Kasus Layanan Jantung JKN Melonjak, BPJS Kesehatan Dorong Penguatan Deteksi Dini dari Puskesmas
Padangsidimpuan, Asatupro.com Kasus pelayanan kardiovaskular yang ditanggung melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus meng
Daerah
Upaya tersebut dipimpin langsung oleh Firsal Dida Mutyara selaku Ketua Umum KADIN Sumut saat menjadi pembicara utama dalam ajang "Internasional Indonesia - Victoria Regional Business Matching Forum".
Kegiatan berlangsung di kota penghasil emas terbesar di dunia tersebut dan di situ Dida memaparkan materi yang sangat menarik minat pelaku usaha setempat.
Materi Dida itu bertajuk "Partners in Growth, Five Sectors Trade in Both Direction — What Indonesia is Buying, What It Can Supply, and the Provincial Counterpart on the Other Side".
Baca Juga:
Sebagai informasi, berdasarkan keterangan resmi yang diterima media, Rabu (16/9/2026), dalam acara itu Dida didampingi oleh delegasi resmi KADIN Sumut.
Seperti Lismardi Hendra selaku Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi, lalu WKU Bidang Real Estate dan Perumahan Rakyat Andi Atmoko Panggabean.
Di samping itu, turut serta juga Komite Tetap Pelayanan dan Tenaga Kesehatan Yusriando, serta Komite Tetap Asahan, Batubara, Tanjungbalai Surya Purnama Putra.
Baca Juga:
Bendigo sendiri dikenal secara global sebagai salah satu kawasan bersejarah penghasil emas terbesar di dunia (gold rush) dan kota yang kaya akan warisan industri ini.
Dalam kunjungan kerja internasional itu, Dida memaparkan peta jalan atau roadmap kerjasama perdagangan dua arah di lima sektor utama.
Kelimanya meliputi industri pangan dan pertanian, energi terbarukan, pendidikan dan pelatihan vokasi, pariwisata, serta teknologi informasi.
"Indonesia dan Australia, khususnya Negara Bagian Victoria, memiliki komplementaritas ekonomi yang sangat tinggi," kata Dida.
Dia bilang, Sumut siap menyuplai produk-produk komoditas unggulan dan manufaktur ke pasar Australia, plus menjadi pintu masuk utama bagi Victoria ke Indonesia bagian barat.
"Termasuk untuk beragam produk, kemudian teknologi, dan investasi yang berstandar tinggi," ujar Dida lagi.
Lebih lanjut Dida mengungkapkan secara rinci analisis kebutuhan impor Indonesia serta kapasitas suplai komoditas ekspor Sumatera Utara.
Pendekatan berbasis lima sektor ini dirancang untuk menciptakan hubungan dagang yang seimbang, saling menguntungkan, dan berdampak langsung pada penguatan industri daerah.
Selain tampil di forum bisnis Bendigo, rangkaian agenda diplomasi ekonomi Kadin Sumut di Australia juga diperkuat melalui pertemuan bilateral dengan Victorian Chamber of Commerce and Industry di Melbourne.
Pertemuan tersebut berfokus pada penguatan kemitraan dagang B2B, perluasan akses pasar komoditas ekspor Sumut, serta peluang investasi teknologi industri antar-kamar dagang.
Melalui panggung Business Matching Forum di Bendigo serta kolaborasi erat bersama Victorian Chamber of Commerce, Dida bilang, Kadin Sumut membuktikan komitmennya untuk membawa dunia usaha Sumut naik kelas ke kancah internasional.

Padangsidimpuan, Asatupro.com Kasus pelayanan kardiovaskular yang ditanggung melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus meng
Daerah
Lobi Kesehatan di Jakarta, Bupati Vickner kawal Revitalisasi RSUD Sidikalang Hingga Pustu
Kesehatan
Menakar Ketegasan Polrestabes Medan Dugaan Judi Dadu & Sabung Ayam Edy alias Sembiring dan Alih Fungsi Lahan EksPerkebunan Menanti
Hukrim
GMPETSU Desak Evaluasi Total Bapenda Medan Akibat Potensi Kebocoran PAD Miliaran Rupiah
Peristiwa
Bendigo, asatupro.com Di kota Bendigo, negara bagian Victoria, Australia, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut
Ekonomi
Bentuk Dukungan ke IMTGT ke32, Komunitas Pengungsi Somalia di Medan Batalkan Aksi Unjuk Rasa
Peristiwa
Dari Zoom Meeting ke Aksi Nyata, Bapenda Dairi Siapkan Strategi Optimalisasi Aset Daerah
Daerah
Raih Prestasi, Dapat Reward 125 Siswa SMK Swasta Imelda Medan Kunjungi PT INALUM
Pendidikan
Medan, asatupro.com Posisi Petani kelapa sawit di Indonesia masih lemah sehingga sulit membangun kemitraan dengan perusahaan perkebunan se
Perkebunan
Medan, asatupro.com Guru Besar Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Diana Chalil, menilai proses Korpo
Perkebunan