Bupati Dairi Vickner Sinaga tegaskan, Transaksi Non Tunai di Desa "Tidak Bisa Ditawar Lagi"
Bupati Dairi Vickner Sinaga tegaskan, Transaksi Non Tunai di Desa "Tidak Bisa Ditawar Lagi"
Daerah
Medan,asatupro.com-17 Agustus 2025 – Momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang seharusnya menjadi refleksi bersama untuk memperjuangkan keadilan sosial, justru diwarnai kabar kenaikan gaji anggota DPR RI. Kebijakan ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, terutama kalangan guru yang selama ini masih menghadapi persoalan kesejahteraan.
Menurut Ismail Saleh Nasution, Ketua Bidang Pendidikan PW Pemuda Muhammadiyah Sumut, ironi ini mencerminkan adanya kesenjangan prioritas negara. "Guru adalah ujung tombak pendidikan bangsa. Mereka mendidik generasi penerus dengan segala keterbatasan. Namun, hingga kini banyak guru honorer yang gajinya masih jauh di bawah UMR. Sementara, wakil rakyat begitu mudah menaikkan gajinya sendiri," ujarnya di Medan.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih berjuang keras demi memenuhi kebutuhan hidup. Banyak dari mereka harus mencari pekerjaan tambahan di luar sekolah, meski tetap dituntut memberikan pengajaran berkualitas. Kondisi ini dinilai kontradiktif dengan cita-cita pendidikan nasional yang berorientasi pada mutu dan kemajuan bangsa.
"Peningkatan kesejahteraan guru bukan hanya soal angka di slip gaji. Ini menyangkut martabat profesi dan masa depan pendidikan Indonesia. Tanpa guru yang sejahtera, mustahil kita bisa melahirkan generasi unggul dan berdaya saing," tegas Ismail yang juga Ketua Prodi PGSD FKIP UMSU.
Baca Juga:
PW Pemuda Muhammadiyah Sumut mendesak pemerintah untuk segera menata ulang prioritas kebijakan, dengan menempatkan kesejahteraan guru sebagai agenda utama. Kenaikan gaji pejabat negara tidak akan pernah bermakna jika para guru yang berjuang di garda depan pendidikan masih dibiarkan dalam kondisi serba terbatas.
"Di Hari Kemerdekaan ini, seharusnya hadiah terbesar diberikan kepada guru, bukan kepada pejabat. Sebab tanpa guru yang kuat, bangsa ini akan kehilangan arah dalam menghadapi tantangan global," tambahnya.
Baca Juga:
Bupati Dairi Vickner Sinaga tegaskan, Transaksi Non Tunai di Desa "Tidak Bisa Ditawar Lagi"
Daerah
"AMBON" Bernyanyi, Kasus 153 Gram Sabu Terbongkar Ayah Ikut Terseret, Polisi Buru Rantai Pemasok
Hukrim
Kuasa Hukum Terdakwa SR Soroti Konstruksi Dakwaan JPU Ini Sengketa UtangPiutang atau Perkara Pidana?
Hukrim
Mandoge, asatupro.com Ratusan Petani kelapa sawit yang tergabung dalam Koperasi Petani Kelapa Sawit (KPKS) Kesepakatan dan dipimpin oleh S
Perkebunan
Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Lengkap PascaErupsi Gunung Sinabung
Peristiwa
Dairi Diproyeksikan Terima DBH Sumut, Pemkab Siap Genjot Pembangunan
Daerah
LLDikti Wilayah I Pertemukan Rektorat dan Yayasan dengan Mahasiswa UDA, Tuntaskan Persoalan Kendala Pindah Kampus
Pendidikan
KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026&ndash2031
Nasional
DPC GMNI Jakarta Timur Imbau Masyarakat Evaluasi Objektif Pemerintahan PrabowoGibran Momentum September Hitam
Nasional
Palembang, asatupro.com Sebanyak 174 petani kelapa sawit swadaya dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjalani proses penguatan dan pen
Perkebunan