Vickner-Wahyu Tepung Tawar 17 Orang Calon Haji Kabupaten Dairi
VicknerWahyu Tepung Tawar 17 Orang Calon Haji Kabupaten Dairi
Daerah
Medan,asatupro.com-Dugaan praktik korupsi berjamaah kembali menyeruak di lingkungan Bagian Umum Kesekretariatan Kota Medan. Aroma persekongkolan dalam proses tender proyek pemerintah disebut sudah berlangsung secara sistematis, bahkan sebelum paket pekerjaan resmi ditayangkan melalui sistem pengadaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber internal serta hasil penelusuran investigatif, proyek-proyek bernilai miliaran rupiah di Satuan Kerja Bagian Umum Kesekretariatan Kota Medan diduga telah memiliki "pemenang" sejak jauh hari. Kondisi ini mengindikasikan kuat adanya pengaturan tender (setting winner) yang melanggar prinsip transparansi dan persaingan sehat.
Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah pengadaan senilai Rp17.111.951.800,00 pada Tahun Anggaran 2025. Proyek tersebut diduga sarat penyimpangan, mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Indikasi ketidaksesuaian hasil pekerjaan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) semakin menguatkan dugaan terjadinya tindak pidana korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara.
Baca Juga:
"Kalau benar hasil pekerjaan tidak sesuai dengan RAB, itu jelas menunjukkan adanya penyimpangan dan membuka peluang terjadinya praktik korupsi," ujar Rahmad, Ketua Jaringan Independen Pemuda Indonesia (JIPI) kepada wartawan.
Padahal, Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah secara tegas mengamanatkan bahwa setiap proses pengadaan harus dilaksanakan secara terbuka, transparan, akuntabel serta melalui sistem LPSE guna mencegah praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme.
Sejumlah pengamat kebijakan publik di Kota Medan menilai, dugaan pengondisian tender sebelum tayang merupakan bentuk pelanggaran serius yang mencederai asas keadilan dan persaingan usaha sehat.
Baca Juga:
"Jika benar proyek belum tayang tetapi pemenangnya sudah ditentukan, itu pelanggaran berat. Aparat penegak hukum tidak boleh tutup mata," tegas Rahmad.
Ia menambahkan, pembiaran terhadap dugaan praktik ini berpotensi menjadi bola panas politik dan hukum sekaligus mencoreng citra pemerintahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang tengah menggaungkan reformasi birokrasi berbasis meritokrasi.
"Kita tahu Pak Wali Kota sedang mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional. Jangan sampai upaya itu justru dirusak oleh oknum di bawah yang bermain proyek," katanya.
Sebagai bentuk keseriusan, JIPI menyatakan akan melaporkan secara resmi dugaan persekongkolan dan penyimpangan proyek tersebut ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dengan melampirkan bukti-bukti awal yang telah dikumpulkan.
Selain itu, JIPI juga mendesak Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) serta lembaga independen terkait lainnya untuk turun tangan menyelidiki dugaan praktik persekongkolan tender di lingkungan Bagian Umum Kesekretariatan Kota Medan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemko Medan dan Bagian Umum Kesekretariatan Kota Medan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.
VicknerWahyu Tepung Tawar 17 Orang Calon Haji Kabupaten Dairi
Daerah
Sujahri Somar dalam Pidato Politik Dies Natalis ke72 GMNI Dukung TGPF DPR RI Usut Tuntas Kasus Andri Yunus
Nasional
Surabaya, asatupro.com PTPN III Sub Holding PTPN IV PalmCo melakukan gebrakan besar bersama kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IT
Perkebunan
FKPPI Rayon 020202 Tanjung Morawa Gelar Ramah Tamah Akhir Syawal, Santuni 200 Anak Yatim dan Janda
Daerah
Suka Makmue, asatupro.com Demi mewujudkan visi Bupati Dr. Teuku Raja Keumangan SH.MH atau yang lebih dikenal dengan nama Bupati TRK, Yusla
Ekonomi
Zuriat Kesultanan Negeri Langkat Dorong Pengembangan UMKM dan Wisata Budaya
Daerah
Medan,asatupro.comGerakan Kaya Raya Bersama Rakyat Indonesia (GKRBRI) melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal (HBH) yang dirangkai dengan dis
Medan
Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik, 18 Puskesmas Dairi Resmi Terapkan BLUD
Daerah
Bupati Antar Kepergian Almarhum Kades Mbelang Malum Sunta Tutur Simorangkir
Daerah
MR KAHMI Fakultas Dakwa dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan Laksanakan Seminar Nasional dan Halal Bihalal
Pendidikan