Bupati Dairi Vickner Sinaga tegaskan, Transaksi Non Tunai di Desa "Tidak Bisa Ditawar Lagi"
Bupati Dairi Vickner Sinaga tegaskan, Transaksi Non Tunai di Desa "Tidak Bisa Ditawar Lagi"
Daerah
Gubernur Sumut, melalui Kadishub, Dr. Agustinus Panjaitan didampingi oleh General Manager Pelindo Regional I Belawan Jonedi Ramli, Kepala Cabang PT Pelni Medan, Yuniati Fatimah, Plt. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Belawan Marganda Sihite, dan PT Jasa Raharja Kanwil Sumut, yang diwakili oleh Ricky, menyempatkan diri masuk ke dalam Kapal dan berinteraksi langsung dengan Kapten KM Kelud.
Kadishub Sumut menyampaikan program mudik gratis pada Idul Fitri 1446 H/2025 M ini tidak hanya menggunakan angkutan jalan dan kereta api, tetapi juga melibatkan kapal laut. Dengan tiga moda angkutan lebaran, Pemprov Sumut juga mengangkut pemudik secara gratis, dengan total kursi 10.833. Semua pemudik yang ikut program ini telah diberangkatkan ke tempat tujuan mereka sejak 5 hingga 7 April 2025.
Baca Juga:
Untuk angkutan bus, rute berangkat dari Penyabungan, Sidempuan, Gunungtua, Barus, dan Sibolga menuju Medan. Sementara kereta api dari Tanjungbalai dan Rantau Prapat. Untuk kapal laut, titik keberangkatan dari Belawan menuju Batam.
Menurut Agustinus, puncak arus balik terjadi pada 6-7 April 2025. Pemerintah ingin memastikan perjalanan para pemudik berjalan lancar, aman, dan nyaman dengan memaksimalkan angkutan umum massal.
Beberapa pemudik yang ikut program ini merasa sangat terbantu. Lisna Aritonang, mahasiswi USU asal Rantau Prapat, senang karena bisa hemat biaya dan memilih moda transportasi yang diinginkan.
"Lebaran banyak pengeluaran, jadi program ini sangat membantu. Bisa pilih jadwal dan transportasinya juga," katanya.
Baca Juga:
Sri Wahyuni, pegawai swasta yang mudik ke Padang Sidempuan, juga merasa terbantu. "Biasanya susah dapat tiket dan mahal, apalagi pas Lebaran. Program ini terasa banget manfaatnya," ujarnya.
Hal serupa juga dirasakan Anarisky Hasibuan, warga Medan yang mudik ke Gunungtua. Ia mengatakan, perjalanan lebih nyaman dan terkoordinasi dengan baik.
Tak ketinggalan pemudik yang difasilitasi naik kapal laut juga ikut bersuara. "Kami sekeluarga hari ini berlima, bisa mudik naik kapal laut pulang balik Medan-Batam, berkat program Mudik Bareng yang digagas Gubernur Sumut, Pak Bobby Nasution. Semoga tahun depan kuotanya ditambah ya, Pak," harap Muhammad Rido, warga Sumut yang bekerja dari Batam.
Bupati Dairi Vickner Sinaga tegaskan, Transaksi Non Tunai di Desa "Tidak Bisa Ditawar Lagi"
Daerah
"AMBON" Bernyanyi, Kasus 153 Gram Sabu Terbongkar Ayah Ikut Terseret, Polisi Buru Rantai Pemasok
Hukrim
Kuasa Hukum Terdakwa SR Soroti Konstruksi Dakwaan JPU Ini Sengketa UtangPiutang atau Perkara Pidana?
Hukrim
Mandoge, asatupro.com Ratusan Petani kelapa sawit yang tergabung dalam Koperasi Petani Kelapa Sawit (KPKS) Kesepakatan dan dipimpin oleh S
Perkebunan
Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Lengkap PascaErupsi Gunung Sinabung
Peristiwa
Dairi Diproyeksikan Terima DBH Sumut, Pemkab Siap Genjot Pembangunan
Daerah
LLDikti Wilayah I Pertemukan Rektorat dan Yayasan dengan Mahasiswa UDA, Tuntaskan Persoalan Kendala Pindah Kampus
Pendidikan
KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026&ndash2031
Nasional
DPC GMNI Jakarta Timur Imbau Masyarakat Evaluasi Objektif Pemerintahan PrabowoGibran Momentum September Hitam
Nasional
Palembang, asatupro.com Sebanyak 174 petani kelapa sawit swadaya dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjalani proses penguatan dan pen
Perkebunan