Hadiri Ngopi Kebangsaan IKAL, Kapolda Aceh Ungkap Strategi Penanganan Bencana
Polri telah membangun 265 titik sumur bor di wilayah terdampak, terdiri dari 10 titik program Kapolri, 46 titik program Kapolda Aceh,
Daerah
Medan,asatupro.com-Isu pembalakan liar diduga turut memperparah bencana ekologis banjir dan longsor di Sumatera Utara baru-baru ini kembali memantik sorotan publik. Seorang pengusaha berinisial Abdul alias Rohim, yang dikenal bos meubelair di Sumut, ikut disebut-sebut dalam pusaran dugaan aktivitas illegal logging.
Informasi tersebut diperoleh dari salah seorang sumber yang enggan disebutkan identitasnya menyebutkan, Abdul alias RoHim diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas penebangan hutan di sejumlah wilayah, khususnya di kawasan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Padang Lawas Utara, Mandailing Natal dan beberapa daerah lainnya di Sumut.
Bahkan, sumber mengatakan aktivitas tersebut sudah berjalan belasan tahun dan disebut - sebut mendapatkan backing kuat dari oknum aparat penegak hukum di Sumut, sehingga berjalan mulus, bebas tak tersentuh hukum.
Abdul-Rohim yang dikenal sebagai bos Mobiler ini dalam menjalankan bisnis nya diduga turut terlibat dalam aktivitas ilegal logging, karena jelas, Mobiler merupakan bahan bakunya kayu yang diduga hasil penebangan ilegal dari hutan.
Baca Juga:
Kayu berukuran besar itu kemudian diangkut menggunakan truk bertonase besar menuju kota Medan, untuk disimpan di sebuah gudang miliknya di kecamatan Percut, Deli Serdang.
"Kayu itu selanjutnya di cincang dan di produksi langsung menjadi mobiler berupa kursi dan meja pengadaan dinas pendidikan." ungkap Sumber.
Penelusuran ke Gudang yang Dikaitkan dengan RH
Baca Juga:
Tim media mencoba menelusuri salah satu lokasi yang disebut berkaitan dengan Ro-Him, yakni sebuah gudang di kawasan Pasar V Tembung.
Informasi yang diperoleh menyebut gudang tersebut diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan armada pengangkut kayu berukuran besar.
Dari hasil pantauan di luar area gudang, terlihat sejumlah alat berat berada di dalam bangunan tersebut. Namun saat wartawan mencoba meminta konfirmasi, tak satu pun orang tampak hadir atau memberikan penjelasan terkait aktivitas di lokasi tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari RH maupun pihak aparat penegak hukum mengenai dugaan tersebut. Publik pun berharap aparat melakukan penelusuran menyeluruh untuk memastikan fakta sebenarnya.
Seperti diketahui, dalam pemberitaan, Rohim Harahap merupakan sosok bos Mobiler di Sumatera Utara yang namanya sempat terseret dalam kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp176 miliar Disdik Sumut, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Terpisah, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melalui Kabid Humas Kombes Pol Ferry Walintukan saat dihubungi menegaskan Polda Sumut tengah melakukan penyelidikan terkait adanya perambahan hutan yang menyebabkan bencana di Sumatera Utara.
"Terima kasih informasinya. Tentunya setiap laporan yang kami terima dari masyarakat akan ditindaklanjut. Saat ini isu adanya perambahan hutan itu sedang diselidiki," ujarnya. Sabtu, (06/12/2025).
Polri telah membangun 265 titik sumur bor di wilayah terdampak, terdiri dari 10 titik program Kapolri, 46 titik program Kapolda Aceh,
Daerah
Video Pegawai PPPK Dinsos Lhokseumawe Berinisial TR Diduga Gunakan &ldquoPod Getar&rdquo, Publik Desak Pemeriksaan
Peristiwa
Bupati Dairi Tawarkan ILP Rp 300 Ribu, Pedagang Dilibatkan Mengawasi Kinerja PD Pasar 3 Bulan
Daerah
JELAS VIOLASI UU! Usut Tuntas Penimbunan Sungai dan Hutan Bakau di Tembesi Batam
Daerah
Medan, asatupro.com Provinsi Sumatra Utara (Sumut) adalah pelopor sekaligus industrialisasi perkebunan kelapa sawit sejak era kolonialisme
Perkebunan
Jakarta, asatupro.com Standar keberlanjutan atau sustanaility standard menjadi fondasi bagi PTPN III Subholding PTPN IV PalmCo dalam menja
Perkebunan
Jakarta, asatupro.com Ratusan unit perkebunan dan perusahaan kelapa sawit (PKS) milik PTPN III Subholding PTPN IV PalmCo berhasil meraih
Perkebunan
Sorotan Tajam Warga Langkat Kapolres AKBP Hannry P.H. Tambunan Dituntut Tegas Usut Legalitas THM New Star Bukit Lawang
Peristiwa
Dukung Pesta Luhuton Bolon 2026, Jalan Alternatif Silalahi I III Resmi Dibuka
Daerah
Industri dari Indorayon Ke TPL, Konflik Tak Kunjung Selesai, Presedium Sebat Sutanto Tanoto Jangan Lepas Tanggung Jawab
Peristiwa