"Semua itu dilakukan dalam rangka audit dan perhitungan fisik pembangunan 2 unit kapal tunda," tutur Husairi lebih lanjut.
Kemudian terkait kerugian keuangan, Husairi mengatakan saat ini sedang dilakukan proses perhitungan secara resmi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sumut.
"Dengan demikian dalam waktu yang tidak terlalu lama dapat ditentukan perihal siapa orang atau pihak yang paling bertanggungjawab pada dugaan rasuah ini," tegas Husairi.
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar