Ratusan Peserta Jalani Sidang Pantukhir yang Dipimpin Pangdam I/BB
Medan, asatupro.com Sebanyak 678 peserta menjalani sidang Pantukhir Pusat Calon Bintara (Caba) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang III T
Medan
Sabang,asatupro.com-BPKS (Badan pengusahaan Kawasan Sabang) sebagai sipengola pelabuhan dan perdagangan bebas Sabang (Free Port) diminta segera fungsikan Gang Way dipelabuhan Balohan Sabang yang sudah sekian lama terkesan Mangkrak Ucap LKPK Nusantara Provinsi Aceh kepada Asatupro.com saat kunjungan kerjanya disabang baru baru ini.
Dugaan LKPK Nusantara, pembuatan Gang Way pelabuhan Balohan Sabang yang dibangun BPKS, sebagai pelengkap sebuah pelabuhan dan diperlihatkan pada para tamu yang masuk Sabang, artinya pelabuhan Balohan Sabang memiliki sarana dan prasarana yang memadai, untuk apa dibuat gang way kalo hanya dijadikan penglihatan megah bagi para tamu yang berkunjung disabang, kalo tidak bisa di rasakan oleh masyarakat, tegas nya.
Baca Juga:
Keterangan dari seorang warga Balohan, Gang Way yang dibangun BPKS, semenjak usai dari pekerjaan pembuatan nya, sampai dengan saat sekarang ini dinilai terlantar dan tidak difungsikan dan apa masalah itu saya tidak tau.Dijelaskan nya, pembuatan 2 pintu Gang Way tempat turun naiknya para penumpang kapal lambat pembuatan nya diduga tidak sesuai dengan ukuran samping kapal lambat, ada lagi pembuatan RAM Gang Way diduga terlalu mendaki dan suram, mengerikan, dan diduga masyarakat takut menaiki dan menjalaninya.
Pantauan awak media, saat berada dipelabuhan Balohan Sabang, terlihat megah nya Gang Way yang di bangun oleh BPKS Sabang, sayang nya terkesan mangkrak, 2 pintu Gang Way tidak berfungsi dan tidak sesuai dengan elevasi tinggi rendahnya samping kapal lambat baik kapal BRR maupun kapal lambat Aceh hebat 2, parkir roda berserakan, lokasi tempat makan dan minum terkesan kumuh sampah berserakan, begitu juga terlihat pentataan lokasi pelabuhan Balohan Sabang, kepala pelabuhan Balohan Sabang, perlu study banding ke daerah luar, melihat dan mempelajari pelabuhan pelabuhan yang sudah maju dan berkembang baik dari segi pentataan lokasi pelabuhan maupun pentataan keindahan pelabuhan, bukan hanya ini yang dipantau awak media juga terlihat seorang perempuan yang bertugas di pintu masuk kapal lambat berbicara dengan seudel nya, tidak sopan dan tidak menghargai sesama manusia kepada yang masuk tidak punya tiket kapal.Baca Juga:
Akibat omongan dari seorang perempuan ASDP yang bertugas dipintu masuk kapal lambat Balohan dengan seudel nya, jadi sorotan dan keluhan seorang warga Banda Aceh, masyarakat paham dengan aturan, masuk harus dengan tiket, tapi siperempuan itu harus tau juga dengan peraturan, jangan pilih kasih siapa pun orang nya, jelas terlihat, banyak yang masuk Tampa ada tiket kapal, kenapa dibiarkan masuk dan kenapa tidak dilarang kok didiamkan, jadi saya minta tolong jaga mulut dan jangan ngomong dengan seudel nya dengan masyarakat harus dengan sopan santun karna anda sebagai petugas untuk melayani masyarakat bukan pemilik dan sipenyewa kapal.
Medan, asatupro.com Sebanyak 678 peserta menjalani sidang Pantukhir Pusat Calon Bintara (Caba) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang III T
Medan
Plt Ketua Nasional GTDI Imbau Peserta Mubes XXV Jaga Keamanan dan Kondusifitas
Nasional
DPD Rumah Gibran Sumut Desak Bongkar Dugaan Pungli di Lapas Binjai Jangan Jadikan Hak Warga Binaan Sebagai Lahan Pungutan
Nasional
DPP HARI Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Tangani Karhutla, Minta Aparat Usut Dugaan Pelaku Pembakaran Hutan
Nasional
Diduga Tak Sesuai Juknis, Pekerjaan Replanting dan Parit Isolasi PTPN IV Bah Jambi Diminta Diperiksa
Peristiwa
HUT ke4 Satupena.co.id Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri
Daerah
Ahli Waris Almarhum Abdul Halim Harahap Pemilik 15 Ha Lahan Polisikan Pasutri Diduga Penyerobot Lahan
Medan
Wabup Dairi Kunjungi Anak Korban Kekerasan di RSUD Sidikalang, "Pemulihan Fisik dan Mental Harus Tuntas"
Daerah
Olimpiade Sains Dairi 2026 Digelar September Mendatang, Ajang Prestasi Siswa & Guru seSumatera Utara
Pendidikan
Perdamaian Kasus Dugaan Pencemaran PT Indofarm Sukses Makmur Dipertanyakan, Hasil Uji Laboratorium Berbeda dan Dugaan Upeti Mencuat
Peristiwa