Senin, 25 Mei 2026

Merasa Kebal Hukum, PT SBP Masih Tetap Bangun Tembok Tanpa Izin PBG

Redaksi - Senin, 18 Mei 2026 19:38 WIB
Merasa Kebal Hukum, PT SBP Masih Tetap Bangun Tembok Tanpa Izin PBG
Merasa Kebal Hukum, PT SBP Masih Tetap Bangun Tembok Tanpa Izin PBG

Medan,asatupro.com-PT SBP (Sarana Baja Perkasa) diduga tetap melakukan pembangunan tembok tanpa mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Jalan Takenaka, Lingkungan VI, Kelurahan Payah Pasir, Kecamatan Medan Marelan.

Perusahaan tersebut dinilai terkesan kebal hukum karena tetap melanjutkan pembangunan meskipun telah mendapat himbauan dari Pemerintah Kota Medan melalui Satpol PP Kota Medan.

Sebelumnya, Tim 1 Tracker Gakda Satpol PP Kota Medan saat melakukan monitoring dan pengawasan menemukan bahwa pembangunan tembok yang dilakukan PT SBP diduga tidak memiliki izin PBG. Dalam temuan tersebut, pihak perusahaan telah diminta segera mengurus perizinan sesuai aturan yang berlaku.

Namun, himbauan tersebut diduga diabaikan oleh pihak manajemen perusahaan.

Baca Juga:

Menanggapi hal itu, masyarakat sekitar lokasi proyek bersama PAC PKN Medan Marelan meminta pemerintah Kecamatan Medan Marelan mengambil tindakan tegas terhadap PT SBP.

"Kepada pihak Kecamatan Medan Marelan agar sesegera mungkin memberikan himbauan tegas kepada PT SBP untuk segera melakukan pengurusan izin PBG. Sehingga retribusi pajak melalui izin PBG menjadi pemasukan bagi kas Pemko Medan. Namun apabila pihak PT SBP masih tetap tidak mengindahkan, agar jangan segan-segan merubuhkan bangunan tembok yang sudah jelas melanggar Perda," ujar Sudarmanto, Sekjen PAC PKN Medan Marelan, kepada wartawan, Sabtu (16/5/2026).

Warga sekitar juga mengaku khawatir dengan aktivitas proyek pembangunan tersebut. Pasalnya, kendaraan alat berat yang setiap hari keluar masuk lokasi proyek dinilai berpotensi merusak jalan aspal maupun jalan beton yang sebelumnya telah dibangun Pemerintah Kota Medan.

Baca Juga:

Masyarakat khawatir kerusakan jalan akan menyebabkan lingkungan mereka menjadi berlubang dan tergenang air saat hujan turun.

Selain itu, pihak Kelurahan Payah Pasir dan Kecamatan Medan Marelan disebut telah beberapa kali mengirimkan surat teguran penghentian pekerjaan serta mendatangi lokasi proyek. Namun hingga kini, pihak PT SBP disebut masih tetap melanjutkan pembangunan tanpa mengurus izin PBG.

Sebelumnya, Satpol PP Kota Medan melalui Tim 1 Tracker Gakda juga telah menemukan dugaan pelanggaran izin PBG pada pembangunan tembok tersebut dan meminta pihak perusahaan segera mengurus perizinan. Akan tetapi, PT SBP dinilai mengabaikan himbauan yang telah diberikan

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Diduga Jadi Sarang Mafia BBM Subsidi, Aktivitas Mencurigakan di SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia Terpantau Bebas Beroperasi
Menjaga Keselamatan di Hari Ibadah, Eko Afrianta Sitepu Instruksikan Kader Hanura Jadi Relawan Penyebrangan Jemaat
Patroli Blackout, Brimob Polda Sumut Gagalkan Aksi Pencurian Kabel Tembaga di Helvetia
Bareskrim Gerebek THM New Zone di Medan, 34 Orang Diamankan Diduga Terkait Dengan Narkoba
LLDikti Wilayah I Raih Penghargaan Implementasi Full CMS Terbaik dari Kemenkeu RI
Diduga Titip Anak Masuk SMA Negeri, Nama Ketua Relawan dan Lingkaran Kekuasaan Terseret
komentar
beritaTerbaru