Kunjungan Kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga ke Kabupaten Dairi
Kunjungan Kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga ke Kabupaten Dairi
Daerah
Mandailing Natal, Asatupro.com – Jejak cinta dan harta yang dibangun bersama suami pertama yang telah meninggal dunia, yang seharusnya menjadi penguat bagi seorang istri dalam menjalani kehidupan bersama anak-anaknya, justru berujung petaka.
Seorang perempuan berinisial MPS harus menghadapi kenyataan pahit dalam perjalanan hidupnya. Setelah ditinggal wafat oleh suami pertamanya, almarhum inisial MRN, ia berusaha bangkit dan melanjutkan hidup demi ketiga anaknya.
Namun keputusan untuk kembali membangun rumah tangga justru membawa persoalan baru. Ia kemudian menikah dengan inisial IA yang merupakan adik kandung dari suami pertamanya. Pernikahan keduanya diketahui berlangsung pada 20 Juli 2023.
Hubungan yang diharapkan menjadi pelindung dan penguat bagi keluarga justru berubah menjadi sumber konflik berkepanjangan.
Baca Juga:
Menghadapi permasalahan tersebut, MPS akhirnya memutuskan untuk mendapatkan pendampingan hukum dari Law Office RHa Hasibuan atas persoalan yang Ia hadapi.
Ketegangan pun sempat terjadi ketika tim kuasa hukum MPS mendatangi lokasi pihak-pihak yang menguasai harta bersama milik kliennya.
"Jelas semua harta itu, baik yang bergerak maupun tidak bergerak, merupakan milik klien kami," tegas RHa Hasibuan, Senin (13/4/2026).
Baca Juga:
Ia menjelaskan, setelah suami pertama kliennya meninggal dunia, hubungan dengan keluarga pihak suami mulai menunjukkan kerenggangan. Bahkan, menurutnya, sikap ketidaksukaan terhadap kliennya dan anak-anak sudah mulai terlihat sejak beberapa bulan terakhir.
Puncak konflik terjadi pada Maret 2026, ketika keluarga dari pihak suami menginginkan, bahkan cenderung memaksakan kehendak agar seluruh harta yang ada dibaliknamakan menjadi atas nama mereka.
Situasi tersebut semakin memperkeruh hubungan keluarga yang sebelumnya terjalin dekat. Persoalan harta yang semestinya menjadi penopang kehidupan bagi "MSP" dan anak-anaknya, justru berubah menjadi sumber sengketa yang kini berujung pada langkah hukum. (MN)
Kunjungan Kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga ke Kabupaten Dairi
Daerah
Dugaan Pengalihan Jaminan Fidusia Libatkan Oknum TNI, Gugatan Rp. 300 Juta Bergulir di PN Simalungun
Hukrim
Medan, asatupro.com TNIAD, termasuk Kodam I/Bukit Barisan (BB), terus memperkuat hubungan yang baik dengan seluruh wartawan dan media seb
Medan
Lotu, asatupro.com Pembangunan jembatan modular bantuan Presiden Prabowo Subianto di Desa Gunung Tua, Kecamatan Tugala Oyo, Kabupaten Nia
Daerah
GPSU Desak Poldasu Panggil Dan Periksa Kadisdik Labuhan Batu Atas Dugaan Pungli Kepsek
Daerah
3 Mantan Pejabat BGN Jadi Tersangka!, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG Triliunan Rupiah
Nasional
BEM UMN AlWashliyah Gelar Aksi Jilid II, Desak Usut Dugaan Skandal Kredit Rp82,39 Miliar Bank Mandiri
Hukrim
HMI Deli Serdang Desak Kejagung Perluas Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Program MBG Termasuk Audit Mitra BGN
Hukrim
LLDIKTI Wilayah I Sumut Pecahkan Rekor MURI Melalui Seminar Nasional "10 Pohon Ilmu"
Pendidikan
DPP HARI Apresiasi Ketegasan Kejaksaan Agung dalam Pengusutan Dugaan Korupsi Program Gizi Nasional
Nasional