Jumat, 23 Oktober 2026
HUT TNI KE 81

KAPOLRI: Pengungkapan 1,16 Ton Ketamine Kapal MT Global 168 Selamatkan 5,8 Juta Jiwa

Toga Pasaribu - Jumat, 23 Oktober 2026 09:45 WIB
KAPOLRI: Pengungkapan 1,16 Ton Ketamine Kapal MT Global 168 Selamatkan 5,8 Juta Jiwa
Foto: Top/Asatupro.com
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersama Dirjen Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budi Utama, Gubernur Sumut Bobby Nasution, Kapoldasu Irjen Pol Sonny Irawan, dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa saat menunjukkan barang bukti dalam konferensi pers di Belawan, Jumat (23/10/2026).
Medan,asatupro.com-Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memimpin konferensi pers terkait keberhasilan operasi laut gabungan yang menggagalkan penyelundupan 1,16 ton narkotika jenis ketamine HCL. Pengungkapan ini bertempat di Terminal Penumpang Bandar Deli, Belawan, Jumat (23/10/2026) pukul 09.30 WIB.

Operasi laut gabungan tersebut melibatkan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, BNN RI, Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu RI, Ditpolair Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara.

​Dalam operasi ini, petugas mengamankan Kapal MT Global 168 beserta delapan orang awak kapal—terdiri dari tujuh warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara asing (WNA) asal Taiwan.

​Kapolri yang juga menjabat sebagai Kepala BNN RI menyampaikan bahwa operasi laut ini merupakan wujud nyata pelaksanaan program Asta Cita Presiden RI untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya serta ancaman peredaran gelap narkoba.

Baca Juga:
​"Kapal ini telah kita pantau dan awasi berdasarkan analisis Joint Investigation sejak 14 Oktober 2026. Pada Rabu, 21 Oktober 2026, kapal ini tiba di Belawan. Petugas langsung melakukan penggeledahan dan interogasi. Hasilnya, ditemukan 58 karung hijau berisi ketamine HCL seberat 1,16 ton yang disembunyikan di dalam pump room," ujar Kapolri.

​Selain menyita 1,16 ton ketamine, petugas turut mengamankan 14 unit alat komunikasi. Penyidik telah menetapkan satu orang tersangka berinisial YCY (42), WNA asal Taiwan yang berperan sebagai manajer kapal sekaligus pengendali pengiriman. Sementara itu, tujuh awak kapal WNI lainnya saat ini masih berstatus sebagai saksi.

​"Estimasi nilai ekonomis dari barang bukti ketamine yang disita mencapai Rp1,85 triliun. Dari pengungkapan kasus ini, kita berhasil menyelamatkan sekitar 5.800.000 jiwa dari bahaya penyalahgunaan ketamine," tegasnya.

Baca Juga:
​Kapolri menambahkan, tindakan tegas satgas operasi laut gabungan ini merupakan strategi preventif strike dan wujud komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat menuju visi Indonesia Emas 2045.

​Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Kapoldasu Irjen Pol Sonny Irawan, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa, Ketua DPRD Sumut, Wali Kota Medan, Kapolrestabes Medan, Kapolres Pelabuhan Belawan, Dankodikal I Laksamana Muda TNI Deny Septiana, Dirjen Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budi Utama, serta para tokoh masyarakat, pemuda, dan agama.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Aktivis Muda DPP AJUDAN Desak Polri Serius Berantas Perjudian dan Narkoba Hingga ke Akar-Akarnya
ALI YUSRAN GEA: Perlihatkan Surat Persetujuan Relokasi RS KELAS D PRATAMA Dari Kemenkes di Hadapan Hakim
Dugaan Jaringan Judol Kamboja di Medan Diungkap Ditressiber Polda Sumut, Lima Orang Ditangkap
Perkuat Sinergi Hukum! Tim Jampidmil Kejagung Audiensi dengan Pangdam I/BB di Medan
Tolak Laporan Korban Penganiayaan Oknum Pengusaha, Bandot CS
Keluarga Ibu Hamil di Belawan Pertanyakan Progres Laporan, Surat Polisi Memuat Dugaan Perkara Berbeda
komentar
beritaTerbaru