Deklarasi KABSU 28 Oktober 2026: Ironi Buruh Kebun di Tengah Gemerlapnya Industri Sawit Nasional
Medan, asatupro.com Sejumlah serikat buruh dan serikat pekerja (SB/SP) yang memberikan perhatian pada nasib buruh perkebunan kelapa sawit
Perkebunan
"Kita akan segera mendeklarasikan sebuah gerakan bersama dalam upaya mencapai kesejahteraan bersama rakyat Indonesia. Kita akan pilih momen bersejarah dan heroik dalam sejarah perjuangan bangsa yaitu tanggal 10 November 2025," kata koordinator para tokoh tersebut H. Syarifuddin Siba, SH, MH di AOBI Café Jalan Singgalang No. 1 Medan usai diskusi pada Kamis, (6/11/2025).
Tokoh-tokoh yang menyatakan bergabung dengan gerakan ini diantaranya Ahmad Arif, Ahmad Nuar Erde, Daudsyah Munthe. Harmen Ginting, Harun Al Rasyid, Irwansyah Nasution, Muazzadsyah, Masrizal, Budi Sardi, Syafaruddin Ginting, dan Syarifuddin Siba.
Menurut Syarifuddin Siba, Indonesia dianugerahi Allah SWT dengan kekayaan sumber daya alam yang seharusnya bisa mensejahterakan seluruh rakyatnya.Tapi kenyataannya sudah 80 tahun merdeka masih banyak rakyat Indonesia yang miskin dan tidak dapat menikmati kekayaan bumi pertiwi yang berlimpah ruah ini. Hal itu disebabkan tidak adilnya sistem perpolitikan kita dalam membagi manfaat dari sumber daya alam itu.
Baca Juga:
Sejak Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus 1945 sistem perekonomian di Indonesia tidak menyebabkan seluruh rakyat Indonesia bisa menjadi kayaraya, sumber daya alam hanya dikuasai segelentir orang yang disebut oligarki. Sistem ini hanya menghasilkan kenyataan yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin.
"Syukurlah secercah harapan muncul ketika tiba-tiba ada sosok Presiden Prabowo.dan Menteri Keuangan Purbaya yang menjadi daya dorong perubahan sistem perekonomian kita. Kehadiran mereka memunculkan spirit baru untuk mencapai cita-cita kemerdekan Indonesia yaitu masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur. Untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia itu hanya bisa dicapai dengan optimalisasi penerimaan kekayaan alam Indonesia untuk dimanfaatkan secara sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia," kata Syarifuddin Siba yang sejak masa mudanya selalu mendorong upaya-upaya mensejahterakan rakyat Indonesia.
Tujuan dan cara kerja serta pemikiran sosok seorang Purbaya adalah manifestasi dan setapak dengan Pancasila serta UUD 1945, yaitu ingin mensejahteralan rakyat yang adil dan makmur. Selain itu kata Siba mantan anggota DPRD Medan ini, penciptaan kayaraya bagi masyarakat adalah dengan membumihanguskan praktik praktik korupsi dan oenggelapan pajak oleh para penjahat di negara ini.
Baca Juga:
Menurut Siba, untuk efektifnya kebijakan-kebijakan Presiden Prabowo dan Menkeu Purbaya itu sangat diperlukan adanya dukungan moral dari para tokoh masyarakat agar daya dorong itu segera menjadi kenyataan. Apalagi pemikiran tersebut sama bentuk dengan pemikiran-pemikiran sejumlah tokoh di Sumut itu tadi.
"Perlu adanya dukungan moral agar kebijakan-kebijakan mensejahterakan rakyat itu dapat segera tercapai dan atas dasar berpikir itulah kami sepakat membariskan diri membentuk sebuah perkumpulan yang disebut Gerakan Kayaraya Bersama Rakyat Indonesia yang disingkat sebagai GK-BRI. Bagi masyarakat yang ingin bergabung dengan gerakan ini dapat mencatatkan dirinya melalui nomor WA 0815 4007 2327," kata Siba lagi.rel.**
Medan, asatupro.com Sejumlah serikat buruh dan serikat pekerja (SB/SP) yang memberikan perhatian pada nasib buruh perkebunan kelapa sawit
Perkebunan
Jakarta,asatupro.comPengoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) perlu diikuti dengan tata kelola usaha yang memastikan manfaa
Ekonomi
Jakarta,asatupro.comEvaluasi Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Tengah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat
Hukrim
Hari Sumpah Pemuda ke98, Menpora Ajak Pemuda Dairi Bangun Indonesia dengan Pengabdian Nyata
Nasional
Hari Ketiga Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Tilang Naik 46 Persen
Daerah
Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke98, Lapas Bangkinang Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian
Daerah
Wabup Wahyu Sagala Lantik DPC PIKI Dairi 20262031, Jadikan Masa Bakti Periode Berkarya
Daerah
Diduga Diserang Usai Antar Doni Pacek ke Rumah Sakit, AS Nyaris Kehilangan Nyawa
Peristiwa
Lapas Pasir Pangarayan Sambut Audit Kinerja Inspektorat Jenderal Terkait Penanganan Overcapacity dan Overcrowding
Daerah
Cek Jadwalnya! Penerimaan Bintara PK TNI AD Gelombang I TA 2027 Dibuka, Gratis dan Bisa Daftar Pakai KTP Mana Saja
Nasional