Kamis, 09 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

PB HMI Desak Jaksa Agung Copot dan Pecat Kajari Medan Fajar Syah Putra, Hasbi: Taunya Hanya Off-road!

Redaksi - Minggu, 21 Desember 2025 21:15 WIB
PB HMI Desak Jaksa Agung Copot dan Pecat Kajari Medan Fajar Syah Putra, Hasbi: Taunya Hanya Off-road!
Wasekjend PB HMI Hasbi Alwi Silalahi mendesak Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mencopot Kepala Kejaksaan Negeri Kota Medan Fajar Syah Putra.

Medan,asatupro.com-Wasekjend PB HMI Hasbi Alwi Silalahi mendesak Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mencopot Kepala Kejaksaan Negeri Kota Medan Fajar Syah Putra.

Desakan ini disampaikan Hasbi mengingat penangkapan Jaksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

Dirinya menduga bahwa pola yang sama, dugaan korupsi diduga terjadi di Kota Medan, tepatnya di Kejaksaan Negeri.

"Kita mendesak Jaksa Agung untuk segera bertindak untuk mencopot Kepala Kejaksaan Negeri Kota Medan Fajar Syah Putra, diduga juga menerima sejumlah gratifikasi," kata dia.

Baca Juga:

Menurutnya, selama ini Kepala Kejaksaan Negeri Kota Medan tidak bekerja secara profesional. Di mana, sejumlah dugaan korupsi yang terjadi Kota Medan tak tersentuh oleh kejaksaan.

"Kita menduga bahwa Kejari Medan ini sengaja tutup mata, apalagi sejumlah dugaan telah terjadi, tapi Kejari Medan tak juga bertindak," jelasnya.

Bahkan, kata Hasbi Kajari Medan Fajar Syah Putra hanya pandai menyalurkan hobinya off-road, tidak dalam bertindak sebagai jaksa.

Baca Juga:

"Itu Kajari Medan taunya hanya off-road saja, kalau disuruh kerja entah apa yang dikerjakannya, malu juga kita melihatnya," ucap Hasbi.

Karena hal tersebut, dirinya mendesak Jaksa Agung untuk bertindak tegas, mencopot pegawai Adhyaksa yang tidak becus bekerja.

"Kita sangat sayangkan ini terjadi di Kota Medan, semoga Jaksa Agung bertindak tegas, mengingat kejadian yang terjadi di Bekasi dan Kalimantan," ungkapnya.

Sampai dengan saat ini, kata Hasbi Kejari Medan minim akan tindakan dalam mengupas dugaan korupsi yang terjadi. Padahal, sejumlah media dan lembaga masyarakat sering bersuara, namun diabaikan.

"Susah memang kalau kerjanya hanya bicara tentang hobi, tapi kerja malas. Begitu banyak dugaan korupsi terjadi, tapi ya sudahlah," ujarnya.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
PP GP Al Washliyah Desak APH Bongkar Aliran Dana Kasus Wamen Imipas Silmy Karim
KPK Menjelaskan Alasan Titip Penahanan Eks Tim Sukses Bupati Langkat di Medan
KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin Tersangka Suap Proyek
OTT Bupati Langkat, KPK Amankan Uang Asing Rp 1,22 M dan 55 Kg Logam Platinum
Oknum Advokat di Medan Coreng Profesi Mulia: Cari Untung Dua Kaki, Peras Klien dan Lawan!
Anggaran Air Mineral Rp 1 Miliar, Begini Penjelasan Pemkot Medan
komentar
beritaTerbaru