HUT ke-4 Satupena.co.id: Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri
HUT ke4 Satupena.co.id Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri
Daerah
Medan,asatupro.com-Pendidikan menjadi sorotan utama dalam membangun ekonomi berkelanjutan. Hal ini ditegaskan Guru Besar Universitas Negeri Medan (Unimed) sekaligus Tokoh Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., dalam The 2nd International Conference on Economic Sustainability (IECES) yang digelar Fakultas Ekonomi Unimed di Auditorium Unimed, Jumat (31/10/2025). Acara dihadiri lebih dari 1.300 peserta, termasuk dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi Unimed.
Dalam paparan bertajuk "Educational Perspective for Sustainable Economics", Prof. Syawal menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi tanpa pembangunan manusia yang memadai kehilangan arah dan makna.
Mengutip pemikiran ekonom pemenang Nobel Amartya Sen dan mantan Presiden AS John F. Kennedy, ia menegaskan bahwa kemajuan ekonomi yang tidak diimbangi kemajuan sosial akan membuat sebagian masyarakat tertinggal.
"Indonesia memang mengalami pertumbuhan ekonomi, tetapi masih ada sekitar 23,85 juta penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan. Pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya berpihak pada kesejahteraan rakyat," ujar Prof. Syawal.
Baca Juga:
Prof. Syawal menekankan peran strategis pendidikan dalam membentuk masyarakat yang sadar akan keadilan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian lingkungan. Menurutnya, inovasi menjadi kunci kemajuan bangsa. Berdasarkan Global Innovation Index, Indonesia berada di peringkat keenam di Asia, namun rendahnya daya inovasi lebih disebabkan oleh sistem pendidikan yang belum sepenuhnya menumbuhkan kreativitas dan kebebasan berpikir.
Ia menguraikan lima pilar pendidikan yang berperan penting dalam membangun ekonomi berkelanjutan: menumbuhkan kesadaran nilai kemanusiaan, mengembangkan pemikiran etis dan kritis, menanamkan tanggung jawab sosial dan lingkungan, mencetak inovator dan pemimpin masa depan berkarakter, serta mengintegrasikan pendidikan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
"Pendidikan adalah dasar bagi peradaban ekonomi yang berkeadilan. Melalui pendidikan, kita mencetak manusia yang mampu berpikir, bertindak, dan mengambil keputusan berdasarkan nilai kemanusiaan," tegas Prof. Syawal.
Baca Juga:
Ia menegaskan bahwa upaya membangun bangsa harus dimulai dari membangun sekolah. "Bangun negeri dari sekolah," imbuhnya.
Kegiatan IECES 2025 yang dibuka oleh Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd., dihadiri pula oleh Wakil Rektor, Sekretaris Senat, para dekan, ketua lembaga, dan sejumlah narasumber internasional dari Malaysia, Irlandia, dan Amerika Serikat.
Dekan Fakultas Ekonomi Unimed, Dr. Haikal Rahman, M.Si., menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak dan berharap hasil seminar dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.
HUT ke4 Satupena.co.id Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri
Daerah
Ahli Waris Almarhum Abdul Halim Harahap Pemilik 15 Ha Lahan Polisikan Pasutri Diduga Penyerobot Lahan
Medan
Wabup Dairi Kunjungi Anak Korban Kekerasan di RSUD Sidikalang, "Pemulihan Fisik dan Mental Harus Tuntas"
Daerah
Olimpiade Sains Dairi 2026 Digelar September Mendatang, Ajang Prestasi Siswa & Guru seSumatera Utara
Pendidikan
Perdamaian Kasus Dugaan Pencemaran PT Indofarm Sukses Makmur Dipertanyakan, Hasil Uji Laboratorium Berbeda dan Dugaan Upeti Mencuat
Peristiwa
Rawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Jaga Stabilitas Negara Tanpa Provokasi
Nasional
Ditemukan Penuh Luka di Jalan Merdeka!2 Bocah Sidikalang Diduga Disiksa Bibinya Sendiri
Hukrim
Ditolak Terbit KTPel Meski Mengantongi SKPWNI, Warga Pertanyakan Kejelasan Status Kependudukan di Batam
Daerah
DPW HARI Sumut Desak Dirut PDAM Tirtanadi Taat Putusan Pengadilan, Segera Bayarkan Hak Pensiunan Rp4,9 Miliar
Hukrim
Pool Bus Ilegal Diduga Jadi Biang Kerok Kemacetan di Jalan Sisingamangaraja Medan
Peristiwa