Polsek Kandis Bersama Satresnarkoba Polres Siak Gencarkan Razia, Tiga Tempat Hiburan Malam Jadi Sasaran
Polsek Kandis Bersama Satresnarkoba Polres Siak Gencarkan Razia, Tiga Tempat Hiburan Malam Jadi Sasaran
Hukrim
Jakarta,asatupro.com-Gelombang rotasi dan pergeseran jajaran perwira tinggi di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali memicu perhatian publik. Penataan struktur organisasi militer yang berlangsung intensif pertengahan Oktober 2026 ini dipandang sebagai sinyal kuat terjadinya konsolidasi kekuasaan di lingkaran pucuk pimpinan TNI sekaligus pembuka jalan menuju proses suksesi Panglima TNI.
Pergerakan posisi strategis ini menyusul penataan pimpinan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka. Kebijakan tersebut merombak sejumlah jabatan vital di jajaran Mabes TNI hingga Angkatan Darat, yang melahirkan dinamika tersendiri di internal militer.
Rotasi Pucuk Pimpinan dan Posisi Strategis
Pergeseran jabatan paling krusial melibatkan penataan ulang kepemimpinan di tingkat Mabes TNI dan Angkatan Darat:
Baca Juga:
Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Posisi ini mengokohkan peran strategisnya dalam memimpin pembinaan kekuatan darat.
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengemban tugas baru sebagai Wakil Panglima TNI. Penunjukan ini menempatkannya pada posisi inti koordinasi pertahanan nasional.
Letjen TNI Iwan Setiawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Danpussenif, dipercaya memegang tongkat komando sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) menggantikan Letjen TNI M. Fadjar.
Baca Juga:
Letjen TNI Tri Budi Utomo resmi mengisi posisi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).
Selain di jajaran pusat, KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita juga memimpin serah terima jabatan (sertijab) untuk lima panglima kodam (Pangdam), di antaranya Pangdam Iskandar Muda (IM), Pangdam IV/Diponegoro, Pangdam XIII/Merdeka, Pangdam V/Brawijaya, serta Pangdam IX/Udayana.
Konsolidasi dan Pembentukan Kodam Baru
Tidak hanya sekadar pertukaran personel, pergeseran ini disertai ekspansi struktur teritorial militer dengan diisinya enam Kodam baru. Wilayah komando baru tersebut meliputi Pangdam XXV/Mahmud Riayat Syah, Pangdam XXVI/Mataram, Pangdam XXVII/Sobe Sonbai, Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha, Pangdam XXIX/Mambruk, dan Pangdam XXX/Rinambora.
Langkah pengisian struktur ini dinilai sebagai bagian dari upaya konsolidasi kekuasaan guna memastikan stabilitas pertahanan nasional serta mempermudah garis komando dan koordinasi dengan pemerintah daerah.
Dinamika Menuju Suksesi Panglima TNI
Atmosfer "dag-dig-dug" di tubuh militer tidak lepas dari spekulasi mengenai arah suksesi pucuk pimpinan tertinggi TNI. Rotasi para perwira tinggi berpangkat bintang tiga dan empat ini secara tidak langsung menyaring figur-figur yang memenuhi kriteria untuk kepemimpinan masa depan.
Pengamat militer menilai, konsolidasi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto bertujuan memperkuat stabilitas politik-keamanan serta menjamin loyalitas dan profesionalisme prajurit. Penataan ini menjadi pijakan krusial dalam menghadapi tantangan geopolitik dan pertahanan negara ke depan.
Polsek Kandis Bersama Satresnarkoba Polres Siak Gencarkan Razia, Tiga Tempat Hiburan Malam Jadi Sasaran
Hukrim
Menguji Keberanian DPR Bola Panas Syarat Pendidikan Wapres Gibran PascaPutusan MK
Nasional
Jakarta,asatupro.comKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengingatkan pelaku usaha agar memenuhi kewajiban notifikasi atas transaksi pen
Hukrim
"Dag Dig Dug" Suksesi Panglima TNI Pergeseran Posisi Strategis dan Konsolidasi Perwira Tinggi
Nasional
Polemik Arena Diduga sabung ayam di Galang Memanas, Publik Tantang Ketegasan Satreskrim Polresta Deli Serdang
Peristiwa
Kapolres Karo Diminta Evaluasi Kapolsek Tiga Panah Beserta Jajaran Diduga Tak Mampu Tutup Judi Disebut Milik "Danru"
Hukrim
Perkuat Pembinaan Kerohaniaan, Lapas Bangkinang Tanamkan Nilai Keimanan dan Kebaikan
Daerah
KPK Bersurat ke Panglima TNI Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Prajurit Aktif
Nasional
Polsek Jajaran seRohul Gelar Subuh Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
Daerah
Medan, asatupro.com Sebanyak 445 mahasiswa Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan telah diwisuda dan sah menjadi sarjana, termasu
Perkebunan