Cipayung Plus Sumut Gelar Rapat Rakyat Melawan Narkoba, Libatkan 500 Mahasiswa dan Pelajar
Cipayung Plus Sumut Gelar Rapat Rakyat Melawan Narkoba, Libatkan 500 Mahasiswa dan Pelajar
Nasional
Untuk pintu masuknya, para pemain cukup berjalan beberapa meter ke arah belakang bangunan berbentuk leter "L" dan akan terlihat sebuah gedung besar tinggi berwarna putih yang merupakan lokasi perjudian tembak ikan dan dadu kopyok.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, aktivitas tersebut kerap berlangsung hingga larut malam dan ramai dipadati oleh para pemain. "Orang keluar masuk malam-malam. Kalau dari luar memang seperti toko perabot, tapi kalau masuk ke dalam ternyata tempat judi," ujarnya.
Baca Juga:
Disebut Warga, bahwa keberadaan lokasi perjudian tersebut menimbulkan keresahan masyarakat terutama berdampak terhadap sosial dan lingkungan sekitar. Selain memicu kerumunan, aktivitas itu juga dikhawatirkan merusak generasi muda yang terjerumus dalam permainan haram tersebut.
Masyarakat menduga lokasi tersebut mendapat "Bekingan" dari oknum aparat sehingga bisa bebas beroperasi tanpa gangguan. Dugaan itu semakin menguat karena meski aktivitas judi berjalan terang-terangan, hingga kini belum ada tindakan berarti dari pihak kepolisian.
Terpisah salah seorang sumber menyebutkan bahwa perputaran uang dari arena perjudian di toko Tasima mencapai ratusan juta rupiah setiap malam. Ironisnya, pihak berwajib polres Karo, seolah tutup mata.
Baca Juga:
"Kalau tidak ada yang melindungi, mana mungkin bisa lancar seperti hari ini buka terus. Kok bisa??. Ada apa dengan Aparat penegak hukum Polres Tanah Karo." Kata Sumber.
Masyarakat pun mendesak aparat kepolisian setempat untuk segera menindak tegas lokasi tersebut. Mereka berharap penegakan hukum tidak tebang pilih dan benar-benar mampu memberantas praktik perjudian yang kerap menjamur di wilayah Tanah Karo.
Cipayung Plus Sumut Gelar Rapat Rakyat Melawan Narkoba, Libatkan 500 Mahasiswa dan Pelajar
Nasional
SEKBER FAHMI Soroti Kejanggalan Kematian Winda Lorenza Gowasa, Dorong Polrestabes Medan Lebih Terbuka
Hukrim
Dana Desa Lau Bagot Rp595 Juta Tahun 2025 Jadi Sorotan, Kades Sunardi Bungkam dan Ingkari Janji Bertemu dengan Media
Daerah
Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung Kenakan Rompi Pink, Tangan Diborgol, Bawa Map Biru
Nasional
Undhira Inisiasi SIMKES, Pengelolaan Data Kesehatan Siswa Kini Lebih Cepat dan Terintegrasi
Pendidikan
Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Pemcam Berampu dan Warga Kerja Bakti Bersih Desa Jelang HUT RI ke81
Daerah
Ketua DPRD Wong Chun Sen Mendorong Polrestabes Medan Terapkan RJ dalam Kasus AT, Legislatif Nilai Syarat Perdamaian Telah Terpenuhi
Medan
Menyambut Dirgahayu RI ke81, Koordinator GPPMI DKI Jakarta Anggiat Andreas Purwanto Serukan Pesan Kedamaian dan Tangkal Hoaks Pemecah Belah
Nasional
Padangsidimpuan, Asatupro.com Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Sibolga menyatakan penanganan pe
Hukrim
Kejanggalan Kematian Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Pertanyakan Kesimpulan Bunuh Diri "Ada Indikasi Tindak Pidana"
Peristiwa