Minggu, 07 Juni 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Mula Putra dalam Pelatihan IPB Training, BPDP, dan Ditjenbun: Pemerintah Bakal Melakukan Monev

Redaksi - Minggu, 10 Agustus 2025 14:07 WIB
Mula Putra dalam Pelatihan IPB Training, BPDP, dan Ditjenbun: Pemerintah Bakal Melakukan Monev
Dokumen IPB Training
Peserta pelatihan dari Aceh berfoto bersama. Pelatihan tersebut digelar oleh IPB Training dan didukung oleh BPDP dan Ditjenbun.
Banda Aceh, asatupro.com - Pemerintah pusat bakal melakukan monitoring dan evaluasi terhadap berbagai dampak positif dari berbagai pelatihan yang dilakukan sebagai bagian dari Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit (PKS).

Hal itu diungkapkan oleh Mula Putra dari Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) dalam acara "Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit" yang digelar selama 5 hari, mulai 4-8 Agustus 2025 di Grand Nanggroe Hotel, Banda Aceh.

Kegiatan yang digelar oleh IPB Training itu didukung sepenuhnya oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Ditjenbun, serta diikuti oleh 86 petani sawit dari dua kabupaten di Provinsi Aceh, yaitu Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Timur.

"Setelah pelatihan, pemerintah berencana melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap dampak pelatihan (kepada peningkatan SDM petani sawit di lapangan - red)," kata Mula Putra seperti keterangan resmi yang diterima Asatupro.com, Minggu (10/8/2025).

Baca Juga:

Karena itu, Mulai Putra berharap 86 petani sawit yang menjadi peserta pelatihan yang digelar oleh IPB Training tersebut mampu menjadi motor penggerak peningkatan produktivitas, tidak hanya untuk petani sawit itu sendiri, tetapi juga bagi komunitas tani di sekitarnya.


Baca Juga:

Kata Mula Putra, pemerintah benar-benar mendukung proses peningkatan produktivitas perkebunan sawit rakyat yang terbukti mampu menjadi tumpuan devisa negara dengan menyerap 16 juta tenaga kerja.

Namun sayangnya, sambung Mula Putra, produktivitas petani rakyat masih rendah, yakni sekitar 3,3 ton per hektar (Ha) per tahun—padahal potensinya bisa mencapai 5–6 ton.

Melalui Perpres Nomor 132 Tahun 2024 dan regulasi lainnya, Mula Putra bilang pemerintah kini fokus meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat melalui empat strategi, yakni beasiswa, pelatihan (upskilling), penyuluhan, dan pendampingan.



"Kami harap peserta pelatihan ini menjadi bagian dari solusi dan mampu menyebarluaskan ilmu yang diperoleh," ungkap Mula.


"Selamat menjalani pelatihan. Kami percaya, dengan kesungguhan Bapak-Ibu, kebun sawit rakyat Indonesia akan semakin maju dan berdaya saing," tegas Mula Putra.


Sementara itu Apuk Ismane, perwakilan dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), menyampaikan bahwa pelatihan yang digelar oleh IPB Training sejalan dengan misi Asta Cita kedua Presiden Prabowo Subianto, yaitu mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan.

"IPB Training sebagai pusat pembelajaran petani memiliki peran strategis dalam mempersiapkan SDM pertanian berkualitas guna mensukseskan berbagai program nasional," tegas Apuk Ismane.

Sebagai informasi, dalam pelatihan. Itu para peserta pelatihan budidaya kelapa sawit tak hanya dibekali teori di ruang kelas, tetapi juga diajak melihat langsung praktik di lapangan.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Melalui Kementan, GAPKI Sumbang Korban Banjir Sumatera
Terkait Pemberitaan Mengenai Pupuk Di Padangsidimpuan Tenggara, Berikut Penjelasan Kadis Pertanian Edi Darwan
Diserahkan Dirjenbun Abdul Roni Angkat, Mahasiswa ITSI Raih Beasiswa PATEN dari PalmCo
Ratusan Petani Sawit Asal Kabupaten Wajo Ikuti Pelatihan IPB Training, BPDP, dan Ditjenbun
Jargon Ini Bikin 111 Petani Sawit Aceh Semangat Menjalani Pelatihan Pengelolaan Kebun
Didukung BPDP dan Ditjenbun, IPB Training Latih Puluhan Petani Sawit Aceh Tamiang dan Aceh Timur
komentar
beritaTerbaru