DPP HARI Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Tangani Karhutla, Minta Aparat Usut Dugaan Pelaku Pembakaran Hutan
DPP HARI Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Tangani Karhutla, Minta Aparat Usut Dugaan Pelaku Pembakaran Hutan
Nasional
Dairi,asatupro.com-Manajemen pengelolaan SD 030285 SidikalangKabupaten Dairi menjadi bahan sorotan, Selasa (30/06/2026). Pasalnya Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp.294.500.000 Pada Tahun 2025 yang dikelola Sekolah ini ditemukan banyak kejanggalan bahkan diduga berpotensi fiktif. Salah satunya dengan jumlah siswa sekitar 310 orang, hanya menampung anggaran Rp.500.000 untuk kegiatan ekstrakulikuler. Entah kegiatan ekstrakulikuler seperti apa yang dilakukan sekolah dengan nilai super minim itu.
Jumlah kecil itu justru semakin membuka kemungkinan keanehan lain penggunaan dana BOS yang lebih besar.
Data yang diperoleh media ini menyebutkan tahun 2025 SD 030285 Sidikalang melaporkan penggunaan dana BOS tahun 2025 untuk kegiatan ekstrakulikuler dengan jumlah siswa 310 tahap I Rp. 125.000 dan Tahap II Rp. 375. 000. Keanehannya justru terletak pada jumlahnya yang sangat kecil ini. Laporan ini justru melahirkan dugaan laporan asal ada bahkan kuat dugaan fiktif.
Sebelumnya tahun 2024 pengelolaan keuangan BOS sekolah ini untuk item kegiatan ekstrakulikuler dengan jumlah siswa 307 sebesar Rp. 4.950.000 dan tahun 2023 dengan jumlah siswa 314 sebesar Rp. 4.111.000 Sementara anggaran kegiatan ekstrakulikuler tahun 2025 hanya Rp.500.000. Penurunan drastis inilah awal mula yang menguatkan Dugaan adanya indikasi tidak beres pada pengelolaan sekolah.
Bukan hanya itu dalam LPJ BOS SD 030285 Sidikalang tahun 2024 juga diduga kuat bermasalah terkait dalam Laporan Penggunaan sekolah. Dalam item Pengembangan Profesi guru tenaga kependidikan Tahap I Rp. 6.050.000 dan Tahap II Rp. 8.450.000 Sementara untuk tahun 2025 pengembangan propesi Guru dan tenaga kependidikan tahap l Rp. 7.224.000 dan tahap II Rp. 6.738.000.
Baca Juga:
Dugaan kuat penggunaan anggaran untuk Pengembangan Profesi guru tenaga kependidikan disekolah ini tidak pernah dilakukan namun dalam pertanggung jawabannya selalu disertakan sekitar Rp.14 pertahunnya.
Kejanggalan lain yang ditemukan adalah alokasi anggaran untuk Pengembangan perpustakaan sebesar Rp. 79.044.200 pada Tahun 2024 dan Rp. 63.851.600 di Tahun 2025. Demikian pembayaran honorer guru dan tenaga kependidikan juga masih menjadi bahan pertanyaan. Biaya perawatan sarana dan prasarana sekolah di SD ini cukup tinggi setiap tahunnya yaitu sebesar Rp. 51.773.900 pada Tahun 2024 dan Rp. 37.388.700 di Tahun 2025.
Ini menjadi perhatian serius di kalangan masyarakat dan aktivis anti-korupsi di Dairi. Mereka mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan audit dan investigasi mendalam terhadap pengelolaan anggaran di SD 030285 sidikalang. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana pendidikan sangat penting untuk memastikan kualitas pendidikan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.
Baca Juga:
DPP HARI Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Tangani Karhutla, Minta Aparat Usut Dugaan Pelaku Pembakaran Hutan
Nasional
Diduga Tak Sesuai Juknis, Pekerjaan Replanting dan Parit Isolasi PTPN IV Bah Jambi Diminta Diperiksa
Peristiwa
HUT ke4 Satupena.co.id Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri
Daerah
Ahli Waris Almarhum Abdul Halim Harahap Pemilik 15 Ha Lahan Polisikan Pasutri Diduga Penyerobot Lahan
Medan
Wabup Dairi Kunjungi Anak Korban Kekerasan di RSUD Sidikalang, "Pemulihan Fisik dan Mental Harus Tuntas"
Daerah
Olimpiade Sains Dairi 2026 Digelar September Mendatang, Ajang Prestasi Siswa & Guru seSumatera Utara
Pendidikan
Perdamaian Kasus Dugaan Pencemaran PT Indofarm Sukses Makmur Dipertanyakan, Hasil Uji Laboratorium Berbeda dan Dugaan Upeti Mencuat
Peristiwa
Rawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Jaga Stabilitas Negara Tanpa Provokasi
Nasional
Ditemukan Penuh Luka di Jalan Merdeka!2 Bocah Sidikalang Diduga Disiksa Bibinya Sendiri
Hukrim
Ditolak Terbit KTPel Meski Mengantongi SKPWNI, Warga Pertanyakan Kejelasan Status Kependudukan di Batam
Daerah