DPP GMNI Minta Panglima TNI Berikan Klarifikasi soal Keterlibatan Aparat dalam Pengamanan Demonstrasi
DPP GMNI Minta Panglima TNI Berikan Klarifikasi soal Keterlibatan Aparat dalam Pengamanan Demonstrasi
Nasional
Tanah Karo,asatupro.com-Pemandangan memalukan terjadi di Ibu Kota Kabupaten Karo, Kota Kabanjahe. Hanya berjarak empat meter dari Kantor Perwakilan Badan Gizi Nasional di Jalan Rakutta Brahmana, Desa Kineepen, Kecamatan Munte, berdiri barak narkoba dan arena judi yang diduga kuat dikelola jaringan bandar besar. Ironisnya, aktivitas haram ini dibiarkan bebas tanpa tersentuh hukum.
Lokasi tersebut berada di kawasan eks Kafe dan Resto "Revaltri" di jalur lintas Kabanjahe–Tiga Binanga. Dari depan tampak biasa, namun bagian belakangnya justru menjadi pintu masuk ke barak narkoba sekaligus arena judi tembak ikan yang tak pernah sepi pengunjung.
Seorang sumber terpercaya menuturkan, letak barak itu nyaris bersisian dengan kantor perwakilan Badan Gizi Nasional Kabanjahe.
"Revaltri itu belakangnya sekarang ada Kantor Badan Gizi Nasional Kabanjahe. Nah, barak narkoba dan judi hanya berjarak sekitar 4 meter. Sebelah kiri ada mes kantor, di sampingnya lokasi judi tembak ikan, dan persis di sebelahnya lagi barak narkoba," ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya, Rabu (27/8/2025).
Baca Juga:
Informasi yang dihimpun menyebutkan, barak tersebut sudah beroperasi hampir satu tahun. Pengelola lapangan dikenal dengan nama inisial "Boy" yang merupakan orang kepercayaan seorang bandar besar berinisial "IWN".
Nama "IWN" yang akrab disebut IWN Pajak Singa bukan sosok baru dalam bisnis haram tersebut. Ia diduga menjadi salah satu pengendali utama bisnis narkoba dan perjudian di Kabanjahe dan sekitarnya.
Salah satu pusat peredaran terbesar berada di kawasan Pajak Singa, yang disebut warga sudah berlangsung tujuh tahun lebih. Kini, bisnis itu merambah hingga ke Revaltri.
Baca Juga:
"IWN ini bandar sukses. Omset besar narkobanya dari Pajak Singa sudah lama jalan, ditambah lokasi baru di Revaltri. Hebatnya, sampai sekarang tidak pernah tersentuh hukum," tegas sumber.
Fakta ini memunculkan tanda tanya besar: "Mengapa" aparat penegak hukum Polres Tanah Karo seakan menutup mata terhadap praktik yang secara terbuka dan terang-terangan bebas dan berada di area kantor negara?. Ada apa dengan penegakan hukum di Tanah Karo?. (Aspro/Bram G)
DPP GMNI Minta Panglima TNI Berikan Klarifikasi soal Keterlibatan Aparat dalam Pengamanan Demonstrasi
Nasional
Medan,asatupro.comPengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PB ISMI) menggelar Diskusi Kebangsaan terbatas bertajuk &039Mengukur In
Hukrim
KPKM RI Gelar Sosialisasi Dan Penyuluhan di Lapas Narkotika Kelas IIA Simalungun, Kesadaran Diri, Pendidikan, Pembinaan Hukum Kunci Perubaha
Hukrim
Kebobolan Lebih Awal, Korea Selatan Bangkit dan Jungkalkan Ceko
Olahraga
Perkuat Arah Pembangunan Daerah,DPRD Dairi Sahkan RTRW 2026&ndash2046
Daerah
Tiga Kartu Merah Di Laga Perdana Piala Dunia FIFA 2026, Meksiko Bantai Afrika Selatan
Olahraga
Poldasu Adakan Nobar Piala Dunia 2026 Kepada Masyarakat Umum "Berikan Hiburan dan Doorproze"
Olahraga
APPI Sumut Serta Elemen Masyarakat Desak Kapolri Tolak Banding Dedi Kurniawan (DK), Sanksi Tegas Harus di Jalankan
Peristiwa
Aksi Unjuk Rasa Warnai Polemik Pilkades Tanjung Gusta, Masyarakat Ajukan 7 Tuntutan
Peristiwa
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
Olahraga