Sabtu, 18 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

Didukung BPDP dan Ditjenbun, IPB Training Beri Pelatihan Pemetaan Lahan ke Puluhan Petani Sawit Aceh

Redaksi - Minggu, 10 Agustus 2025 14:26 WIB
Didukung BPDP dan Ditjenbun, IPB Training Beri Pelatihan Pemetaan Lahan ke Puluhan Petani Sawit Aceh
Dokumen IPB Training
Puluhan petani sawit di Aceh mengikuti pelatihan yang digelar oleh IPB Training.
Banda Aceh, asatupro.com - Selama empat hari atau mulai 5-8 Agustus 2025, puluhan atau sebanyak 89 petani sawit yang masuk dalam Angkatan I-III dari dua kabupaten di Provinsi Aceh mengikuti pelatihan pemetaan lahan perkebunan yang digelar oleh IPB Training.

Peserta pelatihan tersebut, seperti keterangan resmi yang diterima asatupro.com, Selasa (5/8/2025) sore, terdiri dari 60 orang dari Kabupaten Aceh Tamiang, serta 29 orang dari Kabupaten Aceh Timur.

Dalam kegiatan yang didukung penuh oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) tersebut, sejumlah tokoh yang berkompeten di bidang teknologi dan perkelapasawitan turut andil, baik secara daring maupun luring.

Seperti Muhammad Sigit Susanto MM LCPC selaku Direktur IPB Training, Dr M Apuk Ismane selaku Ketua Team Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan pada Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan.

Baca Juga:

Selain itu, ada pula Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Ditjenbun Kementan, Ir Baginda Siagian MSi; Mukhlis SP MA selaku Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Aceh.


Baca Juga:

Tidak ketinggalan pula tim narasumber dari IPB Training yaitu Prof Dr Ir Baba Barus MSc; La Ode Syamsul Iman SP MSi; Dr Wahyu Iskandar SHut MAgr ; Nina Widiana Darojati SP MSi; Reni Kusumo Tejo SP MSi; serta terakhir adalah Dr Dra Khursatul Munibah MSc.

Disebutkan bahwa pelatihan ini berfokus pada upaya untuk mengembangkan SDM dalam pemetaan lahan dan budidaya kelapa sawit berkelanjutan melalui topik-topik seperti penggunaan teknologi global positioning system (GPS) dan teknologi drone.

Para pelatih atau trainer dalam pelatihan tersebut menekankan amal, transfer pengetahuan, dan pengembangan pertanian, diikuti dengan latihan praktis dan sesi pelatihan bagi para peserta.


Para petani sawit sendiri diminta untuk mengisi kuesioner pra-uji sebelum pelatihan dimulai. Peserta didorong untuk sepenuhnya terlibat dalam pelatihan dan untuk menerapkan keterampilan baru mereka ke Program Regenerasi Kelapa Sawit Rakyat.

Baginda Siahaan dalam kesempatan itu menekankan bahwa pelatihan yang tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani untuk mengelola batas-batas lahan dan kelapa sawit dan menghindari masalah duplikasi.


Dia bilang, pelatihan ini dipandang penting untuk meningkatkan efisiensi penggunaan lahan dan menyelesaikan konflik yang sedang berlangsung terkait kepemilikan lahan.

Baginda Siahaan juga mendorong para peserta untuk memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam teknologi pemetaan, yang akan bermanfaat bagi kegiatan pengembangan kelapa sawit di masa depan.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ini Tekad Kuat Aspek-PIR Indonesia terkait Petani Sawit
Bersama BPDP, Petani Sawit Harus Bisa Kaya dan Sejahtera
Berkat BPDP, PTPN 3, dan Dirjenbun, Petani Sawit Aspek-PIR Sumut Bisa Ikut PSR
Tiga Masalah Menjadi Sorotan Aspek-PIR Sumut dan Mitra dalam Acara Buka Puasa Bersama
BULOG Sumut Sigap Sediakan Bapang Hadapi Berbagai Kemungkinan
Huntara dari Danantara bagi Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Bakal Diresmikan Presiden Prabowo Subianto
komentar
beritaTerbaru