Minggu, 08 November 2026
HUT KE 2 ASATUPRO.COM 2026
HUT TNI KE 81

Ketua Apkasindo Protes Keras, Harga CPO Melambung Tapi TBS di Bangka Tidak Naik

Redaksi - Jumat, 25 Oktober 2024 18:43 WIB
Ketua Apkasindo Protes Keras, Harga CPO Melambung Tapi TBS di Bangka Tidak Naik
Foto: Jamaludin, Ketua Apkasindo Kabupaten Bangka. Edw
Bangka Belitung,asatupro.com-Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Bangka, Jamaludin meradang dan kesal dengan manajemen pabrik kelapa sawit (PKS) di Kabupaten Bangka.

Pasalnya saat ini tren harga Crude Palm Oil (CPO) tersebut naik, bahkan sudah tembus di angka Rp14.500 per Kg, namun hal ini tidak begitu mendorong kenaikan harga TBS kelapa sawit petani mandiri yang menjual ke pabrik kelapa sawit yang ada di Kabupaten Bangka.

"Di daerah lain di Pulau Sumatera, seperti Riau, Sumut, Sumbar, Sumsel dan lainnya saat harga CPO naik di atas angka Rp14.000/ Kg saja untuk harga TBS sudah mencapai angka Rp3.000/Kg, apalagi saat ini harga CPO terus naik capai Rp14.500 per kg maka harga TBS di sana juga naik menjadi Rp3.200 -Rp3.500 per kg," kata Tipek, panggilan akrab Jamaludin, Jumat (25/10/2024) di Sungailiat.

Dilanjutkannya, namun untuk harga TBS kelapa sawit di pabrik kelapa sawit yang ada di Kabupaten Bangka naiknya hanya sedikit dan harga secara umum masih di bawah Rp3.000/Kg atau berkisar antara Rp2.530 - Rp2.720 per kg.

Baca Juga:
"Sepertinya harga TBS kelapa sawit di Kabupaten Bangka ini tidak mengikuti tren kenaikan harga CPO di Indonesia, kalau kita analisa petani kelapa sawit mandiri di sini dirugikan sekitar Rp500 hingga Rp600 per kg. Kalau kita hitung setiap hari saja petani kelapa sawit di Kabupaten Bangka bisa dirugikan ratusan miliar rupiah," imbuh Tipek.


Diungkapkannya, apalagi saat ini para petani kelapa sawit di Kabupaten Bangka sedang memasuki panen raya, usai mengalami masa trek saat musim kemarau lalu.

Baca Juga:
"Jadi kami menduga sengaja ada permainan harga TBS kelapa sawit di sini tidak dinaikkan karena saat ini masa panen raya TBS, sehingga pabrik kelapa sawit tidak kekurangan stok TBS untuk diolah. Pihak pabrik kelapa sawit harus fair dong, kalau harga CPO naik maka harga TBS kelapa sawit juga harus segera dinaikkan, tapi kalau harga CPO turun maka pabrik cepat sekali menurunkannya," tukas Tipek.

Diharapkan Pemkab dan DPRD Bangka, Pemprov dan DPRD Kepulauan Babel bisa membantu para petani kelapa sawit mandiri agar menyikapi persoalan perbedaan harga yang sudah mencolok ini dengan melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama para pabrik kelapa sawit dan organisasi petani kelapa sawit.


"Kita sudah terlalu sabar dipermainkan para pabrik kelapa sawit ini, tolong dong pemerintah dan DPRD ikut bersuara membantu petani kelapa sawit mandiri di sini," harap Tipek.

Berdasarkan hasil tender CPO KPBN tanggal 24 Oktober 2024, Franco Belawan dan Dumai mencapai Rp14.507 per Kg.

Sedangkan harga TBS kelapa sawit petani mandiri hari ini, Jumat (25/10/2024) di pabrik kelapa sawit di Kabupaten Bangka, paling rendah di pabrik PT Gunung Maras Lestari (GML) Mabat Rp2.530 per kg sedangkan yang paling tinggi di pabrik PT Gunung Pelawan Lestari (GPL) Rp.2.720 per Kg. (Edw)

Sumber
: Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo)
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dikonfirmasi Temuan BPK, Kadis LH Karo Nius Ginting; Bingung Saya Jawabnya
IPAL PKS Air Batu PTPN IV Regional 2 Beroperasi Normal
Kemitraan Perusahaan dan Petani Sawit Didukung RSI - USU
Tak Sekadar Hadir, Arya Sandhiyuda Juga Salurkan Bantuan PalmCo untuk KPKS Kesepakatan
Mahasiswa ITSI Medan Ciptakan Prototipe Teknologi Pencegah Kebocoran CPO
Harga CPO Naik Harga TBS Melorot, 10 Utusan PKS di Sumut "Disetrap" Pemerintah
komentar
beritaTerbaru