PalmCo dan ITS Garap Bersama Bensin Sawit, Mentan Jadi Saksi
Surabaya, asatupro.com PTPN III Sub Holding PTPN IV PalmCo melakukan gebrakan besar bersama kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IT
Perkebunan
"Jangan sampai sejumlah proyek strategis pembangunan menjadi tidak tereksekusi karena Menterinya masih sibuk membangun organisasi dan koordinasi dengan kementerian lainnya," ucap dosen Universitas Islam Sumatera Utara.
Saat ini, sebut Gunawan, banyak masyarakat termasuk saya menilai pesimis bahwa kabinet yang gemuk tersebut akan efektif menjalankan roda pemerintahan. Dan pemerintah harus bisa menjawab kritikan tersebut dengan kerja nyata.
Pemerintah harus bisa buktikan bahwa kabinet yang besar ini kerjanya efektif dalam mengentaskan sejumlah masalah ekonomi di tanah air. Karena publik nantinya juga akan melihat dan memberikan penilaian. Termasuk di 100 hari kerja pemerintahan Prabowo.**
Baca Juga:
Surabaya, asatupro.com PTPN III Sub Holding PTPN IV PalmCo melakukan gebrakan besar bersama kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IT
Perkebunan
FKPPI Rayon 020202 Tanjung Morawa Gelar Ramah Tamah Akhir Syawal, Santuni 200 Anak Yatim dan Janda
Daerah
Suka Makmue, asatupro.com Demi mewujudkan visi Bupati Dr. Teuku Raja Keumangan SH.MH atau yang lebih dikenal dengan nama Bupati TRK, Yusla
Ekonomi
Zuriat Kesultanan Negeri Langkat Dorong Pengembangan UMKM dan Wisata Budaya
Daerah
Medan,asatupro.comGerakan Kaya Raya Bersama Rakyat Indonesia (GKRBRI) melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal (HBH) yang dirangkai dengan dis
Medan
Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik, 18 Puskesmas Dairi Resmi Terapkan BLUD
Daerah
Bupati Antar Kepergian Almarhum Kades Mbelang Malum Sunta Tutur Simorangkir
Daerah
MR KAHMI Fakultas Dakwa dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan Laksanakan Seminar Nasional dan Halal Bihalal
Pendidikan
Langkat,asatupro.comProgram TMMD 128 dalam kegiatan membangun sumur bor dan MCK bertujuan menyediakan akses air bersih dan fasilitas sanita
Daerah
Antiklimaks! Laporan Ormas Kristen terhadap Muhammad Jusuf Kalla Terbaca sebagai Manuver Politik
Nasional