala Kepolisian Medan Timur, Kompol dan lainnya mengatakan bahwa lulusan STAI Hikmatul Fadhilah dapat bermanfaat bagi orang lain.
"Jadi kita bisa berguna bagi orang lain, terutama bagi bangsa dan negara," katanya.

Sementara Dandim 0201/ Medan menerima Danramil 02/ MT, Kapten Inf Sugino. Danramil 02 Medan Timur mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Ke depannya, pengetahuan yang didapat dapat diimplementasikan dengan baik di lapangan. "Jangan sombong dan gunakan pengetahuan itu demi ketenaran di sekitar kita," katanya.

Rangkaian acara wisuda diakhiri dengan pawai peresmian dan foto bersama.rel**

Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wisuda UINSU Medan Ke 88, Tidak Tepat Waktu, Beberapa Wisudawan Program Doktor Memilih Meninggalkan Acara Wisuda
Gelar Wisuda, Ini Sederet Prestasi ITSI Medan di Era Kepemimpinan Rektor Purjianto
Bioavtur Berbahan Minyak Jelantah Produksi Pertamina Sudah Go International
komentar
beritaTerbaru