Senin, 20 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

Mudik Lebaran Lebih Tenang, Ini Penjelasan BPJS Optimalkan Layanan Kesehatan

Mahmud Nasution - Selasa, 10 Maret 2026 13:15 WIB
Mudik Lebaran Lebih Tenang, Ini Penjelasan BPJS Optimalkan Layanan Kesehatan
Ist
Direktur BPJS Kesehatan Pusat, Prihati Pujowaskito (dalam layar) memberikan penjelasan layanan BPJS dalam Mudik Lebaran 2026

Padangsidimpuan, Asatupro.com — BPJS Kesehatan memastikan layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses secara optimal selama periode libur Lebaran 2026. Hal tersebut disampaikan secara nasional dalam konferensi pers BPJS Kesehatan Pusat yang diikuti awak media secara daring dari Kantor Cabang BPJS Kesehatan Padangsidimpuan, Senin (09/03/2026).

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa kemudahan layanan JKN harus tetap dirasakan masyarakat kapan pun dan dapat diakses di seluruh Indonesia, termasuk saat momentum mudik Lebaran yang menjadi tradisi tahunan. Untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan administrasi secara tatap muka, BPJS Kesehatan membuka layanan di kantor cabang pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.

"Momentum mudik Lebaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta untuk memperoleh pelayanan kesehatan. BPJS Kesehatan memastikan layanan Program JKN tetap dapat diakses dengan mudah, sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan tenang karena perlindungan kesehatannya tetap terjamin," ujar Pujo.

Sebagai bagian dari dukungan layanan selama masa mudik, BPJS Kesehatan juga menghadirkan Posko Mudik BPJS Kesehatan di sejumlah titik strategis mulai 13–16 Maret 2026, di antaranya Pelabuhan Merak Banten,

Baca Juga:

Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur, sejumlah rest area tol di Jawa, Terminal Purabaya Sidoarjo, hingga Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar. Posko tersebut memberikan layanan informasi, konsultasi, hingga bantuan layanan bagi peserta Program JKN yang membutuhkan selama perjalanan.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, mengatakan peserta juga dapat memanfaatkan berbagai layanan digital untuk mengakses administrasi kepesertaan tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan, seperti melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165, serta Care Center 165 untuk mengecek status keaktifan kepesertaan.

"Kami mengimbau peserta untuk memastikan status kepesertaannya aktif sebelum melakukan perjalanan mudik. Peserta juga dapat memanfaatkan berbagai kanal pembayaran yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk membayar iuran maupun melunasi tunggakan, sehingga kepesertaan tetap aktif dan layanan kesehatan dapat diakses tanpa hambatan," jelas Akmal.

Sementara itu, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, menyampaikan bahwa peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan meskipun berada di luar daerah domisili. Apabila fasilitas kesehatan tempat peserta terdaftar sedang tutup atau peserta berada di luar kota, pelayanan kesehatan tetap dapat diperoleh di fasilitas kesehatan tingkat pertama mitra BPJS Kesehatan yang sedang beroperasi.

"Selain itu, BPJS Kesehatan juga tetap menjamin pelayanan kesehatan bagi peserta yang mengalami kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam hal terjadi kecelakaan ganda, biaya pelayanan kesehatan pertama kali akan dijamin oleh Jasa Raharja hingga batas maksimal Rp20 juta. Apabila biaya pelayanan kesehatan melebihi nilai tersebut, maka selisihnya dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tutup Abdi.

Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Bambang Wibowo, menyampaikan bahwa rumah sakit di seluruh Indonesia tetap beroperasi selama 24 jam selama periode libur Lebaran, termasuk layanan rawat inap, rawat jalan, hingga pelayanan cuci darah bagi peserta JKN.

Sementara itu, Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Tulus Abadi, mengingatkan masyarakat agar memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif sebelum melakukan perjalanan mudik serta menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan agar tetap prima.

Di sisi lain, Korlantas Polri juga telah melakukan analisis lalu lintas untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri, Sandhi Wiedyanoe, menyebutkan bahwa faktor human error masih menjadi penyebab utama kecelakaan, sehingga masyarakat diimbau memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh saat mudik. (MN)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dukung Program JKN, Ratusan Kepala Daerah Terima Penghargaan di UHC Awards 2026
Tokoh Pemuda Medan Utara Tekankan Tindakan Nyata Buat 2 RS Penolak Pasien Pelanggar Instruksi Gubernur
komentar
beritaTerbaru