Jumat, 17 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

Walikota Medan Terima Panitia HBH Masyarakat Melayu, Tegakkan Terus Kegiatan Berciri Khas Melayu

Jalaluddin Lase - Kamis, 09 April 2026 06:59 WIB
Walikota Medan Terima Panitia HBH Masyarakat Melayu, Tegakkan Terus Kegiatan Berciri Khas Melayu
Walikota Medan Rico Waas foto bersama Panitia Halal Bi Halal Masyarakat Melayu Indonesia di kantor walikota Medan.(ist).
Medan,asatupro.com-Tradisi kemelayuan di kota Medan perlu dihidupkan dan dikembangkan untuk memberikan ciri dan jatidiri kota Medan yang berakar pada kulktur dan masyarakat Melayu, namun harus dikemas menjadi sebuah gerakan untuk semua lapisan dan golongan masyarakat di kota Medan.

Hal itu dikemukakan walikota Medan Rico Waas ketika menerima Panitia Halal Bi Halal Masyarakat Melayu Indonesia Senin (6/4 2026), di kantor walikota Medan.

Walikota mencontohkan tradisi Korea dan Jepang yang bisa go internasional dan diterima semua lapisan masyarakat dunia, seperti seni drama, seni tari, musik dan kuliner sehingga benar-benar mendunia.

Masyarakat Melayu hendaknya dapat melakukan terobosan, agar budaya Melayu bisa go internasioanal atau setidaknya dapat melekat pada setiap insan bangsa Indonesia khususnya di Sumatera Utara, sehingga kultur dan tradisi Melayu tetap dapat menonjol di kota Medan.

Dalam kesempatan itu Walikota didampingi Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian dan Kepala Bagian Sosial Setda Kota Medan, Agus Maryono. Sedangkan dari Panitia HBH Masyarakat Melayu Indonesia hadir Ketua Panitia Dr. Milhan, Ketua Pengarah Dr H Sakhyan Asmara, MSP, serta Prof. Ilmi Abdullah, Assoc Prof. Dr. Yanhar Jamaluddin, Dr. Cici Wardayani dan Ade Dermawan.

Baca Juga:

Lebih lanjut Rico Waas mengharapkan dengan potensi sangat kaya yang dimiliki oleh etnis Melalyu, hendaknya berbagai kegiatan bercirikan tradisi Melayu terus digalakkan seperti pertunjukan seni dan drama, seni musik dan lagu lagu Melayu, seni sastra, pembuatan ornamen ornamen Melayu, disain arsitektur Melayu, memasyarakatkan kuliner Melayu dan bahkan diharapkan Istana Maimoon sebagai ikon kebanggaan masyarakat Melayu di Tanah Deli bisa menjadi tujuan wisata yang bersih, tertib, indah tertata dengan baik.

Seperti istana-istana peninggalan kerjaaan di Eropa maupun di Asia yang sangat nyaman dikunjungi dan memberikan kesan yang mendalam bagi wisatawan. "Tentu hal itu dapat dilaksanakan bila seluruh elemen masyarakat Melayu bersatu padu bekerja sama demi kejayaan puak Melayu" ujar Rico Waas.

Baca Juga:
Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polresta Deli Serdang Tegaskan Profesionalisme, Bantah Tuduhan Kriminalisasi Lansia
Propam–SLOG Mabes Polri Periksa Senpi di Polda Sumut, Tegaskan Disiplin dan Akuntabilitas Anggota
Inisiator Konperda Sutrisno Pangaribuan: Pelaporan Jusuf Kalla Tidak Mewakili Umat, Hanya Kepentingan Elit
Liga Mahasiswa NasDem Provinsi Sumatera Utara Kecam Cover Majalah Tempo, Tidak Beretika dan Norak
Muhri Fauzi Hafiz Soroti Pelaporan Jusuf Kalla: “Ada Apa dengan Semangat Toleransi?”
Lapor Pak Kapolres... Polsek Medan Tuntungan Buka Judi Mesin Tembak Ikan Merk AW Menjamur di Wilkum Polsek Medan Tuntungan, Berikut Lokasinya
komentar
beritaTerbaru