Undhira Inisiasi SIMKES, Pengelolaan Data Kesehatan Siswa Kini Lebih Cepat dan Terintegrasi
Undhira Inisiasi SIMKES, Pengelolaan Data Kesehatan Siswa Kini Lebih Cepat dan Terintegrasi
Pendidikan
Dalam pertemuan yang digelar belum lama ini dan dihadiri oleh pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia dan Sumut itu, KADIN Sumut mengklaim telah membuat perencanaan ekonomi dan bisnis untuk Provinsi Sumut.
Turut hadir dalam pertemuan ini Bupati Langkat Syah Afandin, jajaran PT JIEP di antaranya Komisaris Yuni Suryanto, Komisaris Independen Said Aldi Al Idrus, Safei selaku Direktur Operasional & Pengembangan.
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko, Dharma Satriadi, Corporate Secretary & TJSL, Medik Endra Wahyudi, Kepala BPS Sumut, Asim Saputra dan Direktur Eksekutif Kadin Sumut, Diaz Wardianto WK.
Baca Juga:
"Rancangan itu kami rangkum dalam White Paper Kadin," kata Ketua Umum KADIN Sumut, Firsal Dida Mutyara, kepada para wartawan di Medan, Kamis (28/8/2025).
Kata dia, salah satu upaya untuk mempercepat investasi penciptaan lapangan kerja dan pembangunan perekonomian adalah mendorong kolaborasi Kawasan Industri Terpadu Sumatera Utara.
Baca Juga:
Berlandaskan hal tersebut, Firsal Dida Mutyara bilang KADIN Sumut menggelar pertemuan dengan PT JIEP yang bergerak sebagai pengembang dan pengelola kawasan industri, bisnis, properti, dan logistik yang berstandar internasional.
Firsal Dida Mutyara menilai pertemuan yang dihadiri juga oleh pihak BPS tersebut sangat tepat sebagai mitra untuk berkolaborasi.
Dia menambahkan, adalah sebuah hal yang penting untuk membangun kolaborasi dan kerjasama berkelanjutan bagi pembangunan Provinsi Sumut.
Menurutnya, sebagai mitra strategis pemerintah, KADIN Sumut terus berupaya menekan angka kemiskinan melalui berbagai cara, baik berkolaborasi dengan sektor industri, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Atau, kata dia lagi, menjalin kerjasama dalam pengembangan vokasi, mendorong hilirisasi, hingga mendorong investasi kawasan terpadu Sumut.
Pihaknya menyadari butuh banyak kolaborasi antar stakeholder agar perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sumut dapat terwujud.
Kata dia, dengan adanya pembangunan kawasan industri terpadu, maka diyakini dapat meningkatkan pendapatan domestik regional bruto (PDRB) 2 hingga 3 persen per tahun.
Kemudian lagi memberikan kenaikan kontribusi pada sektor industri hingga 7 persen dan berdampak juga pada nilai tambah ekonomi sebesar Rp 30 triliun per tahun.
"Selanjutnya tercipta lapangan pekerjaan dan mampu menyerap SDM kita secara maksimal," ujar Dida.
Di samping itu, dia berujar kalau investasi dan dukungan pembangunan ekonomi tentu harus dibarengi juga dengan kebijakan pemerintah.
Dalam hal ini perlunya dukungan kebijakan fiskal seperti tax holiday, investment allowance, pengurangan pajak untuk kegiatan research and development atau penelitian dan pengembangan (R&D/Litbang) serta insentif pajak.
Kemudian dari sisi kebijakan non fiskal seperti penyederhanaan perizinan, kemudahan akses lahan untuk Kawasan industri hingga fast track untuk perizinan ekspor produk hilir.
Pada kesempatan yang sama Komisaris Utama PT. JIEP, Sonny Harry Budiutomo yang sekaligus merupakan Wakil Kepala BPS Indonesia menjelaskan, bahwa berdasarkan data BPS Sumut, pertumbuhan ekonomi Sumut pada Triwulan II-2025 mencapai 4,69 persen (year-on-year/y-on-y) dibandingkan triwulan yang sama tahun 2024.
Komponen ekspor, kata dia, yang tumbuh 9,94 persen dengan memberikan "share", yakni 40,98 persen terhadap PDRB Sumut pada triwulan II-2025.
Oleh karena itu, pentingnya dilakukan kolaborasi bersama dan penyatuan visi investasi pembangunan Sumatera Utara.
Hal ini juga dikarenakan banyaknya potensi alam yang bisa ditingkatkan, mulai dari sektor kelapa sawit, karet, kopi, cokelat, pertambangan, karbon kredit, pariwisata dan sumur minyak, tegas beliau.
Direktur Utama PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung (PT. JIEP), Satrio Witjaksono menyampaikan dukungan kolaborasi terhadap program yang digagas oleh Kadin Sumatera Utara.
Melalui pertemuan ini, diharapkan kerjasama yang akan dibangun mampu mendukung perkembangan daerah sekaligus membantu mendorong tujuan ekonomi Indonesia untuk tumbuh di angka 8 persen.
Hal senada juga disampaikan oleh BPS bahwa sebagai lembaga penyedia data, BPS akan senantiasa memberikan data yang akurat sehingga pembangunan yang terjadi di Sumatera Utara menjadi efektif dan tepat sasaran.
Pertemuan ini kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama dan komitmen dukungan terhadap investasi kawasan industri terpadu di Sumatera Utara.
Undhira Inisiasi SIMKES, Pengelolaan Data Kesehatan Siswa Kini Lebih Cepat dan Terintegrasi
Pendidikan
Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Pemcam Berampu dan Warga Kerja Bakti Bersih Desa Jelang HUT RI ke81
Daerah
Ketua DPRD Wong Chun Sen Mendorong Polrestabes Medan Terapkan RJ dalam Kasus AT, Legislatif Nilai Syarat Perdamaian Telah Terpenuhi
Medan
Menyambut Dirgahayu RI ke81, Koordinator GPPMI DKI Jakarta Anggiat Andreas Purwanto Serukan Pesan Kedamaian dan Tangkal Hoaks Pemecah Belah
Nasional
Padangsidimpuan, Asatupro.com Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Sibolga menyatakan penanganan pe
Hukrim
Kejanggalan Kematian Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Pertanyakan Kesimpulan Bunuh Diri "Ada Indikasi Tindak Pidana"
Peristiwa
Padangsidimpuan, Asatupro.com Sebanyak 75 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) resmi dilepas untuk
Daerah
Medan, asatupro.com Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (BULOG) Wilayah Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya mengamankan pasok
Ekonomi
Skandal 6,8 Kg Ganja di Lapas Padangsidimpuan GMPETSU Desak Pencopotan Kalapas dan Usut Tuntas Pembiaran!
Peristiwa
CarutMarut PKH Medan Makmur, Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen Pertanyakan Keseriusan Pemko Salurkan Bansos
Medan