Minggu, 19 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

Sidak Pasar Petisah, Dirut BULOG Pastikan Beras SPHP Tersalur

Redaksi - Jumat, 19 September 2025 11:27 WIB
Sidak Pasar Petisah, Dirut BULOG Pastikan Beras SPHP Tersalur
Dok. BULOG Sumut
Perum BULOG memastikan kalau beras SPHP sudah terjangkau hingga ke pasar tradisional dan bisa dibeli masyarakat dengan harga yang sangat terjangkau.

Medan, asatupro.com – Lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Petisah di Kecamatan Medan Petisah, Medan, Jumat 19/9/2025), Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Mayor Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhan memastikan kalau penyaluran beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) berjalan lancar.

Sidak tersebut dilakukan seusai dirinya dan Pimpinan Wilayah (Pimwil) BULOG Sumut, Budi Cahyanto, mendampingi kegiatan Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) di sejumlah tempat di ibukota Medan.

"Syukur alhamdulillah, kita saksikan bersama bahwa beras SPHP sudah tersalur di pasar-pasar tradisional," kata Ahmad Rizal Ramdhan didampingi oleh Budi Cahyanto kepada para wartawan.

Kata dia, sidak dilakukan untuk meyakinkan publik bahwa masyarakat tidak perlu bimbang dan ragu kalau beras pemerintah sudah menyasar ke seluruh pasar tradisional di Indonesia.

Baca Juga:

"Masyarakat bisa membeli beras SPHP dengan harga murah dan flat (tetap- red), sehingga dapat meringankan beban ekonomi masyarakat kata Dirut Bulog.

Ahmad Rizal Ramdhan menjelaskan, sesuai hasil rapat koordinasi (rakor), penyaluran beras SPHP memiliki tujuh saluran distribusi.

"Mulai dari pengecer pasar tradisional, koperasi, institusi pemerintah seperti TNI/Polri maupun Pemda, RPK binaan Bulog, kerja sama dengan BUMN pangan, hingga retailer modern. Semuanya kita libatkan agar beras ini sampai ke seluruh penjuru Tanah Air," tegasnya.

Baca Juga:

Hingga saat ini, kata dia, BULOG telah menyalurkan sekitar 400 ribu ton beras SPHP, atau hampir 30 persen dari target nasional 1,3 juta ton. Penyaluran diproyeksikan rampung hingga Desember 2025.

Selain beras, BULOG juga memastikan penyaluran minyak goreng dan gula berjalan lancar. Bahkan, bantuan pangan bagi 18,2 juta keluarga penerima manfaat akan digulirkan pada September dan Oktober.

Terkait harga beras yang masih berfluktuasi di lapangan, Dirut BULOG menegaskan bahwa harga eceran tertinggi (HET) sudah diatur berdasarkan zonasi.

"Kalau gerakan pangan murah yang dilakukan TNI, Polri, maupun Pemda itu sifatnya insidentil, seperti bazar. Jadi harga bisa lebih rendah lagi," jelasnya.

Bulog juga berkomitmen tetap menyerap gabah petani dengan harga maksimal Rp 6.500 per kilogram sesuai petunjuk teknis terbaru.

"Petani tidak perlu ragu, Bulog tetap menyerap gabah mereka dengan harga yang ditetapkan," tegas Dirut Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhan..

-

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rizal Ramdhani Pastikan Minyakita Aman di Pasar Tradisional
Ini Rute Bus Program Mudik Gratis Lebaran 2026 PTPN IV PalmCo
BULOG Sumut Semakin Masif Salurkan Banpang Jelang Lebaran
BULOG Sumut Gunakan Delapan Saluran dalam Mendistribusikan Beras SPHP
Jaga HET Minyakita, Perum BULOG Wilayah Sumut Lakukan Ini
Lebih Sejuta Warga Sumut Mulai Nikmati Bantuan Pangan BULOG
komentar
beritaTerbaru