Senin, 31 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

Pemkab Dairi Luncurkan Asuransi Parametrik untuk Lindungi Petani Kopi dari Risiko Iklim

Marolop Bintang - Senin, 25 Mei 2026 21:21 WIB
Pemkab Dairi Luncurkan Asuransi Parametrik untuk Lindungi Petani Kopi dari Risiko Iklim
Peluncuran Pilot Model Bundling Produk Asuransi Parametrik dan Tabungan untuk petani Kopi Peserta Program ROOTS di Hotel Beristra Kabupaten Dairi

Dairi,asatupro.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi meluncurkan Pilot Model Produk Asuransi Parametrik Indeks Cuaca dan Tabungan, Sekaligus menyerahkan Polis Asuransi Parametrik Indeks Cuaca dan Buku Tabungan Martabe bagi 199 orang petani kopi peserta program ROOTS di Hotel Beristra, Senin (25/5/2026).

Program ini digagas oleh Mercy Corps Indonesia sebagai langkah memperkuat ketahanan petani kopi menghadapi risiko perubahan iklim, sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat tani.

Bupati Dairi Vickner Sinaga, mengatakan sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Dairi yang memiliki 161 desa dan 8 kelurahan di 15 Kecamatan dengan jumlah penduduk mencapai 333.335 jiwa.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Dairi mendukung penuh Program ROOTS (Resilience Oriented Solutions for Thriving Smallholders) yang menyasar 1.000 petani kopi di enam desa di Kecamatan Sumbul dan Parbuluan. Program tersebut melibatkan 60 persen petani perempuan dan 40 persen petani laki-laki.

Baca Juga:

Melalui produk asuransi ini, diharapkan petani kopi akan beralih dari manajemen krisis reaktif ke pembangunan ketahanan proaktif, mengamankan mata pencaharian mereka dan masa depan pertanian kopi berkelanjutan di Kabupaten Dairi.

Enam desa penerima manfaat program ROOTS yakni Desa Pegagan Julu VI, Pegagan Julu VII, Pegagan Julu VIII, dan Desa Perjuangan di Kecamatan Sumbul, serta Desa Parbuluan III dan Parbuluan IV di Kecamatan Parbuluan.

Sebagai upaya untuk meningkatkan ketahanan petani terhadap risiko tersebut, Program ROOTS berkolaborasi dengan Bank Sumut dan Zurich Syariah Indonesia telah memfasilitasi pelatihan literasi keuangan, edukasi produk asuransi parametrik indeks cuaca, serta akses terhadap layanan keuangan bagi petani kopi di Kabupaten Dairi.

Baca Juga:

Asuransi parametrik indeks cuaca merupakan solusi inovatif yang memberikan perlindungan berbasis data cuaca sebagai parameter utama dalam pencairan klaim. Dengan mekanisme ini, proses klaim dapat dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan efisien tanpa memerlukan survei lapangan.

Bupati juga meminta camat dan kepala desa aktif mengawal keberlangsungan program serta memotivasi petani agar mengikuti seluruh kegiatan yang dijalankan Mercy Corps Indonesia.

Di akhir sambutannya, Vickner menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung program, khususnya The Starbucks Foundation atas kontribusinya dalam pengembangan ketahanan petani kopi di Kabupaten Dairi.


Senada dengan bupati, Kepala Bappeda Kabupaten Dairi Romedi Bangun, menyebut Program ROOTS (Resilience Oriented Solutions for Thriving Smallholders) menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan petani kopi di Kabupaten Dairi menghadapi dampak perubahan iklim.

Selain itu, program ini juga memperkuat ketahanan finansial petani melalui literasi keuangan, akses tabungan, pembayaran digital, hingga asuransi parametrik berbasis cuaca.

Romedi juga memaparkan keberhasilan Program BENTANI Light yang dijalankan sejak Juni 2024 hingga Januari 2026 di 10 desa pada lima kecamatan di Kabupaten Dairi. Program tersebut berfokus pada pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kesehatan, literasi keuangan, dan pengembangan bisnis kepada 3.700 orang petani kopi perempuan, istri petani kopi dan anak perempuan di lingkungan pertanian kopi.

Romedi berharap berbagai program tersebut mampu menciptakan masyarakat petani kopi yang lebih tangguh, sehat, mandiri, dan berdaya saing dalam mendukung keberlanjutan sektor kopi di Kabupaten Dairi.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi Surung Charles Bantjin. Hadir juga mewakili Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dr. Fatma,

Direktur Pembiayaan Pertanian, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia Dr. drh. Purwanta, M.Kes, Para Pimpinan OPD, Camat Sumbul dan Camat Parbuluan, Executive Director Mercy Corps Indonesia, Ade Soekadis, Pimpinan Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) Bramantyo Yogireinanto, FSC Starbucks Berastagi, Robert Hastoaji, BMKG Wilayah I Sumatera Utara, Direktur Utama PT. Bank Sumut , Kepala Desa lokasi intervensi Program ROOTS.

Editor
: Zulhamdani Napitupulu
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemkab Dairi Perkuat Kesiapsiagaan KARHUTLA 2026, Gelar Rakor dan Simulasi di Silahisabungan
Bupati Vickner Sinaga Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026 di ICE BSD, Dorong Potensi Dairi Tembus Pasar Nasional
Wabup Dairi Kunjungi Anak Korban Kekerasan di RSUD Sidikalang, "Pemulihan Fisik dan Mental Harus Tuntas"
Ditemukan Penuh Luka di Jalan Merdeka! 2 Bocah Sidikalang Diduga Disiksa Bibinya Sendiri
Jejak Batu Kepemimpinan, Film Dokumenter MEJAN Ungkap Identitas Suku Pakpak
Izin Mati Sejak 2021! Putra Daerah "Si Matek Kuta" Soroti Tambang Dolomit di Tanah Pinem Masih Beroperasi Bebas
komentar
beritaTerbaru