Senin, 26 Oktober 2026
HUT KE 2 ASATUPRO.COM 2026
HUT TNI KE 81

Judi Tembak Ikan Milik Dedy S Kian Merajalela di Deliserdang, Diduga Dilindungi Oknum, Polres Bungkam

Redaksi - Kamis, 09 April 2026 05:05 WIB
Judi Tembak Ikan Milik Dedy S Kian Merajalela di Deliserdang, Diduga Dilindungi Oknum, Polres Bungkam
Para pemain terlihat sedang asyik bermain judi ketangkasan tembak ikan.

Deli Serdang,asatupro.com-Praktik perjudian berkedok game ketangkasan jenis tembak ikan kembali menjamur di wilayah Kabupaten Deliserdang. Aktivitas ilegal ini terpantau beroperasi bebas di sejumlah kecamatan seperti Batang Kuis, Tanjung Morawa, hingga Namorambe, seolah tak tersentuh hukum.

Berdasarkan keterangan masyarakat kepada media, mulusnya bisnis perjudian tersebut diduga karena adanya "lobi-lobi" yang dilakukan oleh seorang bos judi berinisial Dedy S kepada aparat penegak hukum, mulai dari tingkat Polsek, Polresta Deliserdang, hingga Polda Sumatera Utara.

Hasil penelusuran di lapangan menemukan sejumlah lokasi perjudian aktif di Kecamatan Tanjung Morawa, di antaranya di Desa Telaga Sari, Jalan Irian Gang Gabungan, serta Desa Ujung Serdang. Di wilayah ini, sedikitnya terdapat empat unit mesin judi, termasuk yang beroperasi di warung dan rumah warga di area persawahan.

Warga menyebut, selain mesin tembak ikan, terdapat juga mesin jenis roulette yang diduga memiliki omzet fantastis.

Baca Juga:

"Omzetnya besar, bisa mencapai Rp15 sampai Rp20 juta per shift," ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (5/4/2026).

Lebih jauh, warga tersebut mengungkap bahwa nama Dedy S kerap disebut sebagai pengusaha di balik bisnis ini. Namun, ia menduga ada aktor lain yang lebih kuat di belakang layar.

"Katanya sih Dedy S, tapi itu mungkin hanya formalitas. Yang sebenarnya diduga ada oknum TNI. Pekerja di lapangan juga disebut-sebut orangnya," ujarnya.

Baca Juga:

Keberadaan praktik perjudian ini disebut telah memicu dampak sosial yang serius. Warga mengaku angka kriminalitas, khususnya pencurian, kembali meningkat sejak maraknya lokasi judi tersebut.

"Sejak ada lagi judi tembak ikan ini, pencurian jadi sering terjadi," katanya.

Tak hanya itu, sejumlah rumah tangga juga dilaporkan mengalami keretakan akibat anggota keluarga yang terjerumus dalam praktik perjudian.

Ironisnya, hingga berita ini diterbitkan, aparat penegak hukum terkesan bungkam. Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, yang telah dikonfirmasi belum memberikan tanggapan.

Hal serupa juga ditunjukkan Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H. Damanik, yang memilih tidak merespons meski telah berulang kali dihubungi.

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat: apakah praktik perjudian ini memang dibiarkan, atau ada kekuatan besar yang melindungi?

Publik kini menunggu langkah tegas aparat penegak hukum untuk membongkar dan menindak jaringan perjudian yang dinilai telah merusak sendi sosial masyarakat tersebut.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ada Apa dengan HS? Mengapa Banyak Akun Bodong Sibuk Membangun Opini Negatif?
Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal, Sumut Merupakan Salah Satu Provinsi di Luar Jawa Dengan Anak Terpapar Radikal
Sikapi Situasi PT Milano, Idris Siregar Ajak Warga Labuhanbatu Selesaikan Masalah dengan Kepala Dingin
Dugaan Jaringan Judol Kamboja di Medan Diungkap Ditressiber Polda Sumut, Lima Orang Ditangkap
Golkar Sumut Siap Bersinergi dengan Kapolda Baru, Tegaskan Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Tangkap 3 Pengedar di Dua Tempat Berbeda
komentar
beritaTerbaru