Rabu, 03 Juni 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

10.000 Mahasiswa Dikerahkan Bantu Pemulihan Bencana Sumatera

Zulhamdani Napitupulu - Minggu, 01 Februari 2026 11:25 WIB
10.000 Mahasiswa Dikerahkan Bantu Pemulihan Bencana Sumatera
10 Ribu Mahasiswa Unimed Relawan Bencana Sumatera, Untuk Terjun langsung mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Medan,asatupro.com-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melepas 10.000 mahasiswa relawan bencana Sumatera dari berbagai perguruan tinggi untuk terjun langsung mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof Baharuddin di Medan, Sumatera Utara (Sumut), mengatakan pelepasan 10 ribu mahasiswa relawan bencana Sumatera itu dilakukan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Fauzan Adziman, didampingi Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Saiful Anwar Matondang, di Auditorium Unimed.

Kegiatan tersebut, kata dia, bukan sekadar agenda seremonial, tetapi sebagai upaya memastikan keberlanjutan kolaborasi dan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.

Ia menyebutkan keterlibatan mahasiswa juga merupakan bagian dari proses pembelajaran yang utuh, bukan sekadar kegiatan kemanusiaan jangka pendek.


"Keterlibatan universitas negeri dan swasta, politeknik, serta institusi kesehatan, dalam program itu menunjukkan bahwa upaya pemulihan bencana membutuhkan kolaborasi lintas institusi dan pendekatan multidisipliner, mulai dari pendidikan, kesehatan, teknologi, hingga pemberdayaan sosial masyarakat," katanya, Kamis (29/1/2025).

Baca Juga:

Sementara, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Saiful Anwar Matondang, menuturkan, kegiatan mahasiswa berdampak 10.000 proposal dari organisasi mahasiswa telah diterima dan disetujui oleh dirjenrisbang.

"Ini patut kita banggakan, karena mahasiswa kita bersedia dan rela untuk menjadi relawan dengan memasukkan proposal dari organisasi mahasiswa yang ada di Sumatera Utara," ucap Prof. Saiful.

Ia pun berharap, dengan adanya pendanaan dari kementerian pada 2550 mahasiswa yang ada di Sumatera Utara korban yang terkena dampak banjir dapat terbantu dengan kegiatan tersebut.

Baca Juga:

"Kita juga telah mengukuhkan, bahwa mahasiswa relawan menjadi mahasiswa berdampak pada saudara- saudara kita yang ada di kabupaten kota di Sumatera Utara," ungkap Prof. Saiful.

Sebelumnya Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Fauzan Adziman menyebutkan keterlibatan mahasiswa juga merupakan bagian dari proses pembelajaran yang utuh, bukan sekadar kegiatan kemanusiaan jangka pendek.

Setiap kelompok mahasiswa didampingi oleh tim dosen pembimbing yang memiliki kompetensi riset dan inovasi, sehingga penerapan teknologi di lapangan tetap berbasis kajian ilmiah dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya ia menyampaikan pihaknya menyesuaikan kebutuhan daerah terdampak dengan jumlah mahasiswa yang diturunkan.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Masifnya Patroli, Ciptakan Rasa Aman Bagi Warga Kota Medan
Diduga Tak Kantongi Izin PBG, Aktivitas Pembangunan Gudang PT SBP Terus Berlanjut, Pemko Medan Diminta Bertindak Tegas
Raih WTP 13 Kali Berturut-turut, DPW HARI SUMUT Soroti Dugaan Masalah Proyek Rp67,8 Miliar di PUTR Labusel, Siap Lapor ke Kejati Sumut
Satres Narkoba Polres Padang Lawas Tangkap Dua Terduga Pengedar Ganja, Ratusan Gram Barang Bukti Disita
Buruh dan Pekerja Di Medan Merasa Aman Dan Terlindungi Saat Bekerja
Pengemudi Ojol Nyaman Bekerja 24 Jam Di Jalanan Kota Medan, Dampak Angka Kejahatan Jalanan Menurun
komentar
beritaTerbaru