Diduga Diserang Usai Antar Doni Pacek ke Rumah Sakit, AS Nyaris Kehilangan Nyawa
Diduga Diserang Usai Antar Doni Pacek ke Rumah Sakit, AS Nyaris Kehilangan Nyawa
Peristiwa
Tanah Karo,asatupro.com-Praktik judi jenis shooting Fish atau tembak ikan ikan kini kembali marak dan bebas beroperasi disebuah Ruko yang dulunya bernama King Garden, di Jalan Veteran, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.
Pasalnya, aparat kepolisian sepertinya menutup mata, karena lokasi jvdi tersebut hanya berjarak beberapa meter saja dari Kantor Polsek Bersatagi.
Pantauan langsung di dalam ruko berlantai tiga itu, terdapat tiga unit mesin Judi tembak ikan berada di lantai dua sebuah ruko yang berada di pingir jalan lintas tak jauh dari tugu perjuangan, Kota Berastagi.
Menurut informasi sumber menyebutkan, kegiatan ilegal itu dikelola oleh warga sipil bernama "Anta" dan sudah berlangsung selama hampir satu bulan, bebas beroperasi setiap hari tak tersentuh oleh aparat Polsek setempat.
Baca Juga:
"Agak keras memang kayaknya si Anta bandar nya itu bang!!. Padahal sudah sering masyarakat mengadukannya, tapi sepertinya tak mampu aparat Polsek Berastagi menindak tegas. Seperti merazia atau menangkap para pemain dan bandarnya." kata salah seorang sumber.
Menurut tokoh pemuda Berastagi yanh juga Kordinator Persatuan Masyarakat Intelektual (PERMIL) Karo, Brama Ginting menyebutkan, tidak adanya tindakan tegas dari Polsek setempat diduga karena adanya main mata antara oknum Polsek setempat dengan pengelola atau bandar yaitu setoran wajib setiiap minggunya.
Hal itu menurutnya menjadi salah satu faktor penyebab bisnis haram itu tumbuh subur tanpa rasa takut dan tersentuh hukum.
Baca Juga:
"Udah sering menjadi sorotan masyarakat dan pemberitaan di media, namun upaya Polsek Berastagi dalam pemberantasan Judi di lokasi tersebut ak pernah dilakukan, padahal jaraknya hanya berjarak beberapa meter saja dari Polsek Berastagi. Tentu ini memalukan institusi kepolisian." tegasnya.
Masyarakat berharap kepada Kapolres Tanah Karo yang baru menjabat untuk turun langsung ke lapangan menindak tegas lokasi arena jvdi tersebut yang semakin meresahkan, terutama orang tua yang anaknya masih bersekolah.
"Kepada pak Kapolres Tanah Karo mohon agar dengarkan suara masyarakat, segera melakukan tindak tegas menutup lokasi itu, apalagi lokasi jvdi tersebut selain dekat Polsek juga dekat dengan lingkungan sekolah. Sehingga itu membuat khawatir para orang tua." ungkapnya.
Diduga Diserang Usai Antar Doni Pacek ke Rumah Sakit, AS Nyaris Kehilangan Nyawa
Peristiwa
Lapas Pasir Pangarayan Sambut Audit Kinerja Inspektorat Jenderal Terkait Penanganan Overcapacity dan Overcrowding
Daerah
Cek Jadwalnya! Penerimaan Bintara PK TNI AD Gelombang I TA 2027 Dibuka, Gratis dan Bisa Daftar Pakai KTP Mana Saja
Nasional
Jakarta,asatupro.comKetua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail, menekankan pentingnya peran pers dalam mencerdaskan ke
Nasional
Ibu Rumah Tangga di Siak Ditemukan Tewas, Anak Kandung yang Merupakan Anggota Polri Diamankan
Hukrim
Operasi Perjudian Tembak Ikan Yepta Diduga Kebal Hukum Nekat Buka Kembali di Samping Sekolah Yapim Situngaling, Karo!
Hukrim
Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Daerah
Polres Karo Bungkam Judi Tembak Ikan Diduga Backing Oknum TNI Kian Berani Beroperasi TerangTerangan
Hukrim
AJUDAN Silaturahmi ke Kodim 0201 Medan, Perkuat Sinergi Berantas Judi dan Narkoba
Medan
Tujuh Tahun Beroperasi, SPBU Curang di Sergai Diungkap Polda Sumut Manajer dan Supervisor Ditahan
Hukrim