Hinca Panjaitan Desak APH Ungkap Tuntas Dugaan Gudang BBM Ilegal di Medan Utara
Hinca Panjaitan Desak APH Ungkap Tuntas Dugaan Gudang BBM Ilegal di Medan Utara
Hukrim
Batam, asatupro.com - Didukung penuh oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Asosiasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE) menggelar pelatihan bagi para pelaku usaha kecil, menengah, dan koperasi (UKMK) yang ada di seluruh Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Pelatihan yang digelar di lantai 3 Aula Universitas Batam (UNIBA), Kamis (24/7/2025), tersebut diikuti 100 peserta UKMK berbasis kelapa sawit dan produk turunannya dengan tujuan agar mereka bisa go digital go ekspor.
Menariknya, para mahasiswa dari UNIBA dan dari berbagai kampus di kota Batam dengan tujuan membekali para peserta agar memiliki keterampilan praktis untuk menembus pasar ekspor.
Pelatihan tersebut mencakup materi teknis seperti pengurusan akun kepabeanan, regulasi ekspor, dan pengisian dokumen pemberitahuan ekspor barang (PEB).
Baca Juga:
Narasumber berasal dari lintas instansi, termasuk Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam, Bea Cukai Kota Batam, dan Akademisi UNIBA, serta pelaku UMKM yang telah berpengalaman menembus pasar internasional.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas produksi barang dan jasa di daerah.
Menurut Mardanis, jika ingin daerah maju dan rakyat sejahtera, maka Batam harus memperbanyak produk lokal yang kompetitif. Kata dia, para pelaku UMKM adalah tulang punggung pembangunan ekonomi daerah.
Baca Juga:
"Kami bersyukur dengan kegiatan yang ditaja atau diselenggarakan oleh SAMADE dan didukung penuh oleh BPDP ini dalam rangka membekali pelaku UMKM yang akan berdampak pada kemajuan daerah," kata Mardanis.
"Semakin banyak barang dan produksi dari pelaku UMKM, maka Batam akan semakin makmur," tegas Mardanis seperti keterangan resmi yang diterima para wartawan, Selasa (29/7/2025).
Ketua Pelaksana, Hendra Dermawan, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk mendorong UMKM Kepulauan Riau melakukan ekspansi agar mudah go digital go global.
"Kegiatan ini sengaja kita buat agar pelaku UMKM Kepulauan Riau bisa ekspor langsung, bagaimana menghimpun produk teman-teman pelaku UMKM nanti bisa di ekspor," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya promosi produk-produk sawit, terutama karena Batam merupakan destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan mancanegara, terutama dari Singapura dan Malaysia.

"Ini bisa menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk makin berkembang dan naik kelas," ujar Hendra Dermawan.
Ketua Umum DPP SAMADE, Tolen Ketaren, menyatakan kebanggaannya atas antusiasme peserta di Provinsi Kepulauan Riau.
Menurutnya, pelatihan ini merupakan langkah konkret untuk memperluas pasar UMKM dari lokal ke global.
"Selama ini kita fokus di pasar domestik. Sekarang saatnya UMKM Naik kelas derajat ke level ekspor," ujar Tolen Ketaren.
"Kami ingin pelatihan ini bermanfaat tidak hanya untuk UMKM, tapi juga mahasiswa agar kelak menjadi pelaku usaha berbasis digital dan ekspor," lanjut Tolen Ketaren.
Sementara itu, Wakil Rektor 1 UNIBA, Chablullah Wibisono, menilai pelatihan ini sangat strategis untuk membangun ekonomi kerakyatan di Batam, yang saat ini masih bertumpu pada industri manufaktur.
"Pelatihan ini sangat baik untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan, agar Batam dan Kepri makin sejahtera," kata Chablullah Wibisono.

Sementara itu Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan, dan Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah BPDP, Helmi Muhansyah, menegaskan komitmen BPDP untuk mendukung UMKM agar bisa naik kelas dan menembus pasar ekspor.
"Kami dari BPDP siap terus berkolaborasi, siap terus untuk mensupport, kegiatan-kegiatan dalam rangka mempromosikan tiga komoditas yakni sawit, kelapa, dan kakao, serta mendukung program-program pelatihan UMKM seperti ini" ujar Helmi Muhansyah.
Pada kegiatan ini, Asosiasi SAMADE juga menjalin MoU dengan PT Zenlin Nusantara Lintas Asia dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM Provinsi Kepulauan Riau yang menggunakan sawit dan produk turunannya.
Tujuannya adalah agar para pelaku UKMK di Provinsi Kepri bisa bersaing di pasar internasional. Hal tersebut akan didukung oleh BPDP demi mewujudkan kemajuan kegiatan ekspor UMKM Kelapa Sawit Indonesia.
Hinca Panjaitan Desak APH Ungkap Tuntas Dugaan Gudang BBM Ilegal di Medan Utara
Hukrim
SATPAS Binjai Disorot DIDUGA Tanpa Ujian Teori dan Praktik, Pemohon SIM KeluarMasuk Dalam Waktu Singkat
Peristiwa
KAPOLRES Tanah Karo Didesak Turun Tangan Tangkap Panitia Judi Barujahe Atau Kami Lapor Ke Mabes POLRI!
Hukrim
Tentang Dugaan Penyimpangan dan Kecelakaan Kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei Serta Tuntutan Hukum Terhadap PT Evyap Sabun
Peristiwa
Judi Tembak Ikan Mereka AB Kuasai Deliserdang, Muncul Isu Dugaan Setoran ke Oknum Aparat Polresta
Hukrim
&ldquoEkonomi Lagi Sulit&rdquo Ratusan Pedagang P3S Serbu DPRD Dairi Tolak Kenaikan ILP Sepihak
Peristiwa
Penanganan Kasus Curanmor di Batang Kuis Dipertanyakan, Isu Dugaan 86 Muncul
Hukrim
Padangsidimpuan, Asatupro.com Program internet gratis Kominfo Mantap yang sebelumnya dipromosikan Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalu
Daerah
Austin Tumengkol Deklarasi Maju Calon Ketua PWI Sumut 2026
Politik
Bupati Deli Serdang Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 24 Pengemudi Ojol
Peristiwa