Keluarga Besar PSSAB Indonesia Gelar Musyawarah Besar ke-V di Medan, Perkuat Solidaritas dan Regenerasi Organisasi
Keluarga Besar PSSAB Indonesia Gelar Musyawarah Besar keV di Medan, Perkuat Solidaritas dan Regenerasi Organisasi
Nasional
Jakarta,asatupro.com-Di tengah ribuan peserta yang berlaga di ajang Senkaido Open International Karate Championship Seri ke-7 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, muncul satu nama kecil dari Kota Medan yang mencuri perhatian: Alarick Danish Pradhana Soeroso.
Meski baru berusia delapan tahun, Alarick menunjukkan keteguhan dan semangat juang luar biasa, hingga berhasil meraih juara II kategori Beginner U8 KATA Male.
Turnamen yang memperebutkan Piala Kemenpora RI ini diikuti oleh 3.160 atlet dari enam negara yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Jepang, India, dan Sri Lanka.
Di antara ribuan peserta itu, Alarick menjadi satu-satunya wakil dari Sumatera Utara, sekaligus perwakilan tunggal dari Team WADOKAI Karate-Do Indonesia cabang Sumut.
Baca Juga:
"Alhamdulillah, Alarick satu-satunya peserta dari Sumut dan berhasil meraih juara dua. Ini hasil dari latihan keras dan semangat yang tidak pernah padam," ujar sang pelatih, Senpei Eddy Darwan dari Dojo Romo Center Medan, penuh bangga.
Menurutnya, keberhasilan Alarick bukanlah kebetulan. Di balik tubuh mungilnya, tersimpan disiplin tinggi dan dedikasi yang jarang dimiliki anak seusianya.
"Kegigihan, semangat, dan kedisiplinannya membuat Alarick terus berkembang. Ia sudah membuktikan itu di berbagai ajang yang diikutinya,"tambah Eddy.
Baca Juga:
Kebanggaan juga dirasakan sang ayah, Dr. Moh Ramadhani Soeroso, Sp.P(K)-Onk, seorang dokter spesialis paru onkologi. Ia tak mampu menyembunyikan rasa syukur atas pencapaian putranya itu.
"Alhamdulillah, semangatnya tak pernah padam. Hampir di setiap kejuaraan yang diikuti, Alarick selalu membawa pulang kemenangan. Kami hanya bisa mendukung dan mendoakan sepenuhnya," ujarnya dengan nada haru.
Sementara itu, Sekjen PB Forki Mayjen TNI (Purn) Sapriadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tahunan ini. Menurutnya, ajang seperti ini menjadi ruang pembinaan sekaligus tolok ukur kemampuan atlet.
"Melalui pertandingan, kita bisa melihat sejauh mana perkembangan para atlet. Ini juga menjadi jenjang menuju level nasional hingga Pelatnas," katanya.
Ia menambahkan, dari kompetisi seperti inilah banyak bibit unggul yang lahir dan akhirnya mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
"Beberapa atlet yang kini berlaga di kejuaraan dunia juga berawal dari turnamen ini," ujarnya menutup.
Ketua panitia Senkaido Open Internasional Championship Seri ke-7, Suparni menyampaikan, antusias masyarakat yang mengikuti turnamen Piala Kemenpora. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang mencapai ribuan orang.
"Dari kompetisi ini semoga tercipta atlet berkualitas yang melahirkan berbagai prestasi dalam event nasional bahkan internasional," ucap Supeni.
Keluarga Besar PSSAB Indonesia Gelar Musyawarah Besar keV di Medan, Perkuat Solidaritas dan Regenerasi Organisasi
Nasional
Viral Dituduh Simpanan Eks Jampidsus Febrie, Advokat Yuenchi Arwindi Sumpah Sekaligus Ancam Lapor
Nasional
Kuasa Hukum Antonius Devolis Tumanggor Tegaskan Hormati Proses Hukum, Ajak Publik Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
Peristiwa
Tragedi di Jalur MedanBerastagi, Truk Fuso Diduga Rem Blong Libas 8 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 8 LukaLuka
Hukrim
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., mengunjungi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh di Lamteumen.B.Aceh.
Daerah
AMT Beberkan Dugaan Permainan Distribusi BBM di Sumut, Pasokan Disebut Dibatasi hingga Masyarakat &039Dipaksa&039 Beralih ke Pertamax
Peristiwa
Puluhan &039BH&039 Berkibar di Depan Polrestabes Medan, Massa Desak Komitmen Kapolrestabes Medan JCS &039Besok Akan Datang Telanjang Jika Janji Tak
Hukrim
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh mengingatkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah.
Daerah
Bupati Serahkan SK Plt Kadis P3AP2KB Kepada dr. Erna Marpaung, Berharap seluruh program prioritas berjalan secara optimal
Daerah
Kades Pangguruan Akui Kembalikan Rp50 Juta Dana Ketahanan Pangan, Penggunaan Anggaran Jadi Sorotan
Daerah