Sabtu, 22 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

Ditemukan Penuh Luka di Jalan Merdeka! 2 Bocah Sidikalang Diduga Disiksa Bibinya Sendiri

Tumpal Purba - Jumat, 21 Agustus 2026 15:15 WIB
Ditemukan Penuh Luka di Jalan Merdeka! 2 Bocah Sidikalang Diduga Disiksa Bibinya Sendiri
2 Bocah di Sidikalang Diduga Disiksa Bibinya Sendiri, Polres Dairi Dalami Motif

Dairi,asatupro.com—Kisah pilu menimpa dua bocah di Sidikalang. AGP (7) dan adiknya AP (6) diduga menjadi korban kekerasan oleh orang terdekatnya sendiri, sang bibi berinisial RS (52).

Kasus ini terungkap setelah AGP ditemukan warga dalam kondisi memprihatinkan di Jalan Merdeka, belakang Gedung Nasional Djauli Manik, Kecamatan Sidikalang, dengan sekujur tubuh penuh luka, Jumat (21/08/2026).

Video dan foto kondisi AGP yang viral di media sosial membuat Unit PPA Sat Reskrim Polres Dairi bersama Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Dairi langsung turun ke lokasi.

Namun proses penyelamatan sempat terhambat. RS yang berada di lokasi sempat melarang petugas membawa AGP. Setelah memperkenalkan diri dan melakukan pendekatan, RS akhirnya mengizinkan bocah itu dibawa ke RSUD Sidikalang untuk perawatan darurat.

Baca Juga:

Dari hasil pendekatan intensif, AGP mengaku RS adalah 'Mak tua' atau bibinya. Ia mengaku sudah lama mengalami kekerasan fisik dan sangat takut kepada RS.

"RS merupakan wanita yang paling ditakuti oleh AGP, sehingga si anak takut untuk melapor terkait apa yang sudah dialaminya," kata Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan.

Dari pengakuan AGP, polisi juga mendalami bahwa adiknya AP (6) juga mengalami perlakuan serupa. Dengan demikian, ada 2 korban dalam kasus ini.

Baca Juga:

Hasil visum terhadap AGP menunjukkan luka serius:

- Luka di bagian bibir

- Luka lebam di tangan kiri

- Luka bernanah di tangan dan kaki kanan

Saat ini kedua korban sedang menjalani perawatan medis di RSUD Sidikalang. Kondisi AGP disebut sudah mulai stabil dan terus dipantau tim medis.

Sementara itu, RS telah diamankan dan dibawa ke Sat Reskrim Polres Dairi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Terkait motif dan bagaimana kronologi kekerasan tersebut, sedang didalami oleh Unit PPA. Kita tunggu saja dulu ya," tutup AKP Syahril Ramadhan.

Polisi memastikan akan menindaklanjuti kasus ini secara serius. Pelaku terancam jeratan UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman berat.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan terhadap anak bisa terjadi di lingkungan terdekat. Masyarakat diimbau segera melapor jika melihat atau mengetahui adanya tindak kekerasan pada anak.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jejak Batu Kepemimpinan, Film Dokumenter MEJAN Ungkap Identitas Suku Pakpak
Izin Mati Sejak 2021! Putra Daerah "Si Matek Kuta" Soroti Tambang Dolomit di Tanah Pinem Masih Beroperasi Bebas
NT Corps Tanam 118 Hektare Kopi Arabika di Parbuluan, Ekonomi Dairi Siap Naik Kelas
Dukung Swasembada Bawang Putih Nasional, Dairi Tanam Serentak Bersama Polri
Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-81, Paskibraka Dairi Sukses Tunaikan Tugas
277 Warga Binaan Rutan Sidikalang Dapat Remisi HUT RI ke-81, 14 Orang Langsung Bebas
komentar
beritaTerbaru