Bekerja Sebelum Wisuda, Alumni ITSI Medan Rasakan Manfaat Magang mySAP365
Medan, asatupro.com Sebanyak 445 mahasiswa Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan telah diwisuda dan sah menjadi sarjana, termasu
Perkebunan
Kejutan tersebut berupa sebuah terobosan dari pakar ganoderma, Dr Ir Darmono Taniwiryono, MSc yang, memaparkan pendekatan inovatif pengendalian terpadu ganoderma pada perkebunan kelapa sawit di lapangan.
"Nah, pendekatan inovatif teknologi ini dikembangkan oleh PT Pelita Susun Bentang Organik (Pesuntani) dan telah memberikan harapan baru bagi industri sawit nasional," ucap Darmono Taniwiryono kepada asatupro.com, Minggu (10/8/2025).
Sekadar informasi, PT Pelita Susun Bentang Organik (Pesuntani) yang disebut Dr Darmono Taniwiryono dalam paparannya di SIExpo tersebut adalah sebuah perusahaan yang fokus pada pengembangan teknologi organik terintegrasi dengan tujuan untuk peningkatan produktivitas dan keberlanjutan pertanian, khususnya kelapa sawit.
Baca Juga:
Melalui pendekatan berbasis riset dan inovasi, PT Pesuntani terbukti telah menghasilkan berbagai solusi di berbagai perkebunan kelapa sawit yang teruji dan ramah lingkungan.
Baca Juga:
Menurut Dr Darmono Taniwiryono, ganoderma boninense, adalah patogen penyebab penyakit busuk pangkal batang (BPB) dan telah lama menjadi momok perkebunan kelapa sawit Indonesia.
Penyakit ini, papar Darmono Taniwiryono, bisa membuat terjadinya penurunan produksi hingga kematian tanaman kelapa sawit, dengan kerugian ekonomi diperkirakan mencapai Rp 40 triliun per tahun.
Lebih dari itu, sambungnya lagi, target ambisius Indonesia untuk mencapai produksi nasional 100 juta ton CPO pada 2045 terancam gagal jika masalah ini tidak diatasi secara efektif.
"Selama ini, pendekatan pengendalian tunggal terbukti tidak memadai. Pesuntani memperkenalkan metode pengendalian terpadu ganoderma, yang memadukan beberapa strategi lapangan," kata Darmono Taniwiryono.
Adapun strategi-strategi tersebut adalah, pertama, pembuatan root feeding trench melalui teknik root pruning, berjarak 1.5 metrt dari pangkal batang.
Yang kedua, penerapan aplikasi bahan organik ke dalam trench; ketiga, inokulasi Trichoderma spp. unggul bersamaan waktunya dengan aplikasi bahan organik.
Yang keempat, Biomounding menggunakan tandan kosong (tankos) di bagian pangkal batang yang terserang dengan pemberian Trichoderma spp. unggul.
"Hasilnya mencengangkan, tanaman yang menunjukkan gejala sakit stadium awal dapat kembali sehat dalam waktu 2–4 bulan," kata Ketua Masyarakat Perkelapasawitan Indonesia (MAKSI) ini.
Inovasi ini, ungkap Darmono Taniwiryono, telah teruji di lebih dari 20 perkebunan, mencakup perkebunan besar dan perkebunan rakyat di berbagai provinsi penghasil sawit utama.
"Selama puluhan tahun, banyak yang beranggapan bahwa kelapa sawit yang terserang Ganoderma tidak bisa disembuhkan. Hasil lapangan kami membuktikan sebaliknya," ujar Dr. Darmono dalam presentasinya di SIExpo 2025.
"Ini bukan sekadar teknologi, tapi peluang nyata untuk menyelamatkan produktivitas sawit nasional," kata Darmono Taniwiryono.
Darmono Taniwiryono berharap agar teknologi ini mendapat perhatian serius dari pemerintah dan pelaku usaha sawit, mengingat dampaknya yang strategis terhadap keberlanjutan industri kelapa sawit Indonesia.
"Khususnya di tengah tuntutan produktivitas dan keberlanjutan lingkungan," tegas Darmono Taniwiryono.
Medan, asatupro.com Sebanyak 445 mahasiswa Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan telah diwisuda dan sah menjadi sarjana, termasu
Perkebunan
Evaluasi Kinerja, Kalapas Pasir Pangarayan Pimpin Rapat Pejabat Struktural
Daerah
Perkuat Keamanan dan Pendekatan Humanis, Kakanwil Ditjenpas Riau Sapa Warga Binaan Rutan Dumai
Daerah
Medan, asatupro.com Momen proses wisuda 445 mahasiswa dan mahasiswi Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan di Tiara Convention Ce
Perkebunan
Sabu 1 Kilo Gagal Beredar, Satnarkoba Polres Deli Serdang Gas Full Pelaku Narkoba
Hukrim
Diduga Terlibat JualBeli Proyek & Fee 10, GMPETSU Desak Wali Kota Medan Copot Kadis SDABMBK dan Minta APH Tangkap Oknum FR
Hukrim
Pererat Sinergitas, Kalapas Alexander Lisman Putra Gelar Coffee Morning dan Sarapan Bersama Insn Pers
Daerah
Judi Tembak Ikan di Dekat Sekolah Yapim Simpang Merek Masih Beroperasi, Nama &ldquoYepta&rdquo dan &ldquoDanru&rdquo Mencuat
Hukrim
Medan, asatupro.com Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan yang berlokasi di kawasan Pancing, Deli Serdang, mewisuda 445 mahasisw
Perkebunan
Produktif di Balik Jeruji, Warga Binaan Rutan Dumai Kembangkan Tanaman Cabai
Daerah