Kamis, 09 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Siapakah Si Ateng Dalam Penangkapan Jurtul Togel Kim Hongkong Terhadap Gunawan Simanugkalit?

Mahmud Nasution - Senin, 01 September 2025 08:00 WIB
Siapakah Si Ateng Dalam Penangkapan Jurtul Togel Kim Hongkong Terhadap Gunawan Simanugkalit?
Istimewa
Kolase Foto Ateng alias Riko Pernando Simanjuntak (Atas Kiri), Bakti Alias Baktiar Simanjuntak (Atas Kanan) dan Terdakwa Gunawan Simanungkalit Saat Digiring Keluar Sidang

Padangsidimpuan, Asatupro.com – Fakta mengejutkan terungkap dalam persidangan kasus judi Togel dengan nomor perkara 135/Pid.B/2025/PN Psp di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan. Terdakwa, Gunawan Simanungkalit, mengaku mendapat ancaman dari seorang bandar bernama Ateng, yang diketahui bernama asli Riko Pernando Simanjuntak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Asatupro.com, Ateng alias Riko Pernando Simanjuntak pernah divonis 4 bulan 15 hari dalam perkara perjudian Togel pada 2018 dengan nomor perkara 380/Pid.B/2018/PN Psp.

Ia merupakan adik kandung dari Baktiar Simanjuntak, yang juga pernah divonis 3 bulan 15 hari perkara judi pada 2013 (nomor perkara 475/Pid.B/2013/PN Psp).

Nama Bakti kembali mencuat pada 2022 setelah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) sebagai bandar judi Togel dalam dakwaan jaksa dengan nomor perkara 318 dan 388/Pid.B/2022/PN Psp. Namun hingga kini, Baktiar yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kota Padangsidimpuan belum ditangkap oleh pihak kepolisian.

Baca Juga:

Saat dikonfirmasi, terdakwa Gunawan membenarkan bahwa Bakti yang dimaksud adalah Baktiar Simanjuntak, anggota DPRD Padangsidimpuan sekaligus kakak kandung dari Ateng.

"Iya benar Bang, Ateng itu adik kandung daripada Bakti atau Baktiar Simanjuntak yang saat ini duduk menjadi anggota DPRD Padangsidimpuan," ujar Gunawan, Sabtu (30/8/2025).

Dipaksa Jadi Jurtul Lagi

Baca Juga:

Dalam sidang, Gunawan mengaku sudah berhenti menjadi juru tulis (jurtul) sejak 2023 dan beralih membuka warung remaja. Namun, dua hari sebelum penangkapannya pada 16 November 2024, Ateng bersama seorang pria bernama Subandi mendatanginya untuk meminta ia kembali menjadi jurtul.

Gunawan menolak permintaan tersebut dengan alasan istrinya telah melarang keras dirinya bermain judi.

"Aku sudah tidak mau main judi lagi, aku sudah dilarang istriku," tegas Gunawan menirukan ucapannya, Jumat (29/8/2025).

Ateng lantas menyinggung hutang Gunawan sebesar Rp3 juta yang masih tersisa Rp1,2 juta pada saat itu. Ia bahkan mengancam akan menarik televisi dari rumah Gunawan bila hutang tak segera dilunasi.

"Kalau nggak kau bayar, ku tariklah TV mu," ancam Ateng sambil membujuk Gunawan untuk kembali menulis nomor.

Namun Gunawan tetap menolak meski berada dalam tekanan.

Kronologi Penangkapan

Pada malam Minggu, 16 November 2024, Subandi kembali datang bersama seorang temannya yang tidak dikenal Gunawan. Mereka menanyakan nomor togel, namun Gunawan kembali menegaskan tidak ada nomor di warungnya. Tak lama berselang, polisi datang dan langsung menangkapnya.

"Polisi mengambil selembar kertas dari meja lain yang bukan di depan saya, lalu mengatakan ini ada nomor. Padahal itu bukan milik saya," ujar Gunawan menceritakan sambil menangis di ruang sidang. Ia juga mengaku dipaksa mengakui perbuatan yang tidak dilakukannya.

Diketahui dari keluarga Terdakwa akibat kasus ini, rumah tangga Gunawan ikut terguncang. Istrinya yang seorang mualaf memilih meninggalkan rumah dan pergi ke Medan, sementara anak-anak mereka kini terpisah karena tidak ikut bersama sang ibu.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dipasang Portal dan Diduga di Jaga Preman, Gudang Penimbunan BBM di Jalan Damar Wulan Sampali, Milik Napit dan Dugong Kebal Hukum
PP GP Al Washliyah Desak APH Bongkar Aliran Dana Kasus Wamen Imipas Silmy Karim
DPW Fast Respon Nusantara Sumut Dukung Kinerja Polda Sumut dan Jajaran Dalam Pemberantasan Penyakit Masyarakat
Polda Sumut Raih Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dari Presiden RI, Kapolda Irjen Whisnu: Bukti Kerja Keras Seluruh Personel
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Salurkan Bantuan Beras untuk Penggali Kubur, Bilal Mayit hingga Tukang Becak
Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Terima Langsung dari Presiden
komentar
beritaTerbaru