Raih Prestasi, Dapat Reward: 125 Siswa SMK Swasta Imelda Medan Kunjungi PT INALUM
Raih Prestasi, Dapat Reward 125 Siswa SMK Swasta Imelda Medan Kunjungi PT INALUM
Pendidikan
Dairi,asatupro.com-Tidak ada yang menang dalam pertikaian. Senin (10/8/2026) di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Dairi, dua nama yang sempat berseteru di pusat Pasar Sidikalang, Cut Ade Mutia (CAM) dan Konita Friska Saragih (KFS), akhirnya memilih jalan damai.
Emosi sesaat di tengah keramaian pasar beberapa waktu lalu, menyisakan luka bukan hanya untuk keduanya, tapi juga untuk keluarga besar yang ikut merasakan. Namun hari ini, ruang mediasi di Mapolres Dairi menjadi tempat yang berbeda. Tidak ada lagi saling tuding. Yang ada hanya tangis lega dan jabat tangan.
Dalam proses mediasi yang dihadiri keluarga besar dari kedua belah pihak, penyidik Polres Dairi memfasilitasi dialog dengan hati-hati. Dengan pendekatan Restorative Justice, kedua pihak diajak melihat ke depan, bagaimana memulihkan hubungan, menjaga nama baik keluarga, dan mencegah konflik yang lebih besar.
Hasilnya, CAM dan KFS sepakat menyelesaikan permasalahan hukum secara kekeluargaan. Keduanya juga sepakat untuk mencabut laporan masing-masing. Tidak ada tuntutan lanjutan. Yang ada hanya komitmen untuk tidak mengulangi dan hidup rukun kembali sebagai sesama warga Sidikalang.
Baca Juga:
Keberhasilan mediasi ini tidak lepas dari peran aktif Polres Dairi. Keluarga besar kedua pihak menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bapak Kapolres Dairi beserta jajaran penyidik yang telah dengan sabar menjadi penengah.
"Terima kasih kepada pihak Kepolisian Polres Dairi. Berkat kebijaksanaan dan kesigapan Bapak/Ibu penyidik, masalah kami bisa selesai dengan baik dan kekeluargaan. Kami merasa dilindungi dan diarahkan ke jalan yang benar," ujar perwakilan keluarga.
Masyarakat merasakan Polri hadir sebagai pelindung dan pengayom. Hukum bukan hanya untuk menghukum, tapi juga untuk menyembuhkan dan mendamaikan.
Perdamaian ini menjadi pengingat. Di Pasar Sidikalang yang ramai, tempat mencari nafkah, jangan sampai emosi sesaat merusak silaturahmi. Karena pada akhirnya, damai adalah kemenangan bagi semua.
Baca Juga:
Raih Prestasi, Dapat Reward 125 Siswa SMK Swasta Imelda Medan Kunjungi PT INALUM
Pendidikan
Medan, asatupro.com Posisi Petani kelapa sawit di Indonesia masih lemah sehingga sulit membangun kemitraan dengan perusahaan perkebunan se
Perkebunan
Medan, asatupro.com Guru Besar Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Diana Chalil, menilai proses Korpo
Perkebunan
Medan, asatupro.com Kemitraan antara perusahaan dan kelembagaan petani kelapa sawit didukung dan didorong sepenuhnya oleh Rumah Sawit Indo
Perkebunan
Aktivis Anti Judi dan Narkoba Desak Kapolri Kapolda Sumut Berantas Perjudian dan Narkoba di Sumut
Medan
Kapolsek Medan Timur Turun ke Sekolah, Seribuan Siswa SMK Imelda Dapat Peringatan Keras soal Tawuran, Narkoba hingga Judi Online
Pendidikan
Suahasil Gantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan, Simak Profilnya
Nasional
DARAH BIRU MASA DEPAN TERANCAM GAB Desak Polda Sumut dan Interpol Libas Jaringan Internasional Vape "Getar" di Tanjungbalai
Peristiwa
Wapres Gibran Terkejut! Keluarga Pancurbatu Mengadu Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka, Tiga Keluarga Disebut Masuk DPO
Peristiwa
Menuju Mubes I, HBB Konsolidasikan Pandangan Tokoh Batak di Sumut
Nasional