Jumat, 28 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

SIExpo 2025 Hadirkan Terobosan Pengendalian Ganoderma: Sawit Sakit Bisa Sehat Kembali dalam 2–4 Bulan

Redaksi - Minggu, 10 Agustus 2025 10:38 WIB
SIExpo 2025 Hadirkan Terobosan Pengendalian Ganoderma: Sawit Sakit Bisa Sehat Kembali dalam 2–4 Bulan
Dok. pribadi
Pesuntani menghadirkan teknologi yang ramah lingkungan dalam mengatasi ganoderma pada perkebunan kelapa sawit.

Menurut Dr Darmono Taniwiryono, ganoderma boninense, adalah patogen penyebab penyakit busuk pangkal batang (BPB) dan telah lama menjadi momok perkebunan kelapa sawit Indonesia.

Penyakit ini, papar Darmono Taniwiryono, bisa membuat terjadinya penurunan produksi hingga kematian tanaman kelapa sawit, dengan kerugian ekonomi diperkirakan mencapai Rp 40 triliun per tahun.

Lebih dari itu, sambungnya lagi, target ambisius Indonesia untuk mencapai produksi nasional 100 juta ton CPO pada 2045 terancam gagal jika masalah ini tidak diatasi secara efektif.

Baca Juga:

"Selama ini, pendekatan pengendalian tunggal terbukti tidak memadai. Pesuntani memperkenalkan metode pengendalian terpadu ganoderma, yang memadukan beberapa strategi lapangan," kata Darmono Taniwiryono.

Adapun strategi-strategi tersebut adalah, pertama, pembuatan root feeding trench melalui teknik root pruning, berjarak 1.5 metrt dari pangkal batang.


Baca Juga:
Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Disaksikan Menko Perekonomian, ITSI Medan dan BPDP Tandatangani Kuota Beasiswa Sawit
Teknologi Sore Trap Diperkenalkan ke Petani Sawit di Sipispis
Program TJSL PalmCo Sebesar Rp 17,1 M Sasar Perbaikan Beragam Sektor
Ini Reaksi Petani Sawit Sergai Melihat BrondoClean Persembahan Tim PKM ITSI Medan
Didukung Pemerintah, ITSI Medan Ciptakan BrondoClean untuk Petani Sawit
Kunjungi ITSI Medan, Direktur Hubungan Kelembagaan PalmCo Bikin Kejutan
komentar
beritaTerbaru