Rabu, 22 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

10.000 Mahasiswa Dikerahkan Bantu Pemulihan Bencana Sumatera

Zulhamdani Napitupulu - Minggu, 01 Februari 2026 11:25 WIB
10.000 Mahasiswa Dikerahkan Bantu Pemulihan Bencana Sumatera
10 Ribu Mahasiswa Unimed Relawan Bencana Sumatera, Untuk Terjun langsung mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Medan,asatupro.com-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melepas 10.000 mahasiswa relawan bencana Sumatera dari berbagai perguruan tinggi untuk terjun langsung mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof Baharuddin di Medan, Sumatera Utara (Sumut), mengatakan pelepasan 10 ribu mahasiswa relawan bencana Sumatera itu dilakukan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Fauzan Adziman, didampingi Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Saiful Anwar Matondang, di Auditorium Unimed.

Kegiatan tersebut, kata dia, bukan sekadar agenda seremonial, tetapi sebagai upaya memastikan keberlanjutan kolaborasi dan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.

Ia menyebutkan keterlibatan mahasiswa juga merupakan bagian dari proses pembelajaran yang utuh, bukan sekadar kegiatan kemanusiaan jangka pendek.


"Keterlibatan universitas negeri dan swasta, politeknik, serta institusi kesehatan, dalam program itu menunjukkan bahwa upaya pemulihan bencana membutuhkan kolaborasi lintas institusi dan pendekatan multidisipliner, mulai dari pendidikan, kesehatan, teknologi, hingga pemberdayaan sosial masyarakat," katanya, Kamis (29/1/2025).

Baca Juga:

Sementara, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Saiful Anwar Matondang, menuturkan, kegiatan mahasiswa berdampak 10.000 proposal dari organisasi mahasiswa telah diterima dan disetujui oleh dirjenrisbang.

"Ini patut kita banggakan, karena mahasiswa kita bersedia dan rela untuk menjadi relawan dengan memasukkan proposal dari organisasi mahasiswa yang ada di Sumatera Utara," ucap Prof. Saiful.

Ia pun berharap, dengan adanya pendanaan dari kementerian pada 2550 mahasiswa yang ada di Sumatera Utara korban yang terkena dampak banjir dapat terbantu dengan kegiatan tersebut.

Baca Juga:

"Kita juga telah mengukuhkan, bahwa mahasiswa relawan menjadi mahasiswa berdampak pada saudara- saudara kita yang ada di kabupaten kota di Sumatera Utara," ungkap Prof. Saiful.

Sebelumnya Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Fauzan Adziman menyebutkan keterlibatan mahasiswa juga merupakan bagian dari proses pembelajaran yang utuh, bukan sekadar kegiatan kemanusiaan jangka pendek.

Setiap kelompok mahasiswa didampingi oleh tim dosen pembimbing yang memiliki kompetensi riset dan inovasi, sehingga penerapan teknologi di lapangan tetap berbasis kajian ilmiah dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya ia menyampaikan pihaknya menyesuaikan kebutuhan daerah terdampak dengan jumlah mahasiswa yang diturunkan.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gawat!! Orang Tua Siswa TK dan SD Swasta Bintang Pertiwi Diminta Tandatangani Surat Pengunduran Diri dari Program MBG Usai Anak Alami Dugaan Keracunan
Massa Hotma Dukung Mantan Jampidsus Karena Pernah Menyelamatkan Kerugian Negara Sekitar Rp 430 Triliun
Gelar KRYD, Sat Reskrim Polres Simalungun Ajak Warga Bersatu Perangi Premanisme, Judi, Narkoba, dan Geng Motor
Diduga Puluhan Siswa TK dan SD Swasta Bintang Pertiwi Mengalami Keracunan Usai Mengonsumsi Makanan Program MBG
Hampir Sembilan Bulan Belum Ditangkap, PERMAHI Desak Percepatan Penanganan Kasus Dugaan Pencabulan Anak
Mubes Ke-V PSSAB Indonesia Berlangsung Sukses, Sudung Situmorang Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031
komentar
beritaTerbaru