Pimpin Apel Pagi, Kalapas Bangkinang Perkuat Semangat Pengabdian dan Pelayanan Prima
Pimpin Apel Pagi, Kalapas Bangkinang Perkuat Semangat Pengabdian dan Pelayanan Prima
Daerah
Kabanjahe,asatupro.com-Praktik perjudian jenis mesin tembak ikan diduga kembali beroperasi secara terang-terangan di kawasan Pos 3 Batalyon Infanteri 125/Simbisa, yang berlokasi di Jalan Kapten Pala Bangun, Kelurahan Lau Cimba, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.
Aktivitas ilegal yang disinyalir memanfaatkan atau berada di sekitar lingkungan fasilitas negara ini memicu kemarahan serta keprihatinan mendalam dari warga. Keberadaannya tidak hanya dinilai melanggar hukum, tetapi juga berpotensi besar mencoreng marwah serta nama baik institusi TNI di mata publik.
Sempat Diklaim Tutup, Realisasi Lapangan Berbanding Terbalik
Sebelumnya, sejumlah media massa lokal sempat memberitakan bahwa arena perjudian di lokasi tersebut telah ditutup dan dibersihkan dari aktivitas ilegal. Namun, berdasarkan informasi terbaru dan hasil penelusuran mendalam yang diterima redaksi, klaim penutupan tersebut disinyalir hanya formalitas belaka.
Baca Juga:
Di lapangan, mesin perjudian tembak ikan dikabarkan tetap beroperasi setiap hari dan dipadati oleh para pemain. Dari aktivitas haram ini, perputaran uang (omzet) diduga mencapai puluhan juta rupiah per hari.
"Katanya kemarin sudah ditutup, tapi kenyataannya sampai sekarang masih buka dan ramai pemain tiap hari. Ini seperti ada pembiaran atau pura-pura tidak tahu," ungkap seorang sumber warga lokal yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.
Diduga Langgar Pasal 303 KUHP dan Coreng Marwah TNI
Baca Juga:
Aktivitas perjudian merupakan tindak pidana murni sebagaimana diatur dalam Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Keberadaan lokasi judi di area yang berhubungan dengan markas militer memperkuat urgensi pengawasan ketat dari pimpinan tertinggi militer.
Keberadaan arena ini memunculkan pertanyaan besar dari publik: Apakah ada pihak atau oknum tertentu yang diduga membekingi pengelola bisnis judi tersebut?
Warga Desak Panglima TNI, KSAD, dan Pangdam I/BB Lakukan Audit Investigatif
Atas temuan ini, elemen masyarakat Kabupaten Karo secara tegas mendesak para pimpinan TNI dan Kepolisian untuk segera mengambil langkah nyata dan tidak menutup mata:
Upaya Konfirmasi dan Asas Berimbangan
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi resmi dan meminta klarifikasi kepada:
Demi menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan asas keberimbangan berita (cover both sides), ruang hak jawab serta penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait akan dimuat penuh pada pemberitaan selanjutnya.
Pimpin Apel Pagi, Kalapas Bangkinang Perkuat Semangat Pengabdian dan Pelayanan Prima
Daerah
Jakarta,asatupro.com Didukung penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan kebijakan mengenai pe
Keuangan
Diduga Judi Tembak Ikan Bebas Beroperasi di Kawasan Pos 3 Batalyon 125/Simbisa Panglima TNI dan Pangdam I/BB Didesak Turun Tangan!
Hukrim
Diduga Tak Tersentuh Hukum Selama 3 Tahun, Warung Kopi di Kabanjahe Jadi Sarang Judi Tembak Ikan
Hukrim
Kapolres Tanah Karo Didesak Turun Tangan Usut Judi Dadu dan Tembak Ikan di Barus Jahe "Jika Tak Mempan, Kami Lapor Mabes Polri!"
Berita
Polsek Kandis Bersama Satresnarkoba Polres Siak Gencarkan Razia, Tiga Tempat Hiburan Malam Jadi Sasaran
Hukrim
Menguji Keberanian DPR Bola Panas Syarat Pendidikan Wapres Gibran PascaPutusan MK
Nasional
Tolak Provokasi Digital! Dewan Pendidikan Deli Serdang Ajak Masyarakat Kedepankan Fakta
Daerah
Anggaran UHC Capai Ratusan Miliar, Zulkarnaen Minta Rumah Sakit Tak Tolak Warga Medan
Medan
Jakarta,asatupro.comKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengingatkan pelaku usaha agar memenuhi kewajiban notifikasi atas transaksi pen
Hukrim