Rabu, 22 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Walikota Medan Terima Panitia HBH Masyarakat Melayu, Tegakkan Terus Kegiatan Berciri Khas Melayu

Jalaluddin Lase - Kamis, 09 April 2026 06:59 WIB
Walikota Medan Terima Panitia HBH Masyarakat Melayu, Tegakkan Terus Kegiatan Berciri Khas Melayu
Walikota Medan Rico Waas foto bersama Panitia Halal Bi Halal Masyarakat Melayu Indonesia di kantor walikota Medan.(ist).
Medan,asatupro.com-Tradisi kemelayuan di kota Medan perlu dihidupkan dan dikembangkan untuk memberikan ciri dan jatidiri kota Medan yang berakar pada kulktur dan masyarakat Melayu, namun harus dikemas menjadi sebuah gerakan untuk semua lapisan dan golongan masyarakat di kota Medan.

Hal itu dikemukakan walikota Medan Rico Waas ketika menerima Panitia Halal Bi Halal Masyarakat Melayu Indonesia Senin (6/4 2026), di kantor walikota Medan.

Walikota mencontohkan tradisi Korea dan Jepang yang bisa go internasional dan diterima semua lapisan masyarakat dunia, seperti seni drama, seni tari, musik dan kuliner sehingga benar-benar mendunia.

Masyarakat Melayu hendaknya dapat melakukan terobosan, agar budaya Melayu bisa go internasioanal atau setidaknya dapat melekat pada setiap insan bangsa Indonesia khususnya di Sumatera Utara, sehingga kultur dan tradisi Melayu tetap dapat menonjol di kota Medan.

Dalam kesempatan itu Walikota didampingi Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian dan Kepala Bagian Sosial Setda Kota Medan, Agus Maryono. Sedangkan dari Panitia HBH Masyarakat Melayu Indonesia hadir Ketua Panitia Dr. Milhan, Ketua Pengarah Dr H Sakhyan Asmara, MSP, serta Prof. Ilmi Abdullah, Assoc Prof. Dr. Yanhar Jamaluddin, Dr. Cici Wardayani dan Ade Dermawan.

Baca Juga:

Lebih lanjut Rico Waas mengharapkan dengan potensi sangat kaya yang dimiliki oleh etnis Melalyu, hendaknya berbagai kegiatan bercirikan tradisi Melayu terus digalakkan seperti pertunjukan seni dan drama, seni musik dan lagu lagu Melayu, seni sastra, pembuatan ornamen ornamen Melayu, disain arsitektur Melayu, memasyarakatkan kuliner Melayu dan bahkan diharapkan Istana Maimoon sebagai ikon kebanggaan masyarakat Melayu di Tanah Deli bisa menjadi tujuan wisata yang bersih, tertib, indah tertata dengan baik.

Seperti istana-istana peninggalan kerjaaan di Eropa maupun di Asia yang sangat nyaman dikunjungi dan memberikan kesan yang mendalam bagi wisatawan. "Tentu hal itu dapat dilaksanakan bila seluruh elemen masyarakat Melayu bersatu padu bekerja sama demi kejayaan puak Melayu" ujar Rico Waas.

Sebelumnya Ketua Panitia menjelaskan tentang rencana pelaksanaan Halal Bihalal Masyarakat Melayu Indonesia yang akan diadakan tanggal 12 April 2026 di Ball Room Hotel Mercure Medan. Milhan menyampaikan dalam acara tersebut akan hadir ratusan warga masyarakat Melayu dari berbagai provinsi, khususnya dari Sumatera Utara yang akan diisi dengan Pidato Pencerahan oleh Ketua DPD RI Sultan B Najamudin.

Baca Juga:

Sebelumnya akan tampil memberi sambutan Tun. Dr. H. Rahmat Shah Ketua Dewan Pembina PB Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI), didampingi Ketua Umum Majelis Adat dan Budaya Melayu Indonesia (MABMI) - Prof. Dr. OK Saidin, SH, MH, Ketua Umum ISMI - Nizhamul SE, MM, dan Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Melayu Indonesia (GAMI) Muhammad Subandi, ST, MM.

Ketua Dewan Pakar PB GAMI Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, SE,ME juga diharapkan dapat memberi pencerahan. Adapun tema yang diangkat dalam Halal Bi Halal ini ialah "Melalui Semangat Idul Fitri Kita Rajut Persaudaraan Indonesia Dalam Bingkai keberagaman".

Ketua Steering Comittee Sakhyan Asmara, menyampaikan ucapan terimakasih atas atensi walikota yang begitu antusias. "Pak Wali sudah membuka peluang besar bagi masyarakat Melayu untuk mengembangkan tradisi dan kultur Melayu di kota Medan. Ini merupakan kesempatan dan sekaligus tantangan buat kami puak Melayu," ujar Sakhyan.

Lebih lanjut Sakhyan menyampaikan akan melakukan konsultasi dan koordinasi dengan seluruh elemen strategis puak Melayu di kota Medan dan Sumatera Utara serta di wilayah lainnya, mulai dari Organisasi Kemelayuan, para tokoh adat, akademisi, praktisi, politisi, para pebisnis sampai kepada para Sultan yang ada di wilayah pantai timur Sumatera Utara dan di wilayah lainnya di Indonesia guna merumuskan rencana strategis serta implementasi pengembangan adat dan budaya Melayu di Indonesia, khususnya di kota Medan.

Di akhir pertemuan, Prof. Ilmi, Cici Wardayani dan Ade Dermawan berharap agar Pak Walikota berkenan terus membuka komunikasi dengan para cendikia dan tokoh Melayu agar dapat mewujudkan tekad Medan Untuk Semua yang maju, berjaya dan sejahtera. ril**


Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Massa Hotma Dukung Mantan Jampidsus Karena Pernah Menyelamatkan Kerugian Negara Sekitar Rp 430 Triliun
Diduga Puluhan Siswa TK dan SD Swasta Bintang Pertiwi Mengalami Keracunan Usai Mengonsumsi Makanan Program MBG
Wakil Bupati Dairi Melayat ke Rumah Duka Korban Kecelakaan Sibolangit, Sampaikan Belasungkawa Mendalam kepada Keluarga
Mubes Ke-V PSSAB Indonesia Berlangsung Sukses, Sudung Situmorang Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031
Keluarga Besar PSSAB Indonesia Gelar Musyawarah Besar ke-V di Medan, Perkuat Solidaritas dan Regenerasi Organisasi
Kuasa Hukum Antonius Devolis Tumanggor Tegaskan Hormati Proses Hukum, Ajak Publik Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
komentar
beritaTerbaru