Jumat, 07 Agustus 2026

HUT Ke-111 Paroki ST. Antonius Dari Padua Hayam Wuruk Medan Berlangsung Meriah dan Penuh Makna, Revitalisasi Gereja Dan Sanctuarium Diresmikan

Redaksi - Minggu, 14 Juni 2026 17:43 WIB
HUT Ke-111 Paroki ST. Antonius Dari Padua Hayam Wuruk Medan Berlangsung Meriah dan Penuh Makna, Revitalisasi Gereja Dan Sanctuarium Diresmikan
HUT Ke111 Paroki ST. Antonius Dari Padua Hayam Wuruk Medan Berlangsung Meriah dan Penuh Makna, Revitalisasi Gereja Dan Sanctuarium Diresmik, Minggu (14/6/2026).

Medan,asatupro.com-Sukacita dan rasa syukur menyelimuti seluruh umat dalam perayaan Pesta Pelindung sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111 paroki yang berlangsung meriah, khidmat, dan penuh makna, pada Minggu (14/6/2026).

Mengusung tema "Menyapa yang Papa, Mengingatkan yang Kaya", rangkaian perayaan diawali dengan penyambutan hangat terhadap yang tiba di kawasan gereja. Kedatangannya disambut meriah oleh penampilan Marching Band SMP Putri Cahaya yang menambah semarak suasana.

Dari Gedung Catholic Center, Ketua Dewan Pastoral Paroki Nikolas Japutra, Wakil Ketua Dewan Pastoral Paroki Amin Ingan Barus, serta Ketua Panitia Revitalisasi Gereja Hasan Sakar Salim menyambut dan mendampingi Bapa Uskup menuju gereja.

Setibanya di depan gereja, Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap disambut oleh Pastor Paroki RP Moses Elias Situmorang OFMCap, Ketua Panitia HUT ke-111 Fransiscus Rajagukguk, Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Nasdem Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos, Riama br. Manurung dan Ketua Dewan Pastoral Paroki Thomas Simarmata.

Baca Juga:

Nuansa keberagaman yang menjadi ciri khas Paroki St. Antonius dari Padua tampak begitu kuat ketika dua anak mengenakan busana tradisional India Tamil dan Tionghoa menyerahkan bunga anggrek kepada Bapa Uskup dan Wakil Minister Provinsial Kapusin Medan, RP Bernardus Sigalingging OFMCap.

Penyambutan semakin semarak dengan tarian budaya Karo bertajuk "Mejuah-juah" yang dibawakan secara anggun dan penuh semangat. Sebanyak 11 pasang pagar ayu mengenakan berbagai pakaian adat Nusantara turut mengiringi prosesi masuk. Kehadiran mereka menjadi simbol nyata pluralitas umat yang berasal dari beragam suku, budaya, dan latar belakang, namun tetap bersatu dalam iman yang sama.

Baca Juga:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketua DPRD Wong Chun Sen Mendorong Polrestabes Medan Terapkan RJ dalam Kasus AT, Legislatif Nilai Syarat Perdamaian Telah Terpenuhi
Kejanggalan Kematian Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Pertanyakan Kesimpulan Bunuh Diri: "Ada Indikasi Tindak Pidana"
Skandal 6,8 Kg Ganja di Lapas Padangsidimpuan: GMPET-SU Desak Pencopotan Kalapas dan Usut Tuntas Pembiaran!
Carut-Marut PKH Medan Makmur, Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen Pertanyakan Keseriusan Pemko Salurkan Bansos
Peduli Insan Pers, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, S.H., M.H, Jenguk Wartawan Yang Sedang Sakit
MIO Indonesia Sumut Resmi Daftarkan Organisasi ke Kesbangpol, Langkah Awal Perkuat Profesionalisme Media Online
komentar
beritaTerbaru