Diduga Diserang Usai Antar Doni Pacek ke Rumah Sakit, AS Nyaris Kehilangan Nyawa
Diduga Diserang Usai Antar Doni Pacek ke Rumah Sakit, AS Nyaris Kehilangan Nyawa
Peristiwa
Tanah Karo,asatupro.com-Aktivitas perjudian di lokasi Krangen Boys, Desa Jandi Meriah, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, hingga kini masih terus berlangsung tanpa hambatan. Arena yang disebut-sebut menyerupai kasino mini itu menyediakan berbagai jenis perjudian, mulai dari judi dadu hingga mesin tembak ikan, dan beroperasi setiap hari secara terang-terangan.
Ironisnya, meski kegiatan tersebut diduga melanggar hukum, aparat penegak hukum setempat dinilai seolah tutup mata. Tidak terlihat adanya upaya penindakan terhadap praktik perjudian yang sudah lama meresahkan masyarakat tersebut.
Seorang sumber terpercaya kepada media menyebutkan, aktivitas perjudian di Krangen Boys nyaris tidak pernah tersentuh hukum.
Bahkan, panitia atau pengelola lokasi judi tersebut disebut-sebut merupakan "orang keras" yang membuat masyarakat sekitar takut melapor, sehingga lokasi tersebut masih bebas berselancar.
Baca Juga:
"Sudah lama beroperasi, tapi seperti kebal hukum. Tidak pernah digerebek," ujar sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, Senin, (02/02/2026).
Lebih jauh, muncul dugaan adanya koordinasi antara pihak pengelola alias bandar dengan oknum aparat di wilayah hukum Polsek Payung, sehingga lokasi perjudian tersebut dapat beroperasi bebas tanpa gangguan.
Kecurigaan itu menguat lantaran sikap aparat yang terkesan bungkam. Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat oleh media, Kanit Polsek Payung Ipda Bintang Sitepu tidak memberikan jawaban terkait aktivitas perjudian di Krangen Boys. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak kepolisian.
Baca Juga:
Kondisi ini memicu pertanyaan publik tentang komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas praktik perjudian di wilayah Kecamatan Tiganderket. Warga berharap Kapolres Tanah Karo dan Polda Sumatera Utara turun tangan langsung untuk menertibkan lokasi yang diduga menjadi sarang perjudian tersebut.
Jika benar adanya pembiaran, maka hal ini bukan hanya mencederai hukum, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Diduga Diserang Usai Antar Doni Pacek ke Rumah Sakit, AS Nyaris Kehilangan Nyawa
Peristiwa
Lapas Pasir Pangarayan Sambut Audit Kinerja Inspektorat Jenderal Terkait Penanganan Overcapacity dan Overcrowding
Daerah
Cek Jadwalnya! Penerimaan Bintara PK TNI AD Gelombang I TA 2027 Dibuka, Gratis dan Bisa Daftar Pakai KTP Mana Saja
Nasional
Jakarta,asatupro.comKetua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail, menekankan pentingnya peran pers dalam mencerdaskan ke
Nasional
Ibu Rumah Tangga di Siak Ditemukan Tewas, Anak Kandung yang Merupakan Anggota Polri Diamankan
Hukrim
Operasi Perjudian Tembak Ikan Yepta Diduga Kebal Hukum Nekat Buka Kembali di Samping Sekolah Yapim Situngaling, Karo!
Hukrim
Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Daerah
Polres Karo Bungkam Judi Tembak Ikan Diduga Backing Oknum TNI Kian Berani Beroperasi TerangTerangan
Hukrim
AJUDAN Silaturahmi ke Kodim 0201 Medan, Perkuat Sinergi Berantas Judi dan Narkoba
Medan
Tujuh Tahun Beroperasi, SPBU Curang di Sergai Diungkap Polda Sumut Manajer dan Supervisor Ditahan
Hukrim