Yayasan Nusantara Alam Abadi Dan Rel MBG Baksos Di SDN 060877
Yayasan Nusantara Alam Abadi Dan Rel MBG Baksos Di SDN 060877
Daerah
Padangsidimpuan, Asatupro.com - Gas Tabung Hijau atau yang biasa disebut Gas Melon LPG 3 Kg menjadi prima dona hari ini di Padangsidimpuan Minggu, (10/5/2026).
Pasalnya warga Kelurahan Wek III sangat sulit untuk membeli tabung gas 3 Kg tersebut. seorang warga bernama Umak Azzam mengatakan, sebelum akhirnya mendapatkan gas 3 Kg, suaminya terlebih dahulu mendatangi salah satu pangkalan yang berada tidak jauh dari rumah mereka. Pangkalan tersebut diketahui milik keluarga seorang ASN yang bekerja di Bagian Kesra (Kesejahteraan Rakyat) Sekretariat Kota Padangsidimpuan.
Namun saat mendatangi pangkalan tersebut, menurutnya gas elpiji 3 Kg tidak lagi tersedia sehingga suaminya kembali berkeliling mencari ke sejumlah lokasi lain di wilayah Padangsidimpuan.
"Suami saya tadi keliling mencari gas mulai dari seputaran Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kelurahan Sidangkal, Jalan Kenanga, dan terakhir baru dapat di daerah Siborang depan Showroom Honda Indaco," ujarnya.
Baca Juga:
Tak hanya sulit didapat, menurut Umak Azzam harga gas melon tersebut juga mengalami kenaikan. Ia mengaku harus membeli satu tabung gas 3 Kg dengan harga mencapai Rp35.000.
"Dapat pun mahal sekarang, tadi kami beli Rp35 ribu per tabung," katanya.
Menanggapi kondisi tersebut, pemerhati hukum dan pemerintahan, Adnan Buyung Lubis, menilai pemerintah daerah harus segera turun tangan mengatasi kelangkaan gas subsidi di tengah masyarakat. Ia bahkan menyentil peran Kepala Bagian Ekonomi agar lebih aktif melakukan pengawasan distribusi.
"Kabag Ekonomi jangan tidur melihat kondisi seperti ini. Masyarakat susah mendapatkan gas subsidi sementara harga di lapangan sudah melonjak," tegasnya.
Menurutnya, pemerintah harus memastikan distribusi gas elpiji 3 Kg berjalan normal dan tepat sasaran agar masyarakat kecil tidak terus menjadi korban kelangkaan maupun permainan harga di lapangan.
Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Pemko Padangsidimpuan, Daulat, saat dikonfirmasi wartawan mengaku pihaknya baru saja selesai mengikuti zoom meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan akan segera turun ke lapangan melakukan pengecekan ke pangkalan resmi.
"Infonya kecamatan mana kira-kira adinda, habis zoom TPID agar kami ke lapangan cek pangkalan-pangkalan resmi kita," balasnya melalui pesan WhatsApp.
Setelah menerima informasi terkait kelangkaan gas di Kecamatan Padangsidimpuan Utara tepatnya Kelurahan Wek III, Daulat menyebut pihaknya akan langsung turun bersama agen maupun distributor untuk melakukan pemeriksaan.
"Besok kami ke sana dan membawa distributor atau agen besarnya. Kalau perlu kita langsung tindak kalau ada barangnya tapi tidak diedarkan, pangkalannya nakal," tegasnya. (MN)
Yayasan Nusantara Alam Abadi Dan Rel MBG Baksos Di SDN 060877
Daerah
Jakarta, asatupro.com Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis sebagai produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia, sekaligus pe
Perkebunan
Polres Dairi Berhasil mengungkap Drama Begal Rp 297 Juta, Pelaku Diduga Terjerat Judi Online
Daerah
Lapor Pak Wali Kota Rico Waas! Dugaan Kuat Sky Cross RSIA Rosiva Murni Teguh Langgar Perda, PBG Dipertanyakan
Peristiwa
Penandatanganan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Dairi
Daerah
Sat Narkoba Polres Simalungun Terima Piagam Penghargaan dari Pemkab atas Keberhasilan Operasi Antik Toba 2026
Daerah
Ekspansi Togel di Deli Serdang Jaringan Situmorang Rambah Kawasan Padat Penduduk Perumnas dan Bangun Sari
Hukrim
Polres Pematangsiantar Gelar Pemusnahan Barang Bukti Narkotika
Hukrim
Sebut Urus Perkara di Polisi Bayar Rp25 Juta, Ketua Bobby Lovers Diduga Cemarkan Nama Baik Polri
Medan
HARI Desak Kejati dan Kejari SeIndonesia Bongkar Mafia MBG, Jangan Hanya Berhenti di Pusat
Nasional