Sabtu, 11 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Bioavtur Berbahan Minyak Jelantah Produksi Pertamina Sudah Go International

Hendrik Hutabarat - Senin, 28 Oktober 2024 09:12 WIB
Bioavtur Berbahan Minyak Jelantah Produksi Pertamina Sudah Go International
Pertamina Patra Niaga
Virgin Australia Airlines sebanyak 160 kiloliter (KL) pada perhelatan Bali International Airshow 2024 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, belum lama ini.

Jakarta, asatupro.com - Ada kabar baik dari PT Pertamina Patra Niaga, bioavtur atau sustainable aviation fuel (SAF) berbahan baku minyak jelantah atau used cooking oil (UCO) yang diproduksi salah satu badan usaha milik negara (BUMN) ini sudah go International alias mendunia.

UCO yang diketahui umumnya merupakan limbah minyak goreng berbahan kelapa sawit berhasil dikelola sedemikian rupa oleh pihak Pertamina sehingga menjadi SAF berkualitas tinggi yang bisa mendukung industri penerbangan.

Pihak Pertamina melakukan hal ini, seperti keterangan resmi yang diperoleh asatupro.com, Senin (28/10/2024), demi memperkuat perannya dalam mendukung transisi energi di sektor penerbangan melalui produksi dan distribusi SAF.

Bioavtur yang diproduksi Pertamina itu telah digunakan oleh Virgin Australia Airlines sebanyak 160 kiloliter (KL) pada perhelatan Bali International Airshow 2024 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, belum lama ini.

Baca Juga:

Kemudian, maskapai penerbangan Citilink yang merupakan anak usaha Garuda Indonesia Airlines juga telah mengonsumsi 30 KL bioavtur Pertamina dalam acara yang sama.

Begitu juga dengan helikopter Bell 407 hasil kerjasama antara Sayap Garuda Indah (SGI) dengan Bell Textron Inc menjadi helikopter pertama di Indonesia yang menggunakan bioavtur Pertamina.

Riva Siahaan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, mengatakan bahwa pihaknya menyalurkan SAF kepada maskapai nasional Citilink sebagai bagian dari komitmen bersama.

Baca Juga:

"Dalam hal ini terhadap peta jalan atau roadmap SAF yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves)," ungkap Riva Siahaan.

Sumber
:
Editor
: Hendrik Hutabarat
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Cuan Banyak, Laba Bersih PalmCo Tembus 90,3 Persen
Sawit Jadi Primadona, Kadin Sumut dan Kadin Mogilev Belarus Sepakati Banyak Hal
Kebun Sawit Dijarah, Ekonomi Ribuan Karyawan  PTPN Cot Girek Jadi Tertekan
Indonesia: Pusat Tokotrienol dan Beta-Karoten Alami Dunia
PTPN IV PalmCo Gesa Skema "BUMN untuk Sawit Rakyat"
Program Ketahanan Pengan dan Energi Berkelanjutan Didukung GAPKI
komentar
beritaTerbaru