Minggu, 01 Maret 2026
Menyambut Puasa

Dari Kabin Garuda ke Krisis Kepercayaan Publik: Investigasi Salah Tangkap Ketua Partai NasDem Sumut

Redaksi - Sabtu, 18 Oktober 2025 18:50 WIB
Dari Kabin Garuda ke Krisis Kepercayaan Publik: Investigasi Salah Tangkap Ketua Partai NasDem Sumut
Ribuan Kader Barisan Pendukung Ricky Anthony (BAPERA) dan Kader DPW Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) Sumut.

Medan,asatupro.com-Kasus salah tangkap terhadap Ketua Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar ST, oleh sejumlah oknum polisi dari Polrestabes Medan terus menuai kecaman keras. Buntut dari insiden memalukan tersebut, ribuan kader Barisan Pendukung Ricky Anthony (BAPERA) menyatakan siap mengepung markas Polrestabes Medan bila tidak ada permintaan maaf resmi dari pihak kepolisian.

Koordinator BAPERA, Legianto, menegaskan bahwa pihaknya memberi waktu kepada aparat untuk menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka kepada publik.

"Kita minta Kapolda Sumut memberi penjelasan detil atas salah tangkap Ketua DPW NasDem Sumut, Pak Iskandar ST. Polisi harus minta maaf secara terbuka dan oknum terlibat dicopot dari jabatannya," ujarnya tegas, Sabtu (18/10/2025).

Menurutnya, peristiwa ini bukan sekadar "kesalahan prosedural", melainkan bentuk ketidak profesionalan pencedera kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Baca Juga:

"Tidak masuk akal, polisi menangkap orang tanpa tahu pasti siapa targetnya. Ini memalukan dan bisa merusak marwah aparat penegak hukum. Kami menduga ada unsur kesengajaan mempermalukan pimpinan kami," tambahnya.

BAPERA menegaskan, apabila tuntutan tersebut diabaikan, mereka akan menggelar aksi besar-besaran mengepung Mako Polrestabes Medan sebagai bentuk protes atas kesewenang-wenangan aparat.

Reaksi DPRD Sumut: Polisi Tidak Profesional

Baca Juga:

Kecaman juga datang dari Ricky Anthony, Ketua DPW Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) Sumut sekaligus pimpinan DPRD Sumut. Ia menyebut tindakan sejumlah oknum polisi tersebut sebagai tindakan jauh dari etika dan standar profesional penegakan hukum.

"Mereka harus klarifikasi dan minta maaf terbuka. Penangkapan dilakukan tanpa dasar kuat dan mengakibatkan kerugian bagi warga negara tidak bersalah," tegas Ricky.

Menurutnya, tindakan itu tidak hanya mencoreng nama baik Polri, tetapi juga menimbulkan keresahan di warga.

"Menangkap orang di tempat umum jangan seperti cara preman. Informasinya, penerbangan sampai delay karena ulah mereka. Ini harus diusut tuntas," ujarnya dengan nada geram.

Kronologi Insiden di Dalam Pesawat

Peristiwa terjadi pada Rabu malam (15/10/2025) di Bandara Kualanamu, ketika Iskandar ST juga Ketua Umum KOMBAT tengah berada di dalam Pesawat Garuda Indonesia GA 193 dengan rute Kualanamu–Soekarno Hatta.

Sebelum pesawat lepas landas, sejumlah oknum polisi berpakaian preman masuk bersama petugas Avsec Bandara dan kru pesawat. Mereka langsung mengamankan Iskandar di dalam kabin, karena diduga sebagai pelaku judi online ternyata memiliki nama sama dengan target operasi.

Akibat insiden itu, penerbangan mengalami delay dan seluruh penumpang sempat dibuat panik.

"Saya diamankan sementara di dalam pesawat. Mereka mau tangkap pelaku judi online, tapi nama target sama seperti saya," ungkap Iskandar dalam keterangan tertulisnya.

Setelah menyadari kesalahan fatal tersebut, para oknum polisi segera meninggalkan lokasi tanpa memberikan klarifikasi ataupun menunjukkan surat perintah penangkapan. Sebagian bahkan enggan mengakui diri sebagai aparat kepolisian.

Desakan Transparansi & Evaluasi Internal Polri

Kasus ini menjadi sorotan publik karena memperlihatkan lemahnya verifikasi identitas dalam operasi kepolisian. Sejumlah pihak menilai peristiwa ini dapat menurunkan kredibilitas Polri di mata masyarakat.

BAPERA dan KOMBAT menuntut Kapolda Sumut serta Kapolri segera melakukan evaluasi internal, menjatuhkan sanksi kepada pihak terlibat dan memberikan permintaan maaf terbuka kepada korban serta publik.

"Harus ada tanggung jawab moral dan institusional. Salah tangkap tidak bisa dianggap sepele, apalagi korbannya tokoh publik," tutup Legianto. (Lentini Krisna Prananta Sembiring, SE)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
DPP Nasdem Tunjuk Nusantara Tarigan Pimpin DPD Nasdem Deliserdang
Siaga Hadapi Dinamika Keamanan, Personel Brimob Sumut Ikuti Apel Kesiapsiagaan
Polda Sumut Bongkar Sindikat Peredaran Narkoba Modus Baru Diselipkan Dalam Buku
Brimob Tebing Tinggii Bergotong Royong Bersihkan Lingkungan Pasar Sakti
Dapat Restu Dari Polsek Payung, Lokasi Judi di Lau Rakit dan Kerangen Boys Kembali Ramai di Bulan Ramadhan
Polda Sumut Siagakan Ribuan Personel Pastikan Kekhusyukan Ramadhan 1447H
komentar
beritaTerbaru