Ketua Harian DPP AJUDAN Desak Kapolri Realisasikan Tes Urine Seluruh Anggota Polri
Ketua Harian DPP AJUDAN Desak Kapolri Realisasikan Tes Urine Seluruh Anggota Polri
Nasional
"Gubernur Sumut harus melakukan kajian lebih mendalam dari akademisi, praktisi, legislatif, dan termasuk siswa, guru, dan orang tua, atas pengurangan jam belajar siswa SMA sederajat dari enam menjadi lima hari seminggu." Kata Ketua FKMPP, Bachtiar kepada media, Kamis 05 Juni 2025.
Menurutnya, pengurangan waktu belajar siswa SMA/SMK untuk menekan angka tawuran dan kenakalan remaja seperti yang disampaikan Gubernur Bobby Nasution, bukanlah jaminan hal itu tidak akan terjadi. Namun malah sebaliknya, penghematan waktu sekolah dari libur satu hari menjadi dua hari, dikhawatirkan membuat para remaja itu semakin bebas berkeliaran, berkumpul bersama teman seumuran dan sepermainan, karena menikmati waktu lebih panjang.
Baca Juga:
"Apa yang di harapkan pak Bobby untuk meningkatkan waktu kebersamaan antara anak dan orang tua, serta mempererat hubungan keluarga sebagai benteng utama pendidikan karakter anak sangatlah baik, tetapi bukan pula dengan mengurangi jam sekolahnya. Lagian, semua kita tau bahwa anak anak Gen-Z ini merupakan generasi instan, , cenderung sulit di atur, apalagi di tekan, jadi selama dua hari tak sekolah sudah jelas merepotkan orang tua karena sebagai anaknya ada yang tak pulang, dan ada juga yang pergi pagi pulang pagi."Ucapnya.
Untuk itu, FKMPP mengusulkan kepada Gubernur Sumut, agar tidak mengurangi jam siswa belajar ke sekolah, melainkan yang harus dirubah yaitu, lima hari dipergunakan belajar reguler dan satu hari untuk memfokuskan kegiatan ekstrakulikuler siswa di sekolah, atau dengan kata lain mengasah bakat mereka dari berbagai bidang.
"Seperti olah raga atau mengasah bakat siswa dalam kesenian, keterampilan, atau memperdalam ilmu teknologi dan digitalisasi sesuai dengan kemajuan jaman. Pemerintah tinggal memfasilitasi saja sekolah sekolah beserta SDM nya sepeti Guru yang memang terbaik di bidangnya masing masing. Dengan begitu siswa tetap melakukan hal positif diawasi oleh gurunya dan orang tua tak perlu was-was menjaga anaknya."Tutupnya.
Baca Juga:
Seperti diketahui, Bobby Nasution berencana mengusulkan kebijakan pengurangan hari sekolah, seperti meliburkan siswa di hari Sabtu, sebagai salah satu solusi menekan fenomena tawuran antar pelajar.
"Kami mengusulkan terhadap pembinaan ini dari sisi jam belajar disekolah, kita ingin seluruh sekolah yang ada di Sumut, kalau bisa setiap hari sabtu itu libur, agar para remaja punya waktu yang lebih bersama keluarga. Hal tersebut sudah kami kaji apa yang dibuat Kang Dedi (Gubernur Jabar) kan kita pelajari dulu," kata Bobby dikutip Selasa, 6 Mei 2025.
Ketua Harian DPP AJUDAN Desak Kapolri Realisasikan Tes Urine Seluruh Anggota Polri
Nasional
Nahkodai Kembali DPP Horas Bangso Batak 2026 dan 2031, Lamsiang Sitompul Tegaskan Komitmen Penguatan Budaya dan Bantuan Hukum
Nasional
Eko Sitepu Gelar Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Medan, Warga Soroti Keadilan Sosial
Politik
Tudingan &lsquoTebang Pilih&rsquo Mewarnai Penetapan Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Sumut, KPK Buka Suara
Hukrim
Ketum GERMAS Ungkap Ade Julhaidir Desak DPR/MPR RI Tampung Aspirasi Masyarakat Terkait Polemik Putusan MK dan IJASAH Gibran
Nasional
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menegaskan tidak ada kompromi dalam hal pemberantasan narkotika.
Daerah
Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal, Sumut Merupakan Salah Satu Provinsi di Luar Jawa Dengan Anak Terpapar Radikal
Nasional
Dana Revitalisasi Rp774 Juta di Silahisabungan Dairi Dipertanyakan, Diduga Rangka Atap Lapuk Dipakai Kembali
Peristiwa
Sikapi Situasi PT Milano, Idris Siregar Ajak Warga Labuhanbatu Selesaikan Masalah dengan Kepala Dingin
Peristiwa
KAPOLRI Pengungkapan 1,16 Ton Ketamine Kapal MT Global 168 Selamatkan 5,8 Juta Jiwa
Peristiwa